
Ya apa yang terjadi bukankah ini makanan yang kalian buatkan lalu mengapa harus menangis ucap Shao yang merasa binggung....
Maafkan kami Pangeran kami hanya merasa sangat terluka membayangkan Nona makan hanya bersama para tahanan...
Hamba tidak menyangka nona akan mengalami ini Pangeran ucap Bao....
Tenanglah kita akan mencari tahu kebenaran ini sekarang kalian makan lah karena kita memerlukan tenaga mencari petunjuk ini ucap Ran dan Rin bersamaan....
Terimakasih Pangeran Kecil....ucap Yize..
Sudah jangan kau pikirkan karena mungkin kedepannya masalah ini akan mengambil waktu kita semua maka kita harus bersiap....
Siap Pangeran Kecil ucap mereka serentak.....
Sore hari di Paviliun Bunga.....
Jili ayo iita bersiap menuju Paviliun Roxi kita harus melihat keadaan dari Kakakku tersayang ucap Xue dengan senyum jahat di wajahnya........
Mereka pun menuju Paviliun Roxi....
Sesampainya di dalam Paviliun nampak Meilin sedang termenung di ranjangnya....merenungi semua Perkataan sang Mantan suami ....
Yah Meilin merasa sang mantan suami tega menuduhnya tanpa mencari bukti dahulu....
Selamat Sore kakak ku sayang apa kakak menikmati menjadi tahanan di Kekaisaran ....?
Untuk apa kau kemari....?pergi kalian saya tidak punya urusan pada kalian....
Wah lihatlah Jili sepertinya kakakku sudah di buang oleh Suamiku karena menghianati pernikahannya....
Saya tidak pernah menghianatinya ....
Kakakku sayang jangan mengelak kau berselingkuh dengan Pengawal bahkan memiliki anaknya wah sungguh buah jatuh tidak jauh dari pohonnya kelakuanmu sama seperti Ibumu itu.....
Kau boleh menghinaku tapi tidak dengan Ibuku Xue harusnya kalian bersukur karena Ibuku mengangkat Ibumu jadi Adik baru bisa masuk Rumah keluarga Lin....bila tidak kau tidak akan berada di dunia ini Lin Xue....
Plak.. Xue menampar Meilin....
Berhati-hatilah Penghianat jangan menyinggungku karena nyawamu tidak akan selamat.....bahkan bayi yang kau kandung sangat menjijikan....
Jangan menyalahkan anakku dengan Baginda karena dia adalahbdarah daging nya dan merupakan Penerus di Kekaisaran....
Hahaha jangan bermimpi Penghianat bayi yang berada di perutkulah yang akan menjadi penerus sedangkan bayimu adalah calon Pengemis....
Jili pukul dia hingga lemas dan jangan biarkan dia bergerak kita akan menghukum seorang Penghianat....
__ADS_1
Baik nona....
Buk...buk....buk suara cambuk dengan kaitan besi kecil mulai memukul badan Meilin dan beberapa bekas cambukan itu membuat kulit Meilin ikut terbawa namun Meilin hanya meringkuk dan berusaha menyelamatkan sang anak di perut walau nyatanya badannya telah mengeluarkan darah segar akibat cambukan itu dan karena sakit di badannya Meilin hanya bisa pasrah agar sang anak tidak celaka....
Darah segar sudah bercucuran dan sakit di tubuhnya sudah tak bisa di tahan lagi hingga Meilin Pingsan....
Jili penghianat itu sudah pingsan mari kita keluar....
Nona apakah dia akan baik-baik saja....ucap Jili....
Jangan pedulikan dia....mereka pun pergi....
Menyisakan Meilin yang masih pingsan....
Malam hari di Paviliun Roxi....
Ahk....tidak...
Nona ...nona bangun ucap Bao yang bertugas mengganti baju sang nona....Bao sangat terkejut melihat keadaan Sang nona yang berlumuran darah dan pingsan....
Ahh Bao kapan kau kemari ucap Meilin yang baru saja bangun dari pingsannya....
Nona siapa yang melakukan ini apa yang terjadi nona ...?
Nona mari saya obati luka nona....
Ash pelan-pelan Bao...itu terasa sakit....
Sudah Bao ini sudah menjadi takdirku yang di cap sebagai penghianat asalkan anakku tidak tersakiti apapun pasti akan ku tahan....ucap Meilin sembari menenangkan Bao sang Pelayan....
