Orang Ketiga Jung Jaehyun

Orang Ketiga Jung Jaehyun
15. Bertemu kembali


__ADS_3

Author pov


Musim dingin masih menampakan dirinya, sejuk dari buliran es es yang berjatuhan dari langit menambah rasa dingin yang menusuk di kulit. Memakai mantel tebal pun rasa di dingin masih saja menjalar keseluruh tubuh siapapun. Taeyong, lelaki berbadan kurus ini tengah melajukan mobilnya membelah jalanan kota seoul malam itu. Kota saat itu sedang tidak ramai dan juga tidak sepi, biasa saja.


Hari ini Taeyong akan menuju rumah teman barunya, siapa lagi kalau bukan Bae Yun Hee. Gadis berperawakan cantik itu sukses membuat Lee Taeyong terus menerus ingin bertemu dengannya. Hanya saja hari ini belum ada kabar dari Yun Hee membuat Taeyong sedikit khawatir dan -penasaran. Memang akhir akhir ini Taeyong dan Yun Hee sudah menjadi partner minum.


Saat minum bersama Yun Hee, Taeyong merasa dirinya cupu karena baru sedikit saja tubuhnya di beri minuman beralkohol itu ia mabuk. Berbeda sekali dengan Yun Hee yang tubuhnya toleran terhadap alkohil, terbukti dari saat Yun Hee dan Taeyong minum bersama. Taeyong yang sudah mabuk berat hampir pingsan, sedangkan Yun Hee hanya merasa ia sedikit pusing.


Saat Taeyong sudah sampai di parkiran tempat apartemen Yun Hee, pandangan Taeyong melihat orang yang tak asing keluar dari mobil. Yup! Itu Bae Yun Hee dengan seorang wanita yang tidak begitu jelas di lihat dari tempat Taeyong berada. Ia melihat Yun Hee berjalan sedikit gontai, dan terlihat sangat pucat wajahnya. Sampai akhirnya Taeyong menyadari bahwa Yun Hee lenyao dari pandangannya, ia pun langsung turun dari mobilnya dan menuju unit apartemen Yun Hee. Tidak usah heran! Taeyong beberapa kali mampir di apartemen Yun Hee saat Taeyong sedang sangat mabuk parah.


"Yun Hee-ssi!" Panggil Taeyong begitu ia melihat Yun Hee yang hendak masuk ke dalam apartemennya.


Bukan hanya Yun Hee yang menoleh ke arah Taeyong, tetapi sahabatnya Yeon Jung juga ikut menoleh dan terlihat sedikit terkejut karena kehadiran Taeyong di sana. "Eoh? Direktur Lee?" ujar Yeon Jung.


Taeyong yang menyadari bahwa gadis di sebelah Yun Hee ini tidak asing memiringkan sedikit kepalanya mengingat ngingat nama salah satu bawahannya itu. "Im Yeon Jung?" Ujar Taeyong menyebut nama lengkap Yeon Jung begitu ia mengingatnya.


"Direktur Lee sedang apa di sini?" -Yeon Jung.


Bukan tidak mau Taeyong membalas pertanyaan dari Yeon Jung tapi Taeyong sedikit melirik Yun Hee yang sepertinya sedang sakit karena wajahnya yang sangat pucat dan Yun Hee hampir saja jatuh karena lemas, untung saja Taeyong sigap menahan tubuh Yun Hee. Yun Hee pun di bopong oleh Taeyong, niat hati ingin menolak namun sepertinya bukan waktu yang tepat untuk menolak pertolongan Taeyong karena saat ini tubuh Yun Hee benar benar lemas seperti tidak bertulang.


Taeyong membaringkan tubuh Yun Hee di ranjangnya, menyelimuti tubuh mungil Yun Hee sampai perut dan mengecek suhu badan Yun Hee dengan telapak tangannya.


"Kurasa dia demam." Ujar Taeyong pada Yeon Jung.

__ADS_1


Yeon Jung memasang wajah khawatir. "Lalu apa kita bawa saja ke rumah sakit?" Ujarnya.


"Eiii.. Tidak perlu Yeon Jung-ah! Suruh Aera eonnie saja memeriksa ku." Titah Yun He.


Entah mengapa semenjak kedua orang tuanya meninggal, Yun Hee jadi enggan datang ke rumah sakit. Mungkin ada sedikit trauma karena kedua orang tuanya yang kala itu kecelakaan dan meninggal saat di rumah sakit saat dokter memberi pertolongan pertama pada kedua orang tuanya.


Yeon Jung mengangguk cepat. "Baik! Dia sedang di jalan, mungkin sebentar lagi sampai."


Tidak berselang lama, Aera dan Yuri sampai. Mereka membawa obat yang di rasa di perlukan untuk Yun Hee, tidak usah heran ya Aera adalah salah satu dokter di rumah sakit besar dan terkenal di korea. Jadi jika hanya gejala demam biasa seperti Yun Hee, Aera tahu apa obat peredanya.


