
~Sabar ya nyonya.nyonya harus kuat menghadapi cobaan ini.saya yakin,tuan pasti akan segera pulih." Ujar bi ijah
~Kenapa harus bersamaan bi? saya hampir keguguran. dan sekarang suami saya masuk rumah sakit..! " tiara menangis sambil menutup kedua wajah nya.
Bi ijah hanya diam membisu.tak tau kata kata mutiara apa yang bisa membuat tiara terhibur.iya hanya memandangi tiara yang sedang bersedih.
Tiara meminta izin kepada dokter untuk masuk membesuk suami nya. dan dokter mengizinkan tiara. namun tidak boleh terlalu berlama lama di dalam ruangan. demi kesembuhan pasien.
Tiara menarik napas panjang saat sudah berada di depan pintu.di raih nya gagang pintu dan membuka pintu.lalu masuk ke dalam ruang icu.
Tiara menahan tangisan nya dengan kedua telapak tangan nya.saat iya melihat reval terbaring tak berdaya.
irama monitor berbunyi di dalam kamar icu,memperlihat kan angka detak jantung reval.Vertilator yang terpasang pada mulut dan hidung reval. membantu reval yang saat ini kesusahan untuk bernapas.
tiara duduk di bangku yang berada di tepi ranjang.memandang wajah suami nya dengan perasaan iba.lalu meraih tangan reval yang terpasang infus.dan membelai pelan tangan yang pernah mengelus kepala nya itu.
tiara mengatup kan kedua bibir nya yang mulai bergetar.dan bola mata yang kini berkaca kaca.sambil sekali kali menarik napas panjang.
__ADS_1
perasaan hancur yang di rasakan tiara dalam hati nya. menyadar kan dia tentang sebuah perasaan.baru kini iya sadari, bahwa iya telah jatuh cinta lagi.dan sangat mencintai reval.
tiara keluar dari ruang icu dan menemui bi ijah yang menunggu di luar. dan akan segera pulang kerumah untuk beristirahat.
sepanjang perjalanan pulang. tiara hanya diam mematung. sambil melihat jalan yang terlewat melalui jendela mobilnya.air mata tiara mengalir sepanjang perjalanan pulang.pikiran nya tertuju pada reval yang terbaring di rumah sakit.perlahan mata tiara serasa berat dan dia tertidur.
~nyonya bangun..., kita sudah sampai." ucap bi ijah membangun kan tiara yang tertidur.
tiara membuka perlahan mata nya yang memberat.~Sudah sampai ya bi?" tanya tiara kembali.
...----------------...
Shinta mengemudi mobil nya dengan laju. sesaat,saat dia mengetahui ulah ayahnya yang sudah keterlaluan.
rasa marah.dendam dan kebencian menjadi satu dalam hati shinta.sekarang dia benar benar sangat membenci pria yang berstatus ayah kandung nya itu.
shinta sampai di depan rumah nya.iya kembali menapakan kaki di depan rumah yang serasa neraka bagi nya.
__ADS_1
shinta berjalan masuk kedalam rumah dan mencari ayah nya untuk membuat perhitungan.shinta segera menuju kekamar ayahnya.namun sebelum meraih gagang pintu, ibu tirinya tiba tiba keluar dari dalam kamar.
~Shinta, kamu sudah pulang nak" sapa ibu tiri shinta tersenyum.
~Jangan berlagak baik. pulang atau tidak nya aku.bukan urusan mu" celetuk shinta dengan kasar.
~Kamu pasti lapar? ayo kita makan dulu." ajak ibu tiri shinta.
~Berisik...! aku ingin menemui ayah ku ! bukan numpang makan ! karena bisa saja kau berniat meracuni ku!" bentak shinta kepada ibu tirinya.
ibu tiri shinta hanya tersenyum. lalu masuk kembali kekamar memanggil suami nya.tak lama ayah shinta keluar dari kamarnya menemui shinta yang sudah duduk menunggu di ruang keluarga.
Ada perlu apa kau datang ke mari? bukan nya ayah sudah menyuruh mu mengemas barang barang mu?" Ucap ayah shinta tanpa basa basi.
~Jangan menekan kata ayah pada dirimu.! kau tidak layak disebut seorang ayah! " ketus shinta tajam.
Bersambung...
__ADS_1