
Dua hari berlalu semejak tiara selesai melahirkan.Kondisi nya terbilang cukup baik. sehingga iya di perbolehkan untuk pulang kerumah.
Tiara duduk melihat pada jam dinding yang sudah hampir pukul 11:45 malam.iya terpaksa terjaga dari rasa kantuknya,untuk memberikan asi kepada malaikat kecil nya yang sedang merasa haus.tampak rasa tak puas anaknya, terdengar dari suara tangisannya yang rewel.
tiara berusaha menenangkan anak nya yang sedang menangis dengan menimang pelan tubuh mungil yang berada dalam pelukan nya.suara tangisan dari sang bayi juga membuat reval terbangun dari tidurnya
"Si adek kenapa rewel? " tanya reval yang masih dalam keadaan setengah Sadar.
"Si adek kayaknya masih haus yang?, asi ku juga gak keluar deras" ucap tiara sambil memasukan puncak gunung kedalam mulut bayinya.
tiara merintih kesakitan kala sang bayi mulai mengulum puncak gunung nya yang belum terlihat.karena baru pertama kali memiliki seorang anak.tiara harus pasrah menahan rasa sakit pada puncak gunung nya yang merah dan lecet.
Reval yang melihat pun merasa kasihan dengan tiara.segera iya beranjak dari tempat tidur nya dan bergegas keluar kamar menuju dapur.tak berselang beberapa lama, reval masuk ke dalam kamar membawa segelas air hangat.
"Malam ini adek minum air gula dulu ya..? besok baru ayah beliin susu formula.?" reval meniup permukaan air pada sendok.dan memberikan pada mulut anaknya.
"Loh,kok si adek di kasih susu formula? aku kan pengen Beri asi eksklusif buat anak kita?" saut tiara tak setuju.
"Iya, tapi air asi kamu kan belum deras keluarnya? kasihan juga anak kita. gak baik juga kalau minum air gula terus." bujuk reval sembari terus memberikan air gula itu pada anaknya.
"Tapi sayang...?" bantah tiara lembut.
"Gini ya tiara, kalau nanti kamu pergi belanja atau hangout ke salon.kamu gak perlu risau tinggalin si adek dirumah...kalau haus dia bisa minum susu formula.kalau kamu udah selesai belanja atau pulang dari salon. kan bisa kasih si adek asi? intinya aku gak mau kamu merasa steres.aku takut kamu mengalami baby blues ra? Bujuk reval lagi.
Tiara tak banyak bertanya lagi setelah mendengar alasan dari reval. iya hanya diam menganguk setuju dengan pemikiran suaminya.
Setelah puas meminum air gula.anak mereka pun tertidur kembali.pelan pelan tiara meletakan anak nya pada ranjang bayi.tiara pun segera beranjak naik ke kasur untuk tidur agar energi nya terpenuhi saat bangun esok pagi.
__ADS_1
melihat tiara yang secepat kilat tertidur, dan suara dengkurannya yang sedikit merdu.membuat reval menaikan kedua sudut bibir nya dan membelai pelan rambut tiara.di kecup nya pelan kening wanita yang terbaring di sampinya.lalu menarik selimut menutupi tubuh mereka berdua.segera reval menutupi kedua matanya.dengan posisi tidur, tangan yang memeluk tiara dari belakang.
...----------------...
wangi sabun tercium harum di pagi buta.tiara membuka pelan matanya yang tertutup, sambil terus mengendus bau itu.terlihat reval baru saja selesai mandi dan mengeringkan rambut yang basah dengan handuk.
tiara bertanya tanya di dalam hati.mau pergi kemana kah suaminya di pagi buta? dengan bersiap siap memakai pakaian yang rapi?
"Rev,Mau pergi kemana? bukannya hari ini kamu libur ? " tanya tiara Heran.
"Aku mau pergi belanja keperluan anak kita" celetuk reval cepat sambil memasang jam pada pergelangan tangan nya.
"tapi kan Pampers, bedak ,dan minyak telon masih ada? yang kemaren aja belum habis"
"Ya engak apa apa, beli lagi untuk persiapan kalau stok nya udah habis.kan tinggal buka lemari. lagian aku juga mau cari susu formula untuk si adek" reval mengecup kening tiara dan berlalu pergi dari dalam kamar.
Sudah pukul 10 pagi. reval kembali pulang kerumah sehabis berbelanja keperluan anaknya. reval memanggil bi ijah untuk membawa perlengkapan bayi itu ke kamar.reval juga membawa sebuah kotak yang berpita serta buket bunga mawar yang besar. terlihat dari kelopak bunga,daun, dan batang nya yang masih segar, bahwa bunga itu baru saja di pangkas dan di karangkan menjadi hadiah.
reval masuk kedalam bilik kamar,namun tiara sedang berada di dalam kamar mandi.iya pun meletakkan bunga dan kotak itu di atas tempat tidur.
Saat tiara sudah selesai mandi dan keluar dari kamar mandi. iya merasa takjub dengan bunga mawar merah yang berada di atas ranjang.segera reval meminta tiara memakai baju sebelum menyentuh hadiah itu.
"Selamat ulang tahun... selamat ulang tahun...selamat ulang tahun istriku tiara.. semoga panjang umur.." reval menyanyikan lagu ulang tahun dengan memegang kotak yang berisi kue ulang tahun.
Tiara menarik kedua sudut bibir nya melengkung dalam ke atas. mata nya berbinar binar saat melihat kejutan reval untuk dirinya.iya pun tak ingat bahwa hari ini adalah hari ulang tahun nya.
"Rev, kamu Kok tahu aku ulang tahun ? aku aja gak ingat aku ulang tahun? " Ucap tiara sambil tersenyum lebar.
__ADS_1
" Iya dong, aku kan suami yang baik..." saut reval dengan memuji dirinya sendiri.
tiara lalu meniup dan memotong kue tersebut.potongan pertama dia berikan untuk suami nya.
"Buka mulut nya" tiara menyodor kan kue ke mulut reval.
"Aaaa.." Refleks reval membuka mulut nya lebar.
"Kamu mau minta hadiah apa tiara?" tanya reval sambil memandang wajah tiara yang sedang tersenyum.
"Aku punya banyak permintaan.yang pertama, aku mau kamu manggil aku dengan sebutan sayang?..." tiara mengerlingkan mata nya dan menaikan sebelah kening menggoda suaminya.
"lalu, permintaan yang lainnya ? sayang mau minta hadiah apa..? bisik reval pelan pada daun telinga tiara.
tiara refleks menutup mulut nya dengan tangan kanan nya. tak percaya secepat itu reval mengabulkan permintaan nya.
"Aku mau minta main kuda kudaan nanti malam? boleh ?" goda tiara lagi.
"Hus' belum empat puluh empat. belum selesai nipas yang.." celetuk reval cepat
reval menyilangkan tangannya membentuk huruf X. tanda bahwa iya kurang setuju dengan permintaan aneh tiara.sedangkan tiara sendiri memegang kedua perut nya karena tertawa.iya sangat menikmati eksperesi kaget dari suaminya.
"kamu ngerjain aku ya sayang.?" reval menghampiri tiara lalu mengait kan ujung telunjuk nya pada ketiak tiara.membuat tiara merasa geli dan tambah tertawa.
"Engak.. aku serius..." ucap tiara menahan tawa nya.
"Sabar ya sayang, entar habis nipas. kamu pasti aku tikam" balas reval dengan sorot mata merayu
__ADS_1