
Tiba-tiba Meilin mencium bibir suaminya agar tidak mengatakan apapun...
Baginda sekarang waktunya Baginda mandi dengan air obat dan minum obat agar Baginda segera pulih....
Baiklah permaisuriku saya akan melakukannya...
Tok...tok ...tok
Ya sebentar....
Meilin pun menghampiri pintu...
Ketika membuka pintu Meilin tidak menemukan siapapun ...
Apa ini siapa yang mengantarkan surat ini...
"Kakak ini saya Xue saya sangat sedih bisakakah kakak menemaniku ke taman belakang aku tunggu sekarang..."
Xue kenapa dia tidak menyuruhku ke pavaviliun Bunga...'
Tapi saya tidak bisa kesana karena harus menemani Baginda ...
Tapi saya akan kesana di temani Ping....
Ping antarkan saya ke taman belakang....
Sesmpainya di taman belakang....
Tiba-tiba Meilin di serang oleh lima orang ..
Siapa kalian mengapa kalian berada di taman kekaisaran...
__ADS_1
Diantara kalian siapa yang bernama Permaisuri Wei..
Saya permaisuri Wei ada perlu apa kalian...ucap Meilin...
Sekarang semua serang Permaisuri Wei....
Tiba-tiba saja Ping melawan dengan jurus yang diam-diam dia pelajari dari para kesatria agar bisa melindungi orang yang menolong mereka,,mereka karena merasa nyawa majikannya terancam....
Tolong saya Penjaga disini ada penyusup tolong....ucap Meilin...
Tetapi dengan gesit salah satu bajingan itu menutup mulut Meilin ....
Nona ucap Ping...
Kalian sudah menyakiti Permaisuri....kalian harus menanggung akaibatnya...
Namun Ping kalah jumlah dari para Bajingan itu bahkan di depan Meilin mereka yang di pegang para bajingan itu Ping merwka siksa....
Bila kalian melepaskannya semua akan saya anggap selesai hentikan ini ucap Meilin menyaksikan Pelayannya di buat seperti wanita murahan mereka melakukan kelakuan bejat itu tidak hentikan ucap Meilin menanggis....
Berhenti jangan lakukan itu...para muka bajingan itu bisa Meilin lihat karena mereka sepertinya hanya para pengemis yang di bayar oleh seseorang untuk membunuh ku...
Jlebbb...
Tidak Ping ,kalian membunuh saudariku
ingatlah sampai kapan pun saya akan mencari kalian ....
Bukk... tiba-tiba lehernya di pukul agar Meilin pingsan...
Meilin terbangun esok paginya....dan di temukan oleh Yize ...
__ADS_1
Ahh...tolong ada mayat....
Para penjaga pun menghampiri suara itu mayat itu sangat mengerikan tubuhny tidak memakai baju bahkan mukanya rusak oleh luka yang sengaja dibuat agar tidak ada yang menggenalinya...
Nona Permaisuri bagun apa yang kau lakukan disini,mengapa mayat itu sangat menggerikan...
Yize ,mengapa saya disini Ping ...kamu dimana...
Ping apakah maksud Nona Ping adik hamba...?
Ya semalam dia ....tidak itu adalah Ping menunjuk mayat itu dengan segera Meilin menghampiri mayat itu...
Yize maafkan saya ,saya tidak bisa melindungi adik mu dia mengalami semua ini gara-gara melindungiku
Hiks...hiks...hiks
Meilin menanggis sejadi-jadinya...
Nona hamba yakin nona tidak bersalah...berusaha menenangkan majikannya itu walau melihat kondisi adiknya dengan kondisi mengerikan tak terasa air mata Yize pun ikut tumpah....
Meilin menangis sejadi nya karena kehilangan saudarinya itu....
Yize maafkan saya ,ping melindungi saya hingga dia bernasib sial kau bisa menghukumku Yize maafkan saya sembari menanggis....
Pengawal bawa pelayan yang mati itu dan siapkan pemakaman kehormatan karena dia melindungi Permaisuri Wei....
Permaisuriku berhentilah menangis saya akan menemukan dalang dari semua ini....
Tidak Baginda karena para Bajingan itu membunuh saudariku maka aku yang akan menyelesaikan ini...
Tapi kau harus istirahat keadaanmu masih lemah,istirahatlah...
__ADS_1
Tubuh Meilin bergetar hebat menyaksikan kejadian semalam...dan tubuhnya pun penuh luka karena berusaha melawan bajingan yang memegangnya....