
Tiara masuk kedalam kamar dengan sehelai handuk yang melekat di tubuh nya.lalu melihat ke arah reval yang duduk bermalas malasan di sofa.terlihat dari bahasa tubuh reval yang salah tingkah. dan tatapan matanya menoleh ke arah lain.
tiara terkekeh, lalu pergi berjalan ke depan cermin.dan melihat penampilan nya di depan cermin.
sembari mencuri pandang melalui cermin ke arah reval yang sedang duduk di sofa.
Sementara reval dengan susah payah menelan saliva nya,mencoba berfikir positif.
lalu muncul ide gila dari kepala tiara.
tiara berpura-pura melepas kan handuk dari tubuhnya. untuk mengerjai suaminya.
~Aduh..Kok melorot sih," ucap tiara berpura-pura pura panik ketika handuk itu terlepas cepat dari tubuhnya.
reval yang spontan melihat kearah tiara lalu kaget,dan melotot tajam kala Handuk itu meluncur dari tubuh tiara.hingga pinggul tiara terlihat dari arah belakang.
cepat cepat reval memejam kan mata lalu memandang ke arah lain.namun kegigihan reval untuk menahan birahi nya kalah dengan rasa penasaran nya.
saat kembali mencuri pandang ke arah tiara. istrinya itu sudah berbalik arah melihat nya.hingga dua benjolan gunung kembar padat berisi ,terlihat jelas di pandangan reval.
__ADS_1
reval lalu beranjak dari sofa dan meraih gagang pintu kamar.dan berlalu pergi dengan cepat.
tiara tertawa kecil melihat perlakuan reval yang salah tingkah. lalu segera iya memungut handuk yang berada di bawah kaki nya.
~Emang enak di kerjain..!
reval masuk ke dapur dan menuangkan segelas air putih di dalam gelas lalu meneguk nya kasar.iya tak percaya birahi nya memuncak hanya karena tak sengaja melihat gunung kembar.
~Hampir saja...!". ucap reval menggeleng kepala tak percaya.
...----------------...
tiara mengoyang kan pelan tubuh reval. agar reval bangun dari tidur nya.dengan malas reval beranjak dari ranjang dan pergi ke kamar mandi.20 menit berlalu reval sudah selesai bersiap siap.
Reval memandang pergelangan tangan nya. melihat jam.sementara tiara masih berdandan dan menggunakan mack up.
~Berapa jam lagi aku harus menunggu? tanya reval sembari melihat jam tangan nya.
tiara berhenti memainkan brush pada pipinya.dan melirik dengan tajam ke arah reval.
__ADS_1
~Kamu bisa sabar gak sih,? belum ada sejam loh sayang..!" ucap tiara lembut sambil menekan berat nada suara nya.
Reval hanya diam tak berkata. karena iya tau jika iya melanjut kan dialog itu.akan terjadi perang dunia ke tiga.lalu dengan pasrah reval pun mau tak mau menunggu.
...----------------...
Shinta memandang luas ke arah jalan raya.merasa hidupnya sangat tak berguna.pikiranya kosong melayang.
terlintas dalam benak shinta untuk mengakhiri hidupnya yang malang.
shinta melancarkan aksinya dengan berjalan ke arah jalan raya. berharap ada satu mobil yang menabrak tubuhnya.
shinta sudah berdiri di tengah jalan.terlihat mobil dari kejauhan yang sedang melaju kencang.shinta menaikan kedua sudut bibirnya ke atas.cairan bening menetes dipipinya lalu shinta memejamkan kedua matanya.
TIT..TIT...! [ SUARA KLAKSON MOBIL]
~Ayah, aku akan menemui mu." ucap shinta dalam hati.
tubuh shinta tersentak kebelakang oleh seorang pria. aksi bunuh diri yang di lakukan shinta itu menjadi gagal.
__ADS_1
Bersambung...