
Tiara dan Reval sedang berjalan pelan.langkah kaki kedua pasangan suami isteri itu saling beriringan melewati lorong rumah sakit.
"Resep obat aira,biar aku saja yang pergi menebusnya.kamu bawa aira isitrahat aja dulu didalam mobil." perintah tiara sambil melirik ke arah reval yang sedang menggendong anak mereka.
Reval mengangguk, dan berjalan cepat melintasi lorong rumah sakit.namun langkah kedua kakinya terhenti kala seorang pria tak sengaja menabraknya.
Dia adalah kevin, yang baru saja keluar dari ruangan dewina untuk memeriksa kondisi jantung nya.
"Loh? bukan nya kamu?'om om yang punya penyakit lupa ingatan itu ya.? " seru kevin menunjuk ke arah reval.
Reval mengerutkan dahinya menatap kevin.mencoba mengingat tentang lelaki yang sedang berdiri di hadapan nya.lalu reval melempar kan senyum tipis nya dan mengatakan bahwa iya sama sekali tak ingat dengan kevin.
Wajah kevin sedikit memerah. karena mendapati dirinya sendiri,sedang sok akrab kepada orang asing yang tak sengaja pernah bertutur sapa dengan nya.
Kevin meminta maaf.lalu melangkah kan kedua kakinya dengan terburu buru dan masuk ke dalam mobil dan berlalu dengan cepat.sementara tiara menepuk pelan punggung reval.sehingga suaminya terkejut.
"Ngeliatin apa sih?" tegur tiara.
"Engak Kok, cuma ngeliatin jalan raya aja. resep obat aira sudah kamu Tebus?" tanya reval.
Tiara mengangguk kan kepalanya.dan memperlihat kan sebuah bungkusan yang berisi obat.
[ Dapur ]
Tiara sedang di dapur memasak makanan kesukaan putrinya.lalu dari luar ruang tamu.Aira masuk menghampiri ibunya yang tengah asik memotong sayur.
"Mama! aila mau minum susu." pinta putrinya yang sedang menyodor kan sebotol dot pada tiara.
"Iya. sebentar ya sayang." pungkas tiara.
Tiara mengambil botol dot itu dari tangan anaknya.lalu membuka kaleng susu dan memasukan 7 takar sendok susu untuk 220 ML.tak lupa tiara menambahkan sedikit air hangat. agar minuman itu tidak membuat anaknya sakit perut.
Tiara mengangkat tubuh anaknya dan mengendong nya masuk ke dalam kamar.setelah sampai ke dalam kamar, tiara merebahkan tubuh anaknya diatas ranjang sembari menepuk nepuk pelan paha anaknya.
Tiara duduk di tepi ranjang.memandang anaknya, yang sedang meneguk sebotol susu sambil memejamkan mata.tak berapa lama tiara keluar dari kamar dan pergi ke dapur membuat secangkir kopi untuk reval.
__ADS_1
Reval sedang berada di ruang tamu melakukan riset pada laporan asisten nya Fian.terlihat jari jari reval sedang sibuk menekan tombol di keyboard.
"Ini sayang, Kopinya." tiara menyerah kan secangkir kopi pada suaminya.
reval yang tengah asik menatap layar laptop mengahlikan pandangannya.sementata tiara menyodor kan secangkir kopi itu pada reval.
"Aira sudah tidur.? tanya reval kembali,sambil menyesap kopi buatan tiara.
"Sudah sayang..." jawab tiara lembut lalu duduk di samping suaminya.
"Besok hari minggu kan ? kita ajak tiara jalan jalan yuk ketaman? Ajak reval.
" Ya boleh juga yang, aira kan suka banget sama bungga, sekalian ngobatin rasa rindu dia sama kamu?
" aira yang rindu? apa kamu ni yang udah gak tahan.? goda reval sambil menaik turun kan kedua keningnya.Sementara tiara hanya menggeleng geleng kan kepala nya sembari melebarkan senyum nya.
