
Tiara berjalan ke arah meja.menghampiri dini yang melambaikan tangan nya sedari tadi
Deg, dada Tiara sedikit terasa sesak.saat melihat dua tokoh antagonis yang pernah menyakiti hatinya. Tiara tak menyangka dua orang yang sangat dia benci hadir pada acara reuni itu. siapa lagi kalau bukan Kevin dan dewina!.
Tiara menahan napasnya agar tak memburu. ketika bersebelahan dengan kedua orang tersebut.Tiara tak ingin membuat acara reuni itu menjadi canggung.sehingga Tiara tetap menerus kan langkah kaki nya sambil menorehkan sebuah senyum yang di paksa kan.
"Hai dini.!? udah lama ya, kalian ngumpul? "seru Tiara saat dirinya sudah berada di hadapan dini.
"Gak kok.baru beberapa menit yang lalu" balas dini yang pandangan mata nya melirik ke arah Aira.
"Ini siapa Ra? " Tanya dini kembali sambil menunjuk ke arah Aira.
Tiara refleks menoleh kesamping nya. melihat putrinya yang sedang memegang erat tangan nya karena merasa takut.
"Ini anak aku,Aira! " seru Tiara kembali sambil melempar kan senyuman bahagia.
Mereka semua kini sudah duduk pada bagian bangku yang telah tersedia.dini memanggil pelayan. memesan beberapa menu untuk santapan reuni.
tiara tampak acuh tak acuh pada kehadiran Kevin dan dewina.tak sekalipun mata ya melirik ke arah mereka.
semetara dewina dan Kevin merasa canggung pada perlakuan Tiara yang tak bersahabat.Dengan memberanikan diri. dewina mencoba menyapa teman lamanya itu.
"Apa kabar Ra? " sapa dewina lalu melemparkan kan sebuah senyuman untuk Tiara.
"Baik" saut Tiara singkat tanpa menoleh kearah dewina.
Dini merasa tak asing dengan aura antara Tiara dan dewina. Melihat adanya sebuah retakan pada persahabatan mereka. sehingga dewina terlihat canggung bertutur sapa dan Tiara menjadi wanita dingin.
dini segera berinisiatif mencari topik yang lain.namun pada saat akan membuka mulut. dini kalah cepat dengan salah seorang yang juga hadir pada acara itu.
"Kalau di lihat lihat. anak Tiara wajah nya mirip Kevin ya?" ejek salah seorang teman laki laki menunjuk ke arah Kevin dan Aira.
"Hush, jaga omongan mu.gak sopan tahu!" bentak Kevin merasa tak enak pada Tiara.
"Iya iya maaf.bercanda doang Vin" Sahut laki laki itu lalu melihat ke arah Tiara. dan menunduk kan kepala nya.
Tiara tak banyak merespon. iya hanya melemparkan senyuman tipis pada beberapa teman yang hadir. baginya iya tak ingin apa apa selain cepat pulang dan pergi dari acara reuni tersebut.
pelayan telah membawa beberapa makanan yang di pesan dan menyimpan nya di di atas meja makan.
__ADS_1
Aira menunjuk pada salah satu menu yang terhidang di meja yang tak lain adalah menu kacang kacangan. Tiara langsung kaget dengan apa yang Putri nya ingin makan.
"Aira gak boleh makan itu..nanti badan nya gatal gatal !?" Ucap Tiara tak ingin menuruti ke inginkan putrinya.
Aira hanya mengangguk pelan. iya terpaksa mengurungkan niat nya walaupun sebenarnya dia ingin sekali makan kacang kacangan itu.
seketika Kevin menatap kepada Aira.yang mempunyai riwayat alergi yang sama dengan dirinya.
satu jam berlalu sejak dimulai nya acara reuni saat semua sedang asik bersenda gurau.mata Aira tak sengaja mendapati reval yang masuk kedalam caffe
"Ayah...! seru Aira yang turun dari meja berlari menghampiri reval.
Reval membentang kan tangan nya menyambut putrinya yang berlari masuk ke dalam pelukannya.
"Mama dimana?"tanya reval yang kemudian berdiri dan menggandeng tangan Aira.
"itu Mama, disana." tunjuk Aira ke arah Tiara yang sedang duduk memandang ke arah mereka berdua.
reval berjalan pelan.mengiringi langkah kecil putirnya.semua mata teman Tiara tertuju kepada reval.begitu pun Kevin, tatapan matanya memancar kan kecemburuan.