Tidak nona tidak berhianat Permaisuri Xue lah yang berhianat...hamba akan memberitahukan pada Baginda Putra Mahkota hamba tidak mau nona terluka lagi....hiks...hiks....sembari berjalan menuju pintu paviliun Roxi hendak keluar setelah selesai mengobati dan mengganti baju sang nona...
Bao berhenti jangan katakan padanya walau bagaimanapu Baginda tidak akan peduli padaku karena mengganggapku penghianat ....ucap Meilin....
Tidak hamba akan memberitahukannya bagaimana Baginda bisa melakukan ini bukankah Baginda sangat menyanyangi nona bila Baginda tahu dia akan membebaskan nona....
Tidak Bao ini keputusan Baginda dan membiarkan Permaisuri Xue yang bertanggung jawab akan hukumanku....
Baiklah nona .....hamba permisi karena esok hamba harus menyiapkan makan pagi bagi Pangeran Kecil....
Baiklah Istirahat lah Bao ....
Ketika Bao pergi Meilin menangis terisak-isak ....
Hiks...hiks..hiks apa salahku mengapa aku mengalami ini bahkan suamiku tak percaya padaku....
__ADS_1
Anakku kau harus bertahan bersama Ibu yah sayang kita akan membalas semua ini kita harus percaya pada Kakak Ming Shao....dan ada saudari dan saudara kakak juga kita harus beryahan sayang ucap Meilin sembari mengusap Perutnya.....
Di Paviliun Merah...
Tok...tok...tok....
Pangeran Kecil apa hamba bisa masuk ucap Bao....
Namun tak terdengar oleh sang Pangeran namun gedoran yang kuat itu sukses membuat para pelayan dan dayang yang berada di ruang kiri dan kanan kamar sang Pangeran terbangun dan keluar....
Apa yang terjadi Bao mengapa kau tidak tidur mengapa mengganggu Panheran Kecil ucap Yize yang juga di angguki oleh para dayang dan pelayan disana....
Dan megapa kau menangis seperti itu Bao apa yang terjadi ucap Ran dan Rin yang merupakan dayang kembar di Paviliun Merah....
Ya apa yang terjadi bila tidak penting lebi baik kau kembali tidur ucap Choi.....
Ya apa yang di katakan kakak Choi benar bila bisa di tunda besok kau bisa katakan ketika Makan pagi karena Pangeran Kecil pasti kelelahan mencari kebenaran tentang Nona Meilin....
Ini oun menyangkut nona Meilin saya harus bertemu dengan Pangeran Kecil....
Baiklah akan saya buka ruangan Pangeran Kecil ucap Kepala Pelayan Hu Ling yang merupakan Ayah dari pelayan Choi dan Chou yang merupakan Kembar....
Pangeran bangun hamba Hu Ling....
Ada apa Hu Ling mengapa kau membuat keributan dan memnbawa mereka kemari....?ucap Shao....
Baginda Bao tadi menangis tersedu-sedu di depan Kamar Pangeran dia ingin bertemu Pangeran dan ini menyangkut Ibu Pangeran....ucao Hu Ling....
Apa Ibu...?
Apa yang terjadi pada Ibu Bao....ucap Shao dengan nada Khawatir.
Hiks ....hiks....hiks Pangeran nona ...ucap Bao terbata-bata dan membuatnya semakin terisak....
Bao selalu menangis sejak kembali dari Paviliun Roxi hingga sekarang sulot mengucapkan kata-kata hatinya seakan tersakiti karena melihat keadaan sang Nona....
Bao tenanglah apa yang terjadi berhentilah menangis karena bila kau menangis saya tidak mengerti ucapanmu...ucap Shao yang mulai kesal apapun yang menyangkut Ibu nya adalah sesuatu yang penting....
Pangeran ketika hamba melihat keadaan nona ke Paviliun Roxi....Hiks ....hiks...hiks...
Bao masih tetap terisak karena hatinya sakit bila mengingat kejadian yang dia saksikan tentang nonanya....
Bao tenanglah ceritakan dengan benar jangan berbelit-belit...dan ceritakan apa yang terjadi....ucap Shao marah....
Minta Like nya kalo sampai 300 author up 2 bab jangan lupa komen yah....
__ADS_1
Jangan lupa Like dan tambah Favorit yah....
Mampir ke karyaku yang lain yah....