Pangeran Lepaskan Aku

Pangeran Lepaskan Aku
Kejenuhan Putra Mahkota....


__ADS_3

"Baginda mengertilah ,hamba tidak ingin Baginda kelelahan karena sdua hari lagi anda akan menjalani upacara pernikahan dengan Lin Xue,...!"


"Permaisuriku berhentilah berkata tentang upacara pernikahan itu,memikirkanya saja saya sudah merasa lelah,membuat emosi tak terkontrol"


" Bagaimana Kaisar menyetujui pernikahan itu,karena aku hanya mengiginkan kau sebagaib permaisuriku,aku tidak pernah berharap memiliki selir apalagi calon selirku adalah adik dari Permaisuriku keputusan yang sangat tidak tepat...!""


"Baginda hamba tahu ,Baginda tidak menginginkan selir tapi Baginda bukankah Baginda harusnya merasa senang karena Baginda bisa memiliki selir yang cantik dan terkenal di kota karena dia adalah seorang penari terkenal ,bahkan pangeran dari negri tetangga mengiginkan nya sebagai selir..."


"Bila Baginda merasa lelah mintalah Xue menari itu akan membuat Baginda terhibur.."


"Cukup Meilin berhenti membicarakannya karena Bagiku yang harus selalu ada di sisi ku adalah permaisuriku dan bukan selir"(nada marah)"


"Maafkan hamba Baginda ,lalu apa keinginan Baginda hamba harap Baginda tidak membatalkan upacaranya karena bagaimanapun kehormatan adik hamba sangat penting karena ketika seorang wanita gagal menikah,maka gosip akan menyebar sangat cepat lalu adik hamba akan merasa malu "


",karena kegagalan menikah dan penyebab gagal menikah pasti akan jadi perbincangan yang mengerikanbukan hanya adik hamba yang hancur namun nama ku sebagai kakak perempuan akan terseret dan bisa membuat Baginda malu..."

__ADS_1


"Itu tidak akan terjadi Permaisuriku upacara pernikahan akan dinlaksanakan ttapi ingatlah Permaisuriku!"


"Selama Lin Xue menjadi selir jangan pernah mengharapkan cinta dariku dan jangan pernah berharap aku akan tidur denganya karena dengan selir Agung pun aku tidak pernah menemuinya begitupun yang akan terjadi pada Lin Xue"


"Namun aku berjanji selama mereka menjadi selirku,dan selama mereka tidak mengharapkan cinta dariku mereka tidak akan kekurangan makanan dan tidak akan kekurangan kekayAan namun mereka harus terima bahwa mereka tidak akan pernah mendapatkan cintaku "


"Karena hanya Permaisuriku yang berhak tidur dan mendapatkan cintaku itu adalah keputusanku dan tidak ada seorang pun yang bisa mencampuri kehidupan pernikahanku sekalipun itu adalah kau Permaisuriku '"


"Apa kau mengerti..?"( menahan amarah)


"Terimakasih Baginda hamba sangat bersyukur memiliki suami yang sangat mencintai hamba!"


"Maka ingatlah janji Baginda bahwa apapun yang terjadi kedepanya jangan pernah berhenti mencintai hamba,dan selalu percaya pada hamba,apa Baginda bisa memenuhinya"


"Tentu saja Permaisuriku aku berjanji akan percaya padamu dan selalu mencintai apapun yang akan terjadi"(sembari mencium bibir ranum milik istrinya itu)!

__ADS_1


Ciuman itu terasa sangat memabukan bagi dua indan itu...


"Baginda berhentilah sekarang kita ada di kereta kuda waktu yang kita punya mempersiapkan upacara itu tidaklah banyak,"


"Kita bisa melanjutkanya nanti malam walau tak bisa melayani seperti selama ini ,namun hamba janji seyelah luka di bahuku sembuh hamba jamin Baginda akan puas mengigat selama saya fokus pada masalah Tuan Rong hamba tidak memperhat8kan Baginda bahkan menemani Baginda makan hamba tidak bisa..."


"Baginda maafkan kelalaian hamba,hamba lalai sebagai istri Baginda"


"Baiklah akan aku maafkan dengan satu syarat..."


Hari ini jangan oernah membahas upacara pernikahan itu dan temani aku sehari ini,aku ingin membawamu bersenang-senang karena aku sangat yakin bahwa Permaisuriku kelelahan dan membutuhkan sedikit hiburan" * "


"Bagaimana menurutmu Permaisuriku sayang..?"


Tunggu lanjutanya jangan lupa tambah fav dan kasih Like

__ADS_1


__ADS_2