
Baginda maafkan hamba bila lancang tapi hamba tahu Permaisuri tidak bersalah Permaisuri sangat baik ,Permaisuri tidak akan melakukan itu....ucap Bao dengan sedikit menanggis...
Bao apa yang kau ucapkan apa sebenarnya rencanamu bao mengapa kau membela Permaisuri sedangkan kau pelayan selir Xue....?
Baginda hamba berkata benar hamba sebelumnya kejadian itu hamba mengantarkan sebuah surat atas nama selir Xue yang ingin mengajak permaisuri bertemu di taman karena Selir Xue merasa kesepian dan mengiginkan bercerita dengan Permaisuri....
Apa,apakah yang kau ucapkan benar lalu dimana surat itu mengapa kau hanya diam ketika permaisuri di jatuhi hukuman....?
Baginda hamba tidak bisa mengatakannya karena Selir Xue akan menghabisi keluarga hamba....
Maka dari itu hamba tidak bisa bersaksi karena hamba tidak ingin keluarga hamba tiada...
Baiklah sekarang kamu datanglah ke Paviliun Roxi dan temani Ping dan Permaisuri dan mengenai keluargamu pengawal akan menjemputnya ke Paviliun Emas dan bekerja di paviliun Emas mereka akan jadi tanggung jawab saya mupai sekarang....
Bao kau akan menggantikan Ping sebagai pelayan di istana tapi ingatlah kau tidak boleh dekat dengan Selir Xue....
Baik Baginda....
Sementara di paviiun Bunga....
Jili apakah saya sudah menggoda....?
Nona sangat cantik hamba yakin Baginda akan tergoda dengan Nona...
Baginda Putra Mahkota datang Selir Xue...
__ADS_1
Baiklah kalian keluarlah saya akan makan malam dengan suamiku.....
Baik nona...
Ketika di ruangan Baginda hanya terdiam tanpa berkata apapun...
Baginda apa anda ingin minum arak dan mulai mengantuk ketika meminumnya....
Namun di sisi lain Selir Xue sudah memakai obat untuk menggoda Baginda namun melihat suaminya tertidur Selir Xue hanya bisa kepanasan lalu memanggil Pengawal di depan Pintu....
Pengawal masuk ke dalam dan kunci pintunya....
Setelah pengawal masuk tiba-tiba dia di kagetkan dengan baju selir Xue hampir saja terlepas..
Apa yang terjadi disini mengapa Baginda tertidur sedangkan Selir Xue terlihat sedang bergairah...
Ketika hendak keluar tiba-tiba sang Pengawal di peluk ...
Selir Baginda apa yang kau lakukan hentikan ini tidak baik hamba hanya Pengawal....
Tidak tolong saya saya merasa sangat panas dan kau dingin saya bisa menghangatkanmu jadi tolong saya kamu tenang saja saya akan pastikan ini tidak terungkap.....
Lalu mereka melalui malam yang panas hingga dini hari ketika merasa puas Xue pun sadar bahwa dia sudah melakukan hal menjijikan lalu melihat suaminya masih tertidur Xue pun melucuti baju sang suami agar perbuatannya tidak diketahui oleh istana dan berpura-pura dia melakukan dengan suaminya....sementara sang pengawal segera meninggalkan paviliun Bunga...
Keesokan pagi....
__ADS_1
Saya berada dimana apa yang ku lakukan sepertinya ketika meminum arak saya tertidur....
Lalu bagaimana Xue bisa berada di kasur saya sepertinya tidak melakukan apapun tapi kini mengapa saya bisa meniduri Xue itu tidak mungkin apa karena Meilin di pindahkan ke paviliun Roxi sehingga saya melakukannya dengan Xue....
Tidak mungkin saya akan keluar dan bertemu dengan Meilin....
Dengan segera Putra Mahkota menuju pavuliun Roxi disana dia sudah melihat Meilin lebih santai dan bisa bercanda dengan Yize dan Bao....
Hormat Baginda...ucap Yize dan Bao...
Kalian keluarlah saya ingin berbicara dengan Permaisuri....
Bagaimana keadaan mu Sayang apa kau sudah tenang..?
Hamba baik Baginda apa yang membuat Baginda datang ini masih pagi apakah Baginda tidak bekerja di kekaisaran...?
Maafkan saya Meilin...!
Apa yang Baginda maksud mengapa Baginda meminta maaf apa Baginda memiliki salah pada hamba...?
Tidak lupakan saja hanya saja saya tidak bisa melindungi Permaisuriku....
Niat sang Baginda ingin jujur dia urungkan karena dia takut membuat Meilin terluka....
Baginda apa yang terjadi mengapa Baginda seperti memiliki masalah Baginda bisa ceritakan masalahnya hamba akan mendengarkan....
__ADS_1
Tidak ada Permaisuri saya hanya merindukan Permaisuriku sangat rindu....tidur sendiri bagiku seperti kehilangan sosokmu Permaisuri saya rindu kemanjaan bahkan rindu pelukanmu....
Hamba juga merindukanmu Baginda....