Pangeran Lepaskan Aku

Pangeran Lepaskan Aku
Pengantin menyedihkan....


__ADS_3

"Bagaimana kakakku sangat di cintai oleh Putra Mahkota bahkan ketika upacara pun Putra Mahkota tidak melihatku sama sekali ,apa yang kurang dariku...(ucap Xue)"


"Kakakku lihatlah,ketika aku memasuki istana maka kebahagiaanmu pun akan berakhir ucap Xue..."


"Baiklah acara pernikahan telah dilaksanakan...."


" Terimakasih pendeta silahkan menikmati makanan yang telah di sediakan...."(ucap kaisar)..


$Baginda kaisar hamba merasa sangat tidak sehat hamba ingin kembali ke kamar dwngan Permaisuri,...


Apakah hamba bisa kembali ...?"


"Kau bisa kembali bila merasa tidak sehat ,tapi kembalilah dengan Selir Xue ..."


"Akhirnya kesempatan datang padaku(senyum jahat Lin Xue)...."


"Terimakasih Baginda Kaisar hamba akan membawa suami hamba beristirahat..."(uvap Xue)..."


"Tunggu sebentar Baginda Kaisar hamba punya permintaan lainya..."(ucap Wei)


"Apa permintaanmu anakku...?"


"Hamba ingin Permaisuri Wei ikut kembali dengan hamba karena sudah waktunyA membuat obat bagi hamba...!"


"Silahkan setelah selesai meminum obat kembali lah ke aula utama ini karena kau harus memberi salam kepada ayah mertuamu,kau sungguh beruntung karena kediaman Perdana Mentri mempercayakan ke dua putrinya untukkmu..."

__ADS_1


"Terimakasih Baginda hamba pamit...!"


Lin Xue pun mendorong kursi roda Pangeran Wei...,di ikuti pula oleh Permaisuri Wei di belakang mereka...


Setelah sampai di depan pintu aula yang sedikit sepi...


"Xue hentikan kursi rodanya..."(ucap Pangeran Wei)


" Baik Baginda,apa kau merasa kedinginan apa perlu hamba memanggil pelayan membawakan selimut hangat...!"


Atau apakah Baginda ingin minum air hangat biar hamba panggilkan pelayan membawanya...?(ucap Xue berusaha menariknperhatian Putra Mahkota)"


"Bukan itu ,sekarang berdirilah di sebelah kursi rodaku...!"


"Baginda hamba sangat mal...."


belum selesai Xue mengucapkan perasaannya tiba-tiba....


"Permaisuri Wei antarkam saya ke kamar kita,..."


"Keharmonisan yang sangat di paksakan ,saya tidak ingin ke kamar pengantin malam ini saya akan bersamamu Permaisuriku sayang..."


"Lin Xue merasa kesal bukan kepalang,serta malu karena Pangeran Wei mengucapkan hal itu di hari pernikahannya tanpa mempesilikan tamu dan para pelayan yang lalu lalang disana..."


"Dasar wanita jalang bagaimana dia bisa sangat di cintai oleh Putra Mahkota sedangkan dia tidak bisa memberikan keturunan padanya..."(memasang muka marah)

__ADS_1


"Bagaimana Baginda berkata demikian Baginda baru saja menikah seharusnya Baginda memasuki kamar pengantin yang hamba telah siapkan susah payah..(ucap Meilin)"


"Permaisuriku dari pertama kali saya menyetujui Pernikahan ini adalah karena dia adalah adik kesayanganmu,maka saya menerima pernikahan ini karena kau berkata dia adalah adik kesAyanganmu dan kau ingin dia berada di dekatmu,apa itu benar Permaisuriku..?"


"Memang saya berkata demikian tapi ini malam pertama kalian sebagai suami istri setidaknya masuklah ke kamar pengantin ...!"(ucap Meilin dengan nada marah)


"Permaisuriku cukup ,kali ini saya tidak akan mengikuti kemauan mu ini..!"(nada suara meninggi)


Tapi Baginda...


"Permaisuri Wei jangan membuatku marah kau hanya perlu mengikuti perintahku,"(mata seakan menyala)...


"Kakak ,maksudku Permaisuri Wei biarkan Baginda ke kamar kalian karena Baginda juga harus minum obat agar kesehatanya pulih,hamba bisa meminta pelayan mengantar hamba ke kamar pengantin..."


"Apa kau mendengarnya Permaisuriku selir Xue tidak keberatan saya bersamamu...!"


"Pelayan tolong antarkan selir Xue ke kamarnya ..."


"Baik Baginda.."


Meilin pun menuju kamarnya bersama suaminya...


"Lihatlah pengantin wanita yang sangat menyedihkan bagaimana di hari pernikahanya tetapi suaminya meninggalkan nya bahkan tidak ingin memasuki kamar pengantin...."(ucap salah seorang pelayan itu)


Benerapa pelayan yang melihatnya sempat berbisik di belakang Xue dan dia mendengarnya,ketika sampai di kamar pengantin ...

__ADS_1


__ADS_2