OM-OM Pilihan Ayah Ku

OM-OM Pilihan Ayah Ku
Harapan.


__ADS_3

💕Mengihklas kan bukan berati melupakan.namun melupakan, sudah pasti Mengihklas kan 💝


Kevin memarkir kan motor nya pada parkiran taman.iya dan aira singgah di sebuah taman bermain.


"Ayo turun?" Kevin menggendong Aira turun dari motor.


"Paman, mama dimana?"


Kevin menggaruk kepala nya yang tidak gatal.tak tahu harus beralasan apa lagi kepada Aira.lalu matanya menangkap sebuah gerobak ice krim di halaman taman.seketika senyuman terbesit di wajah nya.


"Ayo ke sana dulu." tunjuk Kevin kepada penjual ice cream.lalu menggandeng tangan Aira menghampiri penjual ice cream.


"pak, es cream rasa cokelat satu ya? " ucap Kevin kepada penjual ice cream lalu melirik ke arah Aira.


"Kamu mau rasa apa? cokelat.vanila atau yang ada rasa kacang almond nya? tanya Kevin menawarkan aira es krim.


"kata Mama. aila engak boleh makan yang ada lasa kacang nya.nanti aila gatal gatal." jawab Aira dengan logat cadel khas anak kecil.


Seketika Kevin melengkung kan kedua sudut bibir nya. ketika mendengar aira alergi kacang kacangan sama seperti dirinya.membuktikan bahwa Aira benar benar anak kandung nya.


"Ya udah. kamu makan yang rasa nya sama seperti Paman aja ya?"


Kevin mengambil dompet yang berada dalam saku celana nya.lalu membayar es krim kepada penjual itu.


Kevin berjalan ke arah bangku taman yang berjejer.mengajak Aira untuk duduk dan melahap es krim.


wajah Aira terlihat begitu senang ketika Kevin membuka bungkus es krim dan memberikan padanya.melihat mulut Aira yang belepotan karena es krim, membuat kevin begitu gemas dan ingin sekali mencubit pipi gempal Aira.


"Ngelihat kamu makan,paman jadi teringat seseorang" ujar Kevin dengan wajah tersenyum karena teringat kepada Tiara yang doyan makan es krim.


"Apa Paman cudah puna anak?" Aira mendongak kan kepala nya, menatap kevin yang lebih tinggi dari nya.sambil menjilat es krim.


"Punya." jawab kevin singkat sembari melemparkan senyuman nya pada gadis kecil berpipi gempal itu.


"Dia laki laki atau pelempuan? tanya Aira sedikit penasaran.


"Dia seorang perempuan.Dia cantik,sama seperti mu." jawab kevin kembali dengan menelan kasar Saliva nya.

__ADS_1


"Paman.ayah dan Mama ku dimana ? kenapa meleka belum menjemput ku?


Kevin hanya terdiam.tak tahu harus beralasan apa lagi kepada aira.


"Mama juga belum bawa es klim?"tambah Aira ketika lama mendengar jawaban dari Kevin.


"apa aira bisa? tidak menanyakan Mama dan ayah mu? Aira kan sedang bersama Paman sekarang !" bentak Kevin kepada aira dengan intonasi nada tinggi.


Seketika Aira membelalak kan kedua bola mata nya karena terkejut dengan suara kasar Kevin.gadis kecil itu mulai melengkungkan kedua sudut bibir nya kebawah.matanya yang bulat mulai berkaca-kaca lalu menyembunyikan wajah nya diatas lutut yang ditekuk.


"Maaf".ucap Kevin yang kini menurunkan intonasi suara.iya merasa menyesal karena telah membentak anak nya sendiri.


"habiskan Es krim mu.Paman akan mengajak mu bermain dulu.lalu mengantar mu ketempat Mama". bujuk Kevin tersenyum sembari mencubit pipi gempal milik Aira.


Dengan terburu buru Aira menjilat es krim dan melahap habis saat es krim itu tinggal satu gigitan orang dewasa.


Kevin dan aira menaiki semua wahana permainan yang disukai Aira.kevin juga membelikan Aira beberapa mainan.setelah lelah karena bermain seharian.kevin mengajak Aira kembali duduk pada bangku taman yang berjejer.


Kevin menatap Aira dengan tatapan sendu.selama ini dia tak punya alasan untuk bertahan hidup.karena penyakit kangker yang di derita, dia sampai rela melepas Tiara.Namun kali ini dia seperti tak ihklas dengan takdir Tuhan.kevin berharap tuhan memberikanya sedikit harapan untuk sembuh dari penyakit nya.