"Ra,itu suami kamu?itu bukan nya direktur perusahan yang terkenal di PT XX bukan ? tanya dini yang kini menutup mulut nya dengan tangan kanan.
"lihat kan kalian berdua? setelah kalian sakiti. aku dapat yang lebih baik. tak salah juga sih aku hadir di acara reuni ini." guman batin Tiara yang merasa puas saat melihat wajah terbakar kevin.sementara dewina menahan rasa kesalnya.
"Permisi, maaf menggangu waktu nya sebentar " ucap reval ketika menghampiri tiara dan teman teman nya.
"iya gak apa apa" jawab dini tersenyum.
"Sayang, masih lama gak? aku tungguin di situ ya ? tanya reval yang menunjuk ke sebuah kursi kosong menunggu tiara.
"Engak kok, ini sudah mau pulang. guys maaf ya, aku diluan balik dulu" ucap Tiara pamit kepada teman teman nya.
Tiara berdiri meninggal kan kerumunan itu. berjalan beriringan memegang lengan suaminya. sementara reval mengendong Aira dalam pelukan nya.
Sebelum keluar dari dalam caffe.Aira yang berada di dalam gendongan reval menatap ke arah Kevin. lalu menaikan kedua sudut bibir nya membentuk sebuah senyuman manis.
Dada Kevin tiba tiba sedikit bergemuruh dengan senyuman dari balita cantik tersebut. tak dapat di jelaskan bahwa ada perasan sedih yang tiba tiba dari dalam hati nya.
"Kamu kenapa Vin? tanya dewina yang mendapati Kevin masih menatap ke arah pintu, setelah Tiara dan keluarga kecilnya berlalu.
__ADS_1
"Enggak apa apa kok." kilah Kevin memberi senyum tipis kepada dewina.
...----------------...
20 menit berlalu .acara reuni itu pun selesai. semua berpamitan untuk pulang.
Begitupun dewina dan Kevin yang kini sudah melaju pergi dari caffe.
kevin menatap fokus pada jalan yang terbentang di depan matanya saat menyetir mobil. tak seperti biasanya Kevin hanya terdiam bisu.
Dewina sendiri pun sangat tahu alasan Kevin yang sekarang ini menjadi pendiam. ya semua itu karena kehadiran Tiara yang tiba tiba.
"Sial. kok Tiara bisa tiba tiba hadir ? darimana dia bisa tahu akan ada Reuni? upat dewina dalam hati.
"Vin.kamu gak apa apa? tanya dewina tiba tiba.
"memang nya aku kenapa win? saut Kevin sambil terus fokus memandang jalan.
"ya, aku khawatir aja sama kondisi jantung kamu. aku takut nya kamu kaget dengan kehadiran Tiara yang tiba tiba? elak dewina dengan alasan kehadiran tiara.
Kevin tiba tiba membisu setelah dewina menyebut nama Tiara. iya menarik napas panjang lalu menghembus kan pelan.
"Seperti nya Tiara sangat bahagia ya? dengan keluarga baru nya" Kevin memaksa kan bibir nya membentuk sebuah senyuman.
"iya,sangat bahagia.kamu lihat gak? saat suami nya datang menghampiri tiara? bola mata nya terlihat berbinar binar. terlihat sangat sayang sama Tiara?
Dewina berusaha memprovokator pikiran Kevin tentang kehidupan baru Tiara. iya sangat tak rela jika Kevin kembali memikir kan tiara.Sementara Kevin tetap terus melengkung kan kedua sudut bibir nya sambil terus menyetir
"Win, udah sampai ni." ucap Kevin yang memberhentikan laju mobilnya.
Kevin telah sampai di gerbang rumah dewina.mengantar kan dewina untuk pulang kerumah.dewina pun segera turun dari mobil Kevin.
"Makasih untuk tumpangan nya malam ini ya Vin." seru dewina mengucap kan kata terimakasih melalui jendela mobil.
Kevin pun berlalu dengan mobil nya membelah jalan.Di dalam perjalanan pulang nya kevin menangis sejadi-jadinya. iya tak dapat lagi menahan perasaan nya semejak bertemu kembali dengan Tiara.Perasaan rindu selama beberapa tahun. yang terpaksa harus selalu dia tahan untuk kebahagiaan Tiara.
kamu sungguh bahagia ya Ra, kamu juga semakin cantik.senyuman kamu tetap sama dengan yang dulu." ucap Kevin tersenyum sambil menetes kan bulir bulir bening dari matanya.
Bersambung...
__ADS_1