Pangeran Lepaskan Aku

Pangeran Lepaskan Aku
Kasih sayang Putra Mahkota...


__ADS_3

Sayang apa kau tidak apa-apa..?


Namun tidak terdengar suara jawaban dari dalam...


Selir Xue bukakan pintu setelah itu segeralah kembali ke Paviliun Bunga...


Baik Baginda...


Lihatlah selir yang baru sangat tidak dicintai oleh suaminya..


Benar sekali bila saya di acuhkan di hari pernikahan betapa tidak berutungnya dia...


Saya sangat berharap seperti Permaisuri Wei dia sangat di cintai bahkqn di hari pernikahan suaminya dia selalu si hampiri Baginda Putra Mahkota...


Itu sudah pasti jadi kesayangan suami selain baik hati dia juga berani mengambil tindakan membongkar Korupsi dari Mentri Rong....


Yah benerapa tamu yang sedag jalan-jalan di sekitar paviliun Bunga menyaksikan kejadian itu...


Lin Meilin lihatlah kematianmu akan semakin dekat kau salah telah mendukungku masuk kekaisaran dan menjadikanku Selir...


Hanya aku Lin Xue yag oantas jadi permaisuri Wei...


Kau hanya jalang yang tidak mempunyai ibu....


Lihat saja kehormatan,kasih sayang dan cinta, serta emas dan perhiasan yang kau miliki akan jadi milikku...


Bahkan tubuhmu akan ku siksa agar kau lebih baik mati dari pada hidup ingat lah itu wanita jalang....(tertawa jahat)...

__ADS_1


Sayang kau dimana mengapa kau tidak menjawab panggilanku apakah ada yang salah jangan memendamnya sendiri bisakah kau ceritakan masalah yang kau hadapi sekarang....


Sepertinya saya mendengar suara Baginda Putra Mahkota...!


Tapi bagaimana mungkin...?


Bixi saya mendengar suara Baginda tolong hangatkan obatnya..


Beberapa kali Meilin memanggil Bixi namun tidak ada jawaban...


Meilin baru menyadari teryata pelayannya itu dia suruh mengabil obat yang ada si dapur untuk mengobati kemandulan yang dia alami...


Denga tergesa-gesa Meilin mengabil baju yang terbuat dari bahan handuklalu menghampiri suara itu..


Baginda ,bagaimana Bagida ada diaini mengapa tidak menemani Selir Xue ini adalah perayaan pernikahan Baginda!


Katena saya sangat tahu bagaimana rasanya di benci keluarga sendiri walau dia adalah ibu angkat ku...


Baginda tidak perlu khawatir karena hamba baik-baik saja hanya merasa kelelahan saja dan berendam dengan taburan bunga mawar dan minyak mawar agar pikiranku bisa santai dan lelah di badanku bisa berkurang..


Apakah Baginda ingin disiapkan air hangat ?


Hamba yakin Baginda pasti kelelahan menghampiri para tamu undangan bahkan mungkin masalah yang disebabkan oleh keluarga hamba...!


...Pemaisuriku saya ingin bertanya bila menurutmu Nyoya Lin seperti ibu bagimu namun mengapa dia berani membuat...


Keributan seperti itu apa benar mereka seperti ibu mu...?

__ADS_1


Bila benar seperti itu lalu mengapa tadi berani mempermalukan kau Permaisuriku..?


Baginda apa yang hamba katakan tenyang mereka sangat menyayangiku adalah benar bila mereka tidak menyayangi hamba pasti hamba tidak bisa seperti sekarang ini...


Apakah Baginda meragukan ucapan hamba...?


Baginda sudah bersama hamba lima tahun apa hamba pernah mebohongi Baginda...?


Bila hamba berbohong hamba bersedia di hukum Baginda..!


Jangan pernah mengatakan hukuman Permaisuriku,sampai kapan pun saya akan selalu mempercayaimu Permaisuriku sayang...!


Ini adalah janjiku..!


Terimakasih Baginda hamba sangat menyayangi dan mencintai Baginda...!( sembari mencium Pipi suaminya itu)


Permaisuriku apa boleh aku mendapatkan hakku sebagai suami ,sepertinya saya sangat merindukan kehangatanmu..!


Apakah luka Baginda sudah sembuh..?


Hamba tidak ingin membuat luka Baginda terbuka lagi karena bagaimana pun kesehatan Baginda sangat penting..


Tidak Baginda ini masih sore bagaimana bila malam nanti saja,hamba juga meridukan kehanggatan Baginda..


Tapi Permaisuriku...


Tiba-tiba Meilin mencium bibir suaminya agar tidak mengatakan apapun...

__ADS_1


Baginda sekarang waktunya....


__ADS_2