Pangeran Lepaskan Aku

Pangeran Lepaskan Aku
Kasih sayang Meilin....


__ADS_3

"Lihatlah pengantin wanita yang sangat menyedihkan bagaimana di hari pernikahanya tetapi suaminya meninggalkan nya bahkan tidak ingin memasuki kamar pengantin...."(ucap salah seorang pelayan itu)


Benerapa pelayan yang melihatnya sempat berbisik di belakang Xue dan dia mendengarnya,ketika sampai di kamar pengantin ...


"Sialan sepertinya kakak sangat di sayang Baginda Putra Mahkota bahkan ketika hari pernikahan Baginda tidak peduli padaku..."(sembari enjaruhka hiasan pada kamar pengantin)....'


"Selir Xue hamba Bao....boleh hamba masuk..."


"Masuklah..."


"Selir Xue apa anda baik-baik saja..."


"Bagaimana saya bisa baik-baik saja di hari pernikahanku Pangeran Wei bahkan tidak ingin memasuki kamar pengantin..."


"Bahkan sekedar mendorong kursi rodanya Baginda melarang dan menggiginkan Permaisuri sialan itu yang mendorongnya,sepertinya kehormatanku tidak berarti bagi Baginda Putra Mahkota...."


"Ini sangat menyakitkan Bao...(sembari menangis )"


"Selir Xue saya akan ke dapur menyiapkan teh untuk menenangkan kekacauan perasaan nona...(berjalan keluar menuju dapur)...


ketika Bao kedapur lalu masuklah Jili salah satunpelayan Xue selain Bao...


Memang Xue membawa ke dua pelayanya karena mereka sudah tumbuh bersama di kediaman perdana mentri....

__ADS_1


<"Selir Xue anda tidak boleh seperti ini kita akan membereskan Permaisuri itu jadi Selir Xue bisa menggantikanya..."(senyum jahat)


Kau memang pelayan yang paling mengerti saya(Xue membalas dengan senyum jahat)...


Sementara di dapur..


"Bao ucap Meilin..."


..."Hamba menghadap Permaisuri Wei..,.(uvap Bao sembari menunduk sopan)..."...


".Berdirilah Bao..jangan terlalu sungkan padaku bagaimanapun kita dulu bermain bersama dengan Xue ketika di kediaman perdana mentri..."


"Bao saya yakin Xue saat ini pasti merasa sangat kesal karena perlakuan Baginda berikan dia teh dengan campuran madu itu akan membuatnya merasa tenang dan berikan dia kue kacang ini saya tadi menyuruh pelayan saya membelinya..."


"Tapi ingat jangan biarkan dia tahu ini dari saya karena salah satu alasan dia marah juga karenaku..."


"Baiklah hamba permisi Permaisuri Wei.."


"Anda sangat perhatian Permaisuri Wei ucap koki di dapur itu..."


"Bagaimana pun Selir Xue adalah adikku ,saya tidak ingin dia merasa sedih karena perlakuan Baginda...."


"Pak Yu tolong buatkan juga sop jamur serta buatlah ayam bakar madu karena Xue sangat menyukai itu"

__ADS_1


" ketika telah matang langsung antarkan ke kamar Xue dan jangan berkata saya yang menyuruh membuatnya karena dia pasti masih marah padaku ...!""


"Baiklah permaisuri akan saya siapkan....!"


Kemudian Meilin menuju paviliun emas tempat Suaminya berada...


"Baginda apa kah obatnya sudah kau minum..?*


"Sudah Permaisuriku...!"


"''Baginda bagaimana bila kita makan di paviliun Mawar tempat Selir Xue berada nanti siang..."


"Karena nanti malam Baginda akan mengadakan perayaan penyambutan selir Xue di aula maka lebih baik Siang ini kita makan disana sepertinya koki memasak ayam bakar madu dan sup jamur kesukaanku dan Xue apa Baginda bersedia...?"


"Untuk apa kita kesana ,mengapa kau tidak meminta koki mengantarkan satu ke paviliun emas ..?"


"Baginda koki kekaisaran akan sibuk menyiapkan makanan untuk perayaan nanti malam jadi tidak biasa membuatkan banyak Baginda...!"


"Kemudian Baginda hamba sudah lama tidak makan bersama adik hamba Xue,hamba masih merindukanya jadi hamba ingin menggunjunginya..."


"Mengapa tidak kau saja yang kesana sendiri saya ingin istirahat...!"


"-

__ADS_1


Baginda bagaimana hamba ke kamar pengantin sendiri sementara ini hari pernikahan kalian...!"


",Meilin mengapa kau sangat ingin melemparkanku kepada wanita lain,apa salahku...?"


__ADS_2