
Tiga minggu berlalu.perkembangan kesehatan reval mulai membaik. walaupun sampai saat ini dia belum bisa mengingat apa apa tentang dirinya.
Dokter mengatakan reval sudah boleh pulang dan bisa di rawat di rumah. namun tidak lupa setiap dua minggu sekali tiara harus membawa nya cek up dirumah sakit.
Tiara dan reval berjalan masuk kedalam rumah saat sudah sampai di halaman rumah. Bi ijah menyambut dengan gembira kepulangan tuan rumah mereka.
Tiara melangkah kan kakinya menuju ke kamar. namun reval masih mematung menatap langit langit rumah.saat akan meraih gagang pintu kamar.tiara menoleh ke samping,lalu berbalik melihat ke belakang.
~Ayo sayang, kita istirahat dulu. apa mau aku gendong?" tanya tiara,dengan nada mengejek.
~memang nya aku anak kecil? dengan perut mu yang buncit itu, bagaimana cara nya ?" balas reval tak mau kalah lalu berlalu masuk ke dalam kamar.
Reval masuk kedalam kamar,lalu disusul tiara yang masuk dan menutup pintu.
reval memperhatikan sekeliling ruangan kamar mereka berdua. desain bunga, dan cat tembok warna merah muda bercampur putih. membuat nya menggerut kan kening nya.
~Kamar nya bagus, ta....pi" ucap reval sambil menekan dagu dengan jemari telunjuk nya.
tiara lalu menyimpan tas yang berisi kan pakaian reval dan keperluan saat dirumah sakit di sudut lemari.dan merangkak naik ke atas tempat tidur merebah kan badan nya
__ADS_1
~Hei...hei... apa yang kau lakukan disini? tanya reval bingung.
~Tentu saja beristirahat.." celetuk tiara sambil memejam kan mata nya.
~Lalu, kalau kau tidur dalam kamar ku, aku tidur dimana? tanya reval lagi.
~Ya disini.." ini kan kamar kita berdua.kamar sepasang suami isteri?" tiara menarik kedua sudut bibir nya.
~Kau selalu menjawab kita suami isteri.sedangakan aku, tak ingat kalau pernah menikah dengan mu." saut reval.
*
*
*
tiara hanya menggeleng pelan kepalanya.rasanya sangat sedih melihat perlakuan suaminya.namun iya hanya bisa bersabar mengingat reval dalam kondisi pemulihan. tiara tak bisa memaksa cepat kehendak nya untuk membuat reval segera ingat.
Tiara turun dari ranjang lalu menghampiri reval untuk berganti posisi tempat tidur.awal nya reval enggan untuk berpindah.namun mau tak mau iya bergerak karena paksaan dari tiara.
__ADS_1
Sudah pukul 11 malam. tiara tampak gelisah. iya mengeliat mencari posisi tidur yang tepat.reval yang mendengat suara tiara akhirnya beranjak dari tempat tidur dan memapah tubuh tiara ke atas tempat tidur.lalu dengan terkejut tiara cepat cepat mengalungkan tangan nya di leher reval.mereka berdua melanjut kan tidur.
*
*
*
sudah hampir pukul 06:30 reval bangun dari tidur nya.iya merasa bagian pusar nya sedikit sakit karena menahan pipis semalaman.
Reval beranjak dari tempat tidur, dan pergi ke arah kamar mandi yang berada di dalam kamar mereka berdua.namun saat reval hendak meraih gagang pintu dan membuka nya.mata nya membelalak terkejut.dilihat nya tubuh tiara tanpa sehelai pakaian tengah asik mengguyur air ke badan nya.
tiara langsung Sadar dengan kehadiran reval yang masih menatap dirinya.namun iya berpura-pura untuk tetap bersikap biasa saja
~Sudah bangun rev,? mau mandi bareng? ajak tiara sambil menggosok giginya.
Eng-.. Engak , maaf " saut reval terbata bata lalu menutup kamar mandi.
Reval keluar dari kamar mandi dan masuk kembali ke dalam kamar.di ingat ingat nya tiara tanpa sehelai pakaian membuat iya jadi salah tingkah.
__ADS_1
~Bisa bisanya dia tidak mengunci pintu saat mandi. wanita yang tidak tahu waspada" gerutu reval kesal
Bersambung...