
"Apa kesalahan keluarga Rong..?"
"Ah pasti keluarga Rong akan hancur.."
"Ya itulah akaibatnya vbila memanfaatkan kedudukanya ..!"
Beberapa penduduk sedang sibuk membicarakan keluarga Rong sembari menunggu jalannya pengadilan di kekaisaran...
Pengadilan akan segera di buka silahkan permaisuri Wei dan Nyonya Rong memasuki ruangan pengadilan ucap salah satu penjaga di dalam ruangan pengadilan...
Waktunya masuk nona ucap Yize pada Meilin
_Baiklah mari masuk namun apa kau sudah baik-baik saja maafkan saya Yize karena rencana yang saya buat kamu harus terluka...!(wajah menyesal)"
"Jangan berkata seperti itu nona nyawa hamba tidaklah penting demi nona saya bisa melakukan apapun meski taruhanya nyawa hamba karena nona telah menyelamatkan hamba dan adik hamba bila hamba tidak di selamatkan oleh nona mungkin saya sudah tidak bisa hidup karena kedua orang tua hamba menjadi korban ketika ada pemberontakan di kekaisaran dan mereka mati oleh para pasukan pemberontak yang dengan kejam membunuh setiap keluarga bila tidak memberikan apa yang mereka inginkan bila tidak mendapatkan apapun maka anak-anak mereka di jual di pasar budak..,hamba bersyukur karena nona lah yang membeli hamba dan adik hamba ya awalnya hamba tidak peduli siapapun yang membeli hamba karena hamba sudah tidak peduli hamba merasa lebih baik mati ,namun ketika nona membeli kami berdua nona sangatlah baik,dan nona tidak pernah menyakiti hamba walau hamba hanya pelayan rendahan menggingat posisi nona saat ini hamba sangat berterimakasih nona..."
"Yizu jangan berkata seperti itu bagiku kau bukan pelayan namun aku mengganggap kau adalah saudaraku setelah Xue(senyum senang)"
"Sekali lagi hamba berterimakasih nona..."
__ADS_1
"Baiklah berhenti menggingat masa lalu ,sekarang mari kita masuk..."
Hormat pada permaisuri Wei ucap para petinggi...
Silahkan duduk kembali
"Hamba memberi hormat pada Putra Mahkota..!"
"Baiklah karena permaisuri Wei dan Nyonya Rong sudah memasuki ruangan mari mulai pengadilan ucap Pangeran Wei.."
"Pengadilan ini dilaksanakan untuk memberikan hukuman yang pantas untuk perdana mentri Rong karena telah memanfaatkan hak istimewanya dan memalsukan perhiasan lalu menjualnya kepada para putri dari negara lain,menurut para petinggi apa hukuman pengggal pantas bagi mentri Rong ucap Pangeran Wei..."
"Hamba keberatan "Baginda ucap perdana mentri Jang...
"Apa yang membuatmu keberatan mentri Jang..."
"Baginda menurut hamba perdana mentri tidak akan melakukan kesalahan itu menggingat keluarganya sangan terhormat bahkan hampir setwngah toko perhiasaan adalah milik mereka jadi bagaimana mereka bisa melakukanya,mohon berikan hamba bukti sebagai pertimbangan apa benar ini kesalahan mentri Rong..."
"Baiklah oengawal bawa perhiasan permaisuri dan bukti yang ditemukan di setiap toko yang dia jalankan..."
__ADS_1
"Kemudian bukti pun memasuki ruangan...
"Baik permaisuri tolong jelaskan bagaimana perhiasan ini palsu mereka terlihat sama ucap Wei..."
"Baginda perhiasan Ruby merah yang Baginda hadiahkan kepada hamba ketika ulang tahun Kaisar terbuat dari batu yang sangat kuat dan tidak akan mudah pecah dan hanya ada satu di kekaisaran karena Baginda menyiapkan desainnya sendiri ,namun perhiasaan Ruby yang yang di jual di toko mentri Rong mudah rusak bila menjatukan Ruby asli tidak akan pecah namun perhiasan mentri Rong sangat rapuh karena hanya menggandung batu Ruby 1% sisanya di campur dengan kaca ,maka ketika jatuh merwka akan pecah...!"
"Baiklah metri Jang apa sekarang kau perlu bukti lagi...?"
Hamba lancang Baginda, namun bukti itu tidak bisa menjadi alasan metri Rong di penggal Baginda hamba membutuhkan bukti lagi...!"
Baiklah mentri Jang masih tidak bisa percaya ,baiklah apa mentri lain juga memerlukan bukti lain...?
Perlu Baginda ,itu masih tidak cukup jadi bukti Baginda (ucap beberapa petingggi lainya)...
"Baiklah karena semua masih tidak puas,Permaisuri apa anda masih memiliki bukti lain untuk memberatkan mentri Rong..."?"
Ada Baginda...
Baiklah tunjukan....
__ADS_1
Maaf rada ngaco tapi tetep dukung yah jangan luoa tambah fav