
'ShinYe yang sedang di suapi makan bakpau oleh Meilin pun harus rela suapan yang baru saja masuk ke mulutnya harus keluar kembali.'
'Sementara Ming Rong dan Ming Feng yang sedang tertawa sembari makan pun tak kalah terkejutnya melihat sosok yang datang itu dengan segera tawa mereka lenyap .'
'Hamba menghadap Matahari Kekaisaran ...'
' Salam Baginda Putra Mahkota ucap Meilin setelah melihat sosok yang mendatangi Paviliun Perak miliknya.'
Salam Bagi Matahari Kekaisaran..
Salam Kakak Pertama ...
'Ucap Ketiga lelaki yang berada di ruang itu bersamaan setelah Meilin memberikan Salamnya'
'Apa yang mbuat Matahari Kekaisaran mendatangi Paviliun Hamba ucap Meilin'
'Berdirilah apa boleh saya masuk ucap Kaisar'
'Ah silahkan Baginda Kaisar ,maafkan hamba tidak menyambut dan harus melihat kekacauan yang sedang terjadi karena beginilah bila kami semua sedang Makan,apa Kaisar ingin makan ? ucap Meilin'
'Tifak usah sungkan,sata hanya ingin mengatakan sesuatu padamu Permaisuri Wei ucap Kaisar'
'Maaf Baginda Kaisar ,hamba bukan lagi Permaisuri Wei hamba hanya seorang dayang biasa sejak gelar Permaisuri Hamba di copot oleh Putra Mahkota ucap Meilin'
'Tidak bagi saya kau tetaplah Permaisuri Wei,karena kau sudah melahirkan penerus Kekaisaran ucap Kaisar'
'Dimana Anakku ,Sayang ucap Ming Wei.'
'Apa anak anda,bukankah kemarin ketika dia di kandungan Baginda Putra Mahkota mengatakan dia anak orang lain?'
__ADS_1
'Ak..uu ucap ming Wei terbata-bata'
'Baginda dia memang dulu anakmu ,tapi sekarang dia hanya anakku karena sejak dulu Baginda tidak mengakui nya bahkan dengan kejam nya mengatakan anak pembawa sial ,jadi maaf bila Baginda ingin bertemu dengannya takkan ku perbolehkan kecuali para Paman dan Kakeknya ucap Meilin'
'Tidak Bagaimana kau tega memisahkan anak dengan Ayahnya,bagaimana pun dia Anakku ucap Ming Wei'
'Apa tega?'
'Sekarang Baginda Putra Mahkota mengatakan hamba tega?
Kemana saja anda,ketika anakku nyaris di bunuh oleh Permaisuri Lin,anda juga berkata anak itu pembawa sial apa Baginda Putra Mahkota mengetahui bagaimana rasanya nyaris kehilangan anak ketika saya mbutuhkan dukungan anda ,anda malah mengusir saya dan mbiarkan saya di siksa apa anda pantas di sebut seorang Ayah?
Aku Rasa tidak,lebih baik anda kembali hamba rasa semua sudah cukup ucap Meilin'
'Silahkan Baginda anggap Hamba dan Anak itu sudah tiada karena bila hamba tak melarikan diri kami berdua pasti sudah mati ucap Meilin'
'Tidak,aku tak akan melakukannya apa kau tau bagaimana aku masih mencintaimu,saat kau di katakan tiada aku begitu terpukul hingga menyebabkan aku nyaris gila,.''
'Apa yang dia katakan,mencintaiku?'
Aku juga masih mencintai nya tapi lukaku dulu takkan bisa sembuh ,apa dengan caranya mengusir dan bahkan menyakiti anakku itu adalah cinta maaf tapi aku takkan kembali padamu Putra Mahkota runtuk Meilin'
'Maaf Baginda,dulu aku memang mencintaimu tapi sekarang tidak ,rasa cinta itu sudah terganti dengan rasa sakit ucap Meilin'
'Meilin tolong Kembali ucap Ming Wei kembali'
'Putra Mahkota Hentikan ucapanmu,ini adalah akibat dari perbuatanmu yang dengan mudah mempercayai apa yang kau Lihat bahkan tanpa membiarkan Meilin menjelaskan ucap Lin Zhuting '
'Ayah,aku masih mencintai Meilin aku ingin dia kembali padaku ucap Ming Wei'
__ADS_1
'Anakku hentikan kau pantas mendapatkan ini,kau lah penyebab semua masalah ini hingga kau kehilangan Pendampingmu ,kembalilah ucap Kaisar'
'Tidak bagaimana pun caranya aku akan mendapatkan Meilin kembali aku takkan mbiarkan kalian bertiga mendapatkan meilin ucap Ming Wei berlalu dengan penuh amarah'
'Putriku apa kau yakin takkan kembali pada Ming Wei,Ayah merasa kehilangan satu-satunya Putri di Kekaisaran ini ucap Kaisar-'
'Maafkan hamba Baginda ,'
Aku takkan bisa kembali menjadi Putri Disini,hamba pun secepatnya akan kembali ke kediaman Ayah hamba ucap Meilin'
'Tidak ...kau harus disini biarkan cucuku tumbuh di istana dan mendapatkan apa yang sudah menjadi haknya ,di masa tua ku ini aku ingin melihat cucuku satu-satunya tumbuh besar mungkin ini juga keinginan terakhirku ucap Kaisar berusaha meyakinkan Meilin'
Jangan mengatakan itu Ayah,ayah akan selalu panjang umur ,
'Namun Baginda Kaisar,Ayah hamba hanya seorang diri di rumah hamba tidak ingin dia hidup sendirian di masa tuanya,Baginda Kaisar masih memiliki Para Pangeran Sedangkan Ayah hamba hanya memiliki hamba seorang ucap Meilin'
'Aku juga Ayah mu Meilin,bila kau hanya ingin meninggalkan Kekaisaran demi Ayah mu,bukankah lebih baik Mentri Lin pindah Ke Istana saya akan menyiapkan Ruangan bagi Ayahmu,kita bisa membesarkan Ming Dao-Dao bersama aku memohon padamu Meilin bukan sebagai Kaisar tapi sebagai ayah mu ucap Kaisar kembali'
Tapi...
Jangan Lupa Like dan Tambah Favorit.
Mampir ke karyaku yang lain yah
1.Aku berbeda
2.Kesayangan CEO Dingin
3.Pernikahan Upik Abu
__ADS_1
4.Cinta ketika SMA
5.Pangeran Vampireku