Pangeran Lepaskan Aku

Pangeran Lepaskan Aku
Keinginan Jili...


__ADS_3

'Apa yang kau katakan dayang sialan.


Mengapa kau mengatakan kejahatan Lin Xue pada Meilinku ucap Sosok lelaki yang berada di belakang para tetua yang memang sengaja mengikuti rapat dan peradilan yang terjadi disana.'


'Putra Mahkota apa yang kau lakukan bukankah kau sedang dalam pengobatan bagaimana kau bisa disini anakku ucap Sang Kaisar.'


'Hamba menghadap Baginda Kaisar.


Hamba memang sedang pemulihan tetapi hamba merasa bosan hanya di kamar jadi hamba mengikuti rapat para tetua disini hamba malah mendapatkan sebuah berita yang mengejutkan dari dayang Permaisuri Lin ucap Ming Wei .'


'Baiklah sepertinya masalah ini menjadi rumit mungkin dayang itu hanya berbohong tentang Permaisuri Wei ucap Kaisar.'


'Tidak dia pasti memiliki bukti yang kuat.


Karena dia adalah dayang Permaisuri Lin .


Dia pasti sudah mengetahui seauatu karena yang bersama Permaisuri Lin sejak dia kecil ucap Ming Wei.'


'Karena ucapannya belum dapat dipastikan maka kita akan membuka lagi kasus Permaisuri Wei.


Untuk sementara datang ini akan ada dalam pengawasan Pangeran Kedua dan Pangeran Ketiga.'


'Rapat tentang peraturan Pajak yang baru akan kita tunda sementara.


Karena orang yang saya suruh untuk mengawasi perpajakan di Para Bangsawan dan Para Rakyak biasa belum bisa menemukan titik terang.


Silahkan para mentri dan para tetua semua bisa meninggalkan aula utama.'


'Terimakasih ' kami semua akan kembali bekerja ucap salah Satu Penatua.'

__ADS_1


'Untuk Kau nona Jili,Pangeran Kedua dan Putra Mahkota kita akan ke ruang kerjaku karena disana akan sangat aman karena terdapat Perlindungan Phoenix Air disana ucap Sang Kaisar sembbari berlalu dan memerintahkan Ksatria yang disisinya membawa Jili ke Ruang Kerjanya.


'Apa kau sudah merasa sehat Putra Mahkota '.


Ah apa kau sudah merasa menyesal telah menghancurkan Kakak Ipar?.


Namun selama ini kami membiarkan Kakak untuk menjaga Permaisuri Wei,tapi apa yang kau lakukan padanya kau menghancurkannya bahkan anak yang ada di perutnya tak kau pedulikan.


Aku peringatkan kau Baginda Putra Mahkota ketika masanya tiba kau akan sangat menyesal karena memperlakukan Permaisuri Wei dengan sangat menderita.


Ingat Putra Mahkota ketika semua terbuka maka kami semua akan selalu melindungi apa yang kami sayangi.


Kami takkan menyerah,bersiaplah menderita kembali Kakakku yang mempunyai pemikiran sempit ucap Ming Rong lalu meninggalkan Putra Mahkota menuju Ruang Kerja Kaisar.''


''Apa maksud Ucapan adik kedua.


Kesalahan apa yang aku lakukan dan apa maksud dengan kami akan melindunginya bersama' pikir Ming Wei.


Ketika mereka semua memasuki Ruang kerja Kaisar nampak warna biru laut mendominasi disana karena simbol Kaisar adalah' Phoenix Air'.


'Kalian para kesatria berjagalah di luar seperti biasa.


Para kesatria Sihir ikutlah berjaga dan bila ada yang datang baik itu Selir bahkan Ibu Suri sekalipun aktifkan mantra penghilang sementara apa Kalian mengerti ucap Sang Kaisar'.


Mereka pun duduk di kursi masing-masing ,hanya Jili yang duduk di bawah .


'Jadi sekarang katakan pada kami semua apa yang kau ketahui tentang Permaisuri Lin nona Jili ucap Kaisar'


'Maaf bila hamba lancang Baginda Kaisar.

__ADS_1


Sebelum saya mengatakan sesuatu hamba harap Baginda Kaisar ,Pangeran Kedua,dan Putra Mahkota bisa menjamin keselamatan hamba dan adik-adik hamba yang berada di tangan Permaisuri Lin ucap Jili memberikan Syarat karena dia tau bila semua terbuka bukan tidak mungkin kedua saudaranya selamat.'


'Kalian keluarlah ucap Sang Kaisar ucapnya pada Pengawal bayangan yang selalu ada disekitar Anggota keluarga Kaisar namun hanya untuk lelaki keturunan Kaisar.'


'Kami menghadap Kaisar ucap Kedua Pengawal bayangan'


'Kalian berdua selamatkanlah Kedua adik Jili yang berada si Paviliun Bunga mereka juga dayang disana bawa mereka ke tempat yang aman ucap Kaisar'.


Kedua Pengawal Bayangan pun pergi menjalankan Tugas mereka.


'Apa yang menjadi Syarat darimu sudah saya penuhi sekarang ceritakan apa yang kau ketahui tentang Permaisuri Lin ucap Kaisar'


'Terimakasih' Kaisar memang bijaksana ucap Jili'


'Tidak perlu memuji kau katakan saja apa yang kau ketahui kalau kau berniat menipu kami ingatlah aku sendiri yang akan membunuh kau dan adik-adikmu ucap Ming Rong yang mang sudah kesal .'


'Baginda sebelum saya mengatakan apapun saya pun ingin sesuatu ucap Jili kembali.'


'Berhentilah mencari alasan cepat katakan apa yang sebenarnya ucaping Wei yang juga mulai kehabisan kesabaran.'


'Kalian berdua tenanglah'


Ucap Kaisar yang menyaksikan emosi kedua anaknya sudah di ambang batas bila tidak di berhentikan maka bukan tidak mungkin dayang itu akan kehilangan nyawanya dan nyawa adik-adiknya.


Karena Kaisar mengetahui dengan jelas ketiga Putra nya akan selalu berselisih bila menyangkut Lin Meilin.


Apa kalian tidak menganggap ku ada biarkan dia mengatakan apa permintaannya karena bagaimana pun ini menyangkut Kakak Ipar dan Mantan Permaisuri Wei yang berhak memutuskan nya sekarang adalah saya ucap Sang Kaisar'.


Maaf kan Kami Ayah ucap Ming Rong dan Ming Wei bersamaan.

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan Tambah Favorit .


Mpir juga ke karyaku yang lain.


__ADS_2