
"Maafkan ibu sayang ibu tidak ingin kau terganggu dengan masalah yang ibu hadapi sehingga ibu menyuruh semua tidak membicarakannya padamu....!
"Ibu Shao tidak akan terluka seharusnya ibu memberitahukannya padaku ceritakan ibu ucap Shao memohon ...."
"Anakku sayang sebenarnya Ping sudah mati karena melindungi ibu ketika dalam bahaya..."
"Apa penyebabnya Ibu...?"
"Pada malam itu Ibu menerima pesan bahwa Selir Xue dan sekaligus bibimu ingin bertemu di taman kemudian Ibu mendatangi taman itu ketika Ibu kesana pada malam itu ...
"Ibu tidak menemui Selir Xue disana tetapi Ibu nyaris dibunuh bahkan hendak di lecehkan saat itulah Ping menolong Ibu dan melawan mereka sendiri sementara Ibu di pukul dan di ikat oleh para penjahat itu....!"
"Bukankah ada para pengawal kekaisaran yang di perintahkan Ayahhanda menjaga Paviliun tempat Ibu berada bagaimana mereka tidak bisa melindungi Ibu...?(ucap Shao)"
"Pada malam itu para Prajurit sepertinya di berikan obat tidur berupa dupa hingga mereka tertidur dan kejadian itu tidak dapat di hindAri karena sampai sekarang kasus itu belum bisa terungkap sehingga Ibu tinggal di Paviliun Roxi...!"
"Ibu apakah Ayah handa hanya diam melihat ini semua..?"
"Ayahmu tidak hanya berdiam diri sampai sekarang pun ayahmu sedang menyelidiki kasus ini bisa tetapi dalang dari semua ini sangat pintar menyembunyikan petunjuk,sehingga sampai sekarang belum bisa menemukannya...!"
"Ibu hamba Ming Shao berjanji akan mengungkap kasus ini hingga dalang sebenarnya akan menerima balasan yang setimpal itulah janji anakmu ini Ibu..!"(menunjukan nada tegas namun penuh kemarahan)...
__ADS_1
"Anakku jangan khawatir Ibu baik-baik saja selama kalian selalu di sisi Ibu, apaoun masalahnya akan Ibu hadapi sekarang mari kuta kembali ke Paviliun Emas kita akan makan bersama Ayah handamu..."
"Baik Ibu...!"
Sesampainya di depan Paviliun Emas....
Ketika Meilin membuka pintu Paviliun itu...
"Baginda apa yang Baginda lakukan mengapa mengatur meja makan sendiri kemana Bao dan Yize ...?"
"Selamat datang kembali Permaisuriku dan Anakku tersayang...!(menampilkan wajah yang sangat bahagia)"
"Ayah bisakah sifat aneh Ayah jangan di teruskan Shao sangat aneh melihatnya...!"
"Ayah kehamilan Ibu masih sangat lama bagaimana Ayah langsung mengatakan calon adikku Lelaki kita perlu menunggunya hingga dia lahir...!"
"Apa yang Shao katakan benar sayang kita harus menunggu hingga dia lahir...!"
"Baiklah kita akan menunggunya tetapi saya yakin calon anakku adalah Lelaki...!"(Ucap Ming Wei sang ayah)...
"Baginda maafkan hamba"..ucap Meilin!
__ADS_1
"Apa yang terjadi Permaisuriku mengapa kau minta maaf...?"
"Baginda hamba tidak ingin makan semua itu hamba hanya ingin bakpau daging dan teh hitam..."
"Permaisuriku apa kau akan baik-baik saja bila hanya memakan bakpau daging dan teh hitam...?"
Tenang saja Baginda hamba akan baik-baik saja Baginda bisa memakan semua makanan itu dengan Ming Shao...!
"Ayah tidak perlu khawatir mungkin Ibu tidak ingin makan semua ini hamba yakin calon adik hamba pasti kuat Ayahhanda...!"
"Baiklah anakku...!"
Setelah mereka selesai makan....
"Ayah Ibu hamba akan mengunjungi pemakaman Ping hamba masih tidak percaya dia sudah tidak ada..."
"Berhati-hatilah Ibu yakin para musuh yang berkeliaran kini mengincarmu anakku...!"
"Percaya padaku Ibu ...!"
"Anakku tolong kembalilah segera setelah kau mengunjungi makam Ping dan sampai kan rasa terimakasih Ibu padanya..!"
__ADS_1
Baik Ibu....
Jangan lupa Like dan tambah fav....