Bulir bulir bening jatuh melintasi permukaan pipi Kevin. Dengan cepat iya menyeka air matanya agar gadis kecil itu tidak merasa heran.


"tentu saja! ayah membuat kan ku taman bunga yang begitu cantik.lalu membawa oleh oleh saat dia pulang Dali lual kota.ayah ku celalu menuluti cemua keinginan ku.kalau aku pengen minum cucu.dia pasti buat kan aila cucu." aira menceritakan kebaikan reval pada Kevin dengan wajah berbinar binar.bak seorang penggemar yang menceritakan idolanya.


"kalau ibu mu? apa kah dia juga berbuat baik padamu?" tanya Kevin menggandeng tangan Aira.menyusuri taman yang kini mulai berubah menjadi senja.


”Mama aila cangat baik.kalau aila cakit.mama pasti membelikan aila pelmen.tapi pelmen na lasa pait.mama aila juga cuka baca buku putli cantik." ucap Aira dengan mimik wajah yang sama saat menceritakan tentang kebaikan reval.


"apa kamu sayang sama Mama dan ayah mu? tanya Kevin dengan senyuman yang sedikit dipaksa kan.


"iya Paman.cangat cayang." jawab Aira membentang kan kedua tangan nya lebar, lalu membuat huruf O.


"Paman kan juga sudah berbuat baik padamu.mengajak kamu bermain permainan yang kamu sukai. membelikan kamu es krim dan mainan? apa kamu tidak sayang sama Paman?"


"hm. nanti aila tanya deh cama mama." jawab Aira menoleh ke arah jalan raya.


Waktu menunjukan sudah pukul 04 sore.kevin bergegas pulang kerumah Tiara untuk mengantar Aira.

__ADS_1


*


*


*


Kevin memasang kan masker nya saat tiba di depan rumah Tiara.iya tak ingin wajah nya terekspos oleh cctv.ketika motor telah berhenti di depan pagar rumah Tiara. tak ada tanda tanda kehadiran tiara di rumah.


"Dia pasti panik mencari anak ku?" guman kevin dalam hati.merasa bersalah pada perbuatannya.


"pak." Panggil Kevin dari luar pagar kepada satpam pribadi yang sedang duduk di pos jaganya.


satpam pribadi Tiara melirik kearah Kevin dan berjalan menghampirinya.sementara Kevin secepat kilat menghidupkan motor nya lalu pergi meninggal kan Aira di depan pagar rumah nya.


sebelum pergi Kevin mencium kening anak nya sembari mengucap kan pertemuan mereka adalah rahasia.jika Aira bisa menjaga rahasia ini.dia akan mengajak Aira untuk pergi bermain ke taman lagi


Saat satpam pribadi Tiara melirik ke arah luar.tampak anak dari majikan nya sedang berdiri.sementara pria yang memanggil nya telah berlalu pergi dengan motor.


*


*


*


( Kantor polisi )


Tiara dan reval sedang berada di kantor polisi untuk melapor bahwa anak mereka Aira telah menghilang karena di culik.Tiara dan reval melihat cctv bandara bahwa Aira sedang berjalan bersama seorang pria yang memakai jaket menutupi kepala dan menutup wajah nya dengan masker.


Mata tiara begitu sembab saat menangis seharian.iya bersikeras takan pulang kerumah nya, sebelum polisi menemukan keberadaan Aira serta penculik yang membawa anak nya.


tiara dan reval duduk disebuah kursi pada ruang tunggu kantor polisi. reval mencoba menenangkan isterinya, dengan mengelus pelan punggung tiara.tiba tiba sering ponsel Tiara berdering.tiara melihat panggilan telpon dari rumah.


"Ya halo,Bi Ijah" jawab Tiara mengangkat telpon dari bi ijah.


"maaf nyonya. Aira sekarang ada dirumah. kata pak satpam, tadi ada seorang lelaki yang memanggil dia dari luar pagar. terus pas disamperin.laki laki itu udah kabur meninggal kan Aira di luar." jelas bi ijah dari dalam telpon.


Jantung Tiara berdegub kencang. Dengan cepat dia bergegas membawa reval pulang kerumah. karena Aira sedang berada dirumah.reval yang juga sedikit panik,bergegas masuk ke mobil .membelah jalan dengan kelajuan cepat.

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2