*****


Setelah melihat sahabatnya sudah tertidur pulas karena obat yang ia minum, Yeon Jung dan Taeyong memutuskan untuk keluar berdua dengan alasan ingin mencari udara segar. Yeon Jung dan Taeyong pun akhirnya memutuskan untuk duduk di suatu taman dekat dengan apartemen tempat Yun Hee tinggal. Di apartemen itu memang menyediakan seperti taman untuk anak anak kecil bermain. Seperti ayunan, prosotan, jungkat jungkit dan lain sebagainya.


"Direktur Lee kenal dengan Yun Hee?" Tanya Yeon Jung memecah keheningan.


Taeyong menoleh sebentar ke arah Yeon Jung lalu mengangguk kecil. "Belum lama ini." Jawabnya. "Kau?" Kini Taeyong yang bertanya.


"Aku mengenalnya sejak kecil."


"Sudah lama sekali.."


Yeon Jung mengangguk. "Hm! Tetapi wanita itu terlalu banyak misteri."

__ADS_1


Mendengar itu Taeyong mengerutkan dahinya dan menoleh ke arah Yeon Jung. "Misteri?"


"Walau pun aku dan dia sudah berteman 20 tahun, aku masih belum sangat mengenal sosok Bae Yun Hee dia sangat tertutup dengan masalah pribadinya.." Yeon Jung memberi jeda. "Seperti kekasihnya. Dan hal yang membuatnya stres akhir akhir ini. Yun Hee itu sosok yang ceria, dia senang sekali minum. Jadi jika seperti sekarang ia terlihat murung, aku dan teman ku yang lain jadi bertanya tanya." Yeon Jung menghela nafas pelan.


Tak lama Yeon Jung melirik ke arah Taeyong. "Direktur Lee? Bagaimana kau bisa mengenal Yun Hee?"


Taeyong tak langsung menjawab dari wajahnya terlihat ia seperti menimbang nimbang sebelum mengatakannya. "Pertemuan tidak sengaja." Akhirnya Taeyong memilih kata yang pas supaya Yeon Jung mengerti. "Aku bertemu ia di cafe saat itu, pandangan kami tak sengaja bertemu. Entah bagaimana rasanya Bae Yun Hee kala itu sangat menarik perhatian ku, sampai aku memberanikan diri duduk di hadapannya ya walau pun aku dapat tatapan aneh darinya." Taeyong berhenti bercerita karena ia terkekeh mengingat wajah lucu dan imut Yun Hee saat itu. "Tetapi saat aku mencoba mengobrol dengannya, ternyata ia sangat asik dan riang. Kau tahu? Karena tubuhnya yang mungil dan wajahnya yang kecil ku kira ia masih seorang mahasiswa." Mendengar pernyataan itu Yeon Jung tertawa, karena ia tahu jelas bahwa Yun Hee sudah berumur 26 tahun, terbilang cukup lambat jika ia berkuliah lagi.


Walau pun tidak ada kata terlambat ya guys untuk belajar!


"Direktur Lee?" Yeon Jung memanggil Taeyong.


"Hei Yeon Jung-ah! Hentikan! Kau memanggil seperti itu saat di kantor saja, ini kan di luar jam kantor kau bisa memanggil ku seperti biasa."


Taeyong dan Yeon Jung memang berteman dekat, keduanya bertemu di universitas yang sama sewaktu Yeon Jung di minta kedua orang tuanya berkuliah di luar negri tepatnya di kanada. Namun berbeda dengan Taeyong yang tinggal di sana, Yeon Jung selepas selesai kuliah ia kembali lagi ke negara tercinta dan bertemu kembali dengan ketiga sahabatnya.


Saat Taeyong kembali ke korea, ia sempat berpikir untuk menemui Yeon Jung namun sayang Taeyong sudah lostcontak dengan Yeon Jung dan tak tahu persis rumah Yeon Jung di mana. Tetapi takdir sebercanda itu, saat Taeyong di minta untuk belajar berbisnis oleh ayahnya tak di sangka Yeon Jung orang yang ingin ia jumpai bekerja di perusahaan yang akan menjadi miliknya itu.


"Baik baik! Kurus..!" Ujar Yeon Jung dengan nada meledek, saat masih sama sama berkuliah Yeon Jung sangat suka sekali memanggil Taeyong dengan sebutan 'kurus' karena sewaktu berkuliah badan Taeyong terbilang lebih kurus dari tubuhnya yang sekarang.


"Hei!"


Keduanya pun tertawa bersama mengingat kedekatan mereka yang tidak perlu di ragukan lagi. Taeyong juga adalah satu satunya teman 'pria' Yeon Jung karena yang kalian tahu walau sangat agresif tetapi itu tidak berlaku dengan lawan jenis, terbukti sampai sekarang ia belum juga memiliki seorang kekasih.

__ADS_1


__ADS_2