
Maafkan hamba lancang Baginda Kaisar hamba tidak ingin Nyonya Lin di hukum mati Baginda kaisar bagaimana pun dia adalah ibu hamba ,hamba tidak ingin kehilangan ibu hamba lagi kaisar,bagaimana pun ayah hamba membutuhkan seseorang untuk menjaganya karena hamba dan Selir Xue tidak berada di kediaman Lin lagi..mohon ampunan bagi Nyonya Lin Baginda kaisar...(Meilin memohon kepada kaisar sembari bersujud)....
Karena permintaan Permaisuri Wei maka hukuman mati tidak akan di laksanakan...
Maka keputusan akan di serahkan pada Putra Mahkota...
Terimakasih Baginda Kaisar hamba akan kembali ke Paviliun Emas sebentar lagi hari akan gelap hamba akan menyiapkan obat bagi Bahinda Putra Mahkota...(ucap Meilin sembari berlalu keluar)
Wah lihatlah betapa permaisuri menyayangi Nyonya Lin sedangakan nama nya sudah dipermalukan ucap salah satu tamu yang hadir....
Baik Baginda Kaisar hamba akan menerima perintah menghukum Nyonya Lin...
Pengawal pukul Nyonya Lin sebanyak seratus kali....
Laksanakan Baginda pangeran....
Sungguh pernikahan yang buruk bagaimana perasaan selir Xue di hari pernikahanya ibu nya mendapat hukuman...
Untung saja Permaisuri Wei memohon ampunan Baginda Kaisar bila tidak maka Nyonya Lin akan berakhir di hukam pancung...
Lihatlah anak kandung nya saja hanya menyaksikan keputusan Kaisar tidak berusaha memohon ampunan Kaisar...
Betul sekali ternyata kasih sayang anak kandun.,g dan anak tiri sungguh berbeda...
__ADS_1
Baiklah kita bisa melanjutkan pesta Perayaan Pernikahan ini silahkan menikmati makanannnya...
Kau terlalu membanggakan kedudukan mu Kakak maka akan ku pastikan dinakhir hidupmu kau akan menderita....(runtuk Xue dengan muka kesalnya)...
Baginda hamba akan mengabilkan makanan untuk Baginda...
Baginda ingin makan apa?(ucap Xue)...
Tidak perlu kelakuan ibu mu sudah membuatku sangat malu Selir Xue ...
Entah apa yang sedang terjadi sepertinya Pernikahan yang harusnya bajagia berubah menjadi bencana ...
Apakah keputusan ini adalah seuatu yang salah...
Bukankah menurut Permaisuri Wei kalian seperti saudara yang tidak terpisahkan bukankah Meilin mengganggap kalian seperti ibu dan adik kandungnya.?
Lalu mengapa ibumu berani memperlakukan Meilin seperti sampah yang harus di singkirkan..?
Selir Xue sekarang bawa saya kembali ke Paviliun emas saya tahu Meilin pasti sedang menanggis atas perlakuan kalian...!
Tetapi Bagida perayaan nya masih berlangsung hingga malam bagaimana kita bisa meninggalkan aula dengan tergesa-gesa...?
Mohon ampun Baginda Kaisar ..
__ADS_1
Ada apa pangeran Wei?
Maafkan hamba kali ini hamba lancang tetapi Baginda bisakah hamba kembali ke Paviliun Emas sepertinya hamba kelelahan dan dada ku sungguh sakit melihat Permaisuri ku di hina seperti itu....
Sebentar lagi hamba pun harus meminum obat sebelum Permaisuri Wei datang menghampiri hamba dan akan kesal ketika hamba tidak teratur minum obat....
Teryata Permaisuri Wei bisa kesal juga pergilah anakku tenangkanlah Permaisuri Wei...
Mentri Lin apa kau tidak keberatan karena perayaan ini untuk putrimu ...?
Hamba tidak keberatan Baginda Kaisar bahkan hamba sangat senang melihat putri hamba begitu di sayangi Putra Mahkota...
Baiklah Selir Xue bawalah Pangeran kembali karena kesehatanya adalah yang terpenting....
Hamba Permisi Baginda Kaisar...(ucap Xue sembari mendorong kursi roda suaminya)
Sayang apa kau tidak apa-apa..?
Namun tidak terdengar suara jawaban dari dalam...
Selir Xue bukakan pintu setelah itu segeralah kembali ke Paviliun Bunga...
Baik Baginda...
__ADS_1