Pangeran Lepaskan Aku

Pangeran Lepaskan Aku
Kenangan Permaisuri yang di cintai...


__ADS_3

Bao menanggis karena teringat pada Nona yang baik dan perhatian dan menjadi Bunga yang harum selama dia di Kekaisaran namun nasibnya sungguh tragis dan dendam yang sempat terkubur sedikit-sedikit kembali berkobar.


Bao maafkan aku karena membohongimu namun suatu saat aku akan membalaskan dendam kita dan kita akan kembali bahagia bersabarlah sebentar lagi runtuk Meilin di pikirannya.


Aku Turut bersedih untuknya ku dengar dia Permaisuri yang menakjubkan ucap Meilin pura-pura bertanya.


Yah dia sangat menakjubkan dan Harem di atur olehnya sangat tertib namun kini Harem diatur oleh Permaisuri Lin semua sangat kacau bahkan Baginda Putra Mahkota sakit pun Permaisuri Lin tidak peduli sejak Baginda dinyatakan sakit Permaisuri Lin hanya membuang-buang uang untuknya dan untuk Pangeran Kecil Kang dan bahkan Dayang Permaisuri Lin bebas keluar masuk 'Rumah Doll' nampaknya Jili sangat senang kesana ucap Bao dengan yakin.


Apa 'Rumah Doll'?


Bagimana seorang dayang kesana ?


Bukankah untuk masuk kesana harus memiliki uang yang banyak karena makanan disana pun mewah.


Dan yang memasuki 'Rumah Doll' hanya orang tertentu dan harus memakai baju yang mahal karena itu menunjukan status orang itu tanya Meilin .


Karena setau nya 'Rumah Doll' hanya untuk pejabat dan Nona Muda yang memiliki kedudukan tinggi karena tempat itu sering dijadikan pelarian dari para pejabat dan Nona muda yang mengginginkan kepuasan Seksual.


Itu adalah perlakuan khusus yang dulu di terima oleh Permaisuri Lin sebelum menjadi Permaisuri dan setelah jadi Permaisuri Lin dia masih mengunjungi tempat itu namun jarang dan swkarang yang lebih sering kesana adalah Jili dengan memanfaatkan kedudukan Permaisuri Lin dan Jili selalu memakai baju Permaisuri Lin untuk masuk ke 'Rumah Doll'.


Wah bukanya itu keinginan setiap wanita bermain dengan Pria cantik sembari makan dengan mewah?ucap Meilin.


Hamba tidak pernah menginginkan yang seperti itu Dayang Lin,karena itu sangat merugikan bila hamba mendapatkan uang lebih banyak lebih baik pergunakan untukbantu orang lain bisa juga untuk tabungan bagi anak-anak dengan mulai berbisnis ucap Bao.


Wah tujuanmu sangat mulia ucap Meilin.

__ADS_1


Dulu hamba melayani Permaisuri Lin karena itu hamba tau kebiasaan Permaisuri Lin dan Jili namun walau hamba melayani Permaisuri Lin hamba tidak menyukainya hamba dulu sangat ingin melayani Permaisuri Wei namun disisinya ada dua dayang dan hamba di suruh menjadi dayang Permaisuri Lin oleh Tuan Perdana Mentri.


Sejak kematian salah satu dayang Permaisuri Wei barulah hamba diminta menjadi dayang disisi Permaisuri Wei oleh Baginda Putra Mahkota dan hamba banyak mendapatkan pelajaran dari Permaisuri Wei tentang bagaimana hamba harus melihat kesusahan orang lain dan sikap Permaisuri Lin dan Permaisuri Wei pun bertolak belakang namun satu yang hamba sangat sayangkan bagaimana nasib Permaisuri Wei dan Permaisuri Lin bisa tertukar apa yang terjadi pada Permaisuri Wei harusnya baik dan Permaisuri Lin yang mengalaminya ucap Bao yang kembali meneteskan air mata mengingat Nona yang telah lama dia kagumi.


Dayang Bao jangan sedih apa yang menjadi kebenaran tidak akan selamanya bisa tertutupi sekarang kembalilah dan temani Dao-Dao dan Yize bermain di Taman ucap Ming Rong.


Baik Pangeran Kedua!


Bao pun berjalan keluar menyisakan ShinYe,Ming Feng,Ming Rong dan dan Meilin di Paviliun itu.


Jadi samapai kapan kau tak memberitahukan identitasmu Meilin atau harus ku panggil Permaisuri Wei yang sangat dirindukan dan dicintai banyak orang tanpa terkecuali ucap ShinYe.


Ya kau sangat di cintai bukankah lebih baik kau beritahukan identitasmu karena sepertinya para pelayan kesayanganmu dan anakmu sangat merindukanmu bukankah lebih baik kau beritahu mereka? ucap Ming Feng.


Jelas untuk sekarang lebih baik merahasiakannya sementara waktu.


Lalu apa rencana yang kau pikirkan karena diammu pasti baru saja kau menyusun rencana yang akan mulai menghancurkan dan menjalankan rencanamu ucap ShinYe.


Kau memang yang tak pernah salah menilaiku ShinYe.


Yah,aku akan mulai menyerang Jili namun dengan bantuan mu dan Bao ucap Meilin.


Apa rencanamu?


Apakah tidak memerlukan kami tanya Ming Rong.

__ADS_1


Tidak Pangeran Kedua kau hanya perlu duduk diam di Istana .


Dan Kau Kakakku sayang kau bertugas membawa Jili ke tempat yang ku tentukan .


Sementara itu berpura-puralah mengajak Bao dan Jili membeli obat ke Apotik de dekat tempat yang akan ku beritahukan nanti.


Aku akan membawa Permaisuri Lin ke sana biar dia melihat bagaimana bila orang terdekatnya menderita bahkan akan kehilangan nyawanya.


Baiklah bila Nona Meilin sudah menentukan begitu kami hanya akan mengikuti untuk diam di Istana ucap Ming Feng.


Ah ya satu lagi Pangeran Ketiga ketika rencana itu dilaksanakan saya akan mengirim Bao ke Istana dan mohon Pangeran Ketiga dan Pangeran Kedua dapat mengabulkan permintaanku ucap Meilin.


Baiklah!


Tidak!


Ucap mereka berdua bersamaan namun dengan jawaban yang berbeda.


Mengapa Pangeran Kedua mengatakan Tidak tanya Meilin bingung.


Jangan Lupa Like dan Tambah Favorit.


Mampir ke karyaku yang lain yah.


Makasih Reader.

__ADS_1


__ADS_2