[ Taman bungga ]
Daun daun bergoyang goyang terkena hembusan angin yang sangat segar.mentari pagi hari yang tidak terlalu panas.bunga bunga yang beraneka ragam warna dan mempunyai ciri khas wangi masing masing.
Tiara dan reval duduk dibawah pohon mapel dengan membentang sebuah tikar.kedua pasangan suami isteri itu tengah asik membuka bekal makan yang mereka bawa dari rumah.
"Yang, aku lupa masukin air minum kedalam tas?!" tiara panik saat tak melihat botol air.
" Ya udah, aku pergi Jalan dulu beli di toko seberang." tunjuk reval pada toko di seberang jalan.
"Gak usah, biar aku saja." tiara berdiri cepat.
lalu saat tiara beranjak dari duduknya dan melangkah kan kaki.iya tak sengaja melihat kevin yang berjalan.begitu pula dengan kevin yang tampak sedikit kaget.
"Tiara?" guman kevin dengan suara kecil.
Kevin dan tiara melakukan tatap kontak beberapa menit.namun lamunan nya terbuyar kan saat reval menepuk pundak nya .
"Sayang, kamu tunggu disini aja. biar aku yang pergi beli air minum nya " usul reval lalu pergi melangkah kan kedua kakinya sambil melirik sebentar ke arah kevin.
__ADS_1
Setelah reval berjalan sedikit jauh,kevin mengahampiri tiara.dengan sedikit rasa gugup dalam hati nya. tak menyangka akan bertemu kembali dengan orang yang dia cintai sekaligus pernah dia sakiti.
"Tiara,Ap- Apa kabar?" sapa Kevin dengan nada terbata bata.
tiara menahan nafas nya agar tidak memburu. mata tiara berkaca kaca. iya melontar kan tatapan kebencian yang begitu dalam pada kevin.
"Maaf! aku tidak kenal anda siapa! mungkin anda sedang salah orang"! ketus tiara tajam.
" Ra, Aku minta maaf" kevin memohon lalu meraih tangan tiara.
dengan cepat tiara menghempas kan tangan kevin. "JANGAN KURANG AJAR KAU SIAL*N" Hardik tiara kasar.
Dari kedua bola mata tiara tersimpan rasa benci yang tersusun dengan Rapi.baginya kesalahan Fatal tak bisa hanya mengatakan minta maaf.
Raut wajah kevin berubah menjadi sendu.iya menunduk kan kepalanya. untuk saat ini dia tak bisa membela dirinya sendiri karena memang di satu sisi iya bersalah.kevin diam seribu kata.
"Mengapa bukan kau saja yang Mat* hari itu?! Kenapa ayah ku!" bentak tiara dengan napas yang mulai memburu.
Kevin kaget,lalu mendongak kan kepala nya
terkejut pada kata kata tiara yang kasar.
Apa ra? ayah meninggal? " air mata yang sedari tadi kevin tahan akhirnya jatuh melintasi permukaan pipinya.mendengar kata dan pengakuan menyakit kan dari mantan calon istrinya tersebut.
"Jangan turut berduka mendengar kematian ayah ku kev. kalau tak karena kau.." tiara tiba tiba menghentikan pembicaraan nya melihat reval yang sedang berjalan ke arah mereka.
"Pergi dari hadapan ku sekarang juga!" Hardik tiara.namun kevin tetap berdiri memandang nya.
Tiara lalu membereskan semua bekal dan membawa anak nya aira pergi dari taman itu.sementara kevin menatap kepergian tiara dia merasakan kesedihan dari bola mata tiara.Tentu saja semua itu karena pengkhianatan nya membatalkan pernikahan mereka.
"Ada apa sayang?" tanya reval yang melihat tiara berjalan terburu buru menghampirinya.
"Tidak ada apa apa.ayo pulang.aku sedang tidak enak badan.!" celetuk tiara memberi alasan.
Tak banyak berkata reval mengekor di belakang tiara.menuruti kata isterinya.
__ADS_1
BERSAMBUNG...