Pangeran Lepaskan Aku

Pangeran Lepaskan Aku
Penyerangan Kembali...


__ADS_3

"Bagaimana menurutmu permaisuriku sayang..?"


"Baiklah Baginda mari kita bersenang-senang.."


"Permaisuriku di depan ada perhiasan untuk wanita apa kau ingin melihatnya...?"


"Baiklah ayo kita kesana...!"


" Tangan meilin memilih sebuah hiasan rambut ,itu adalah tusuk rambut berwarna biru terang dengan hiasan manik-manik putih yang sangat indah ..."


Apa kau menyukainya Permaisuriku..?(ucap pangeran Wei)


"Ya ini sangat bagus,namun sepertinya ini sangat mahal.."


"Permaisuriku jangan berpikir bahwa kau tidak bisa memilikinya jangan lupa aku adalah Putra Mahkota terkaya diantara para pangeran jadi apapun yang membuat Permaisuriku bahagia itu harus dimiliki jadi ambillah permaisuri ku sayang...!"


"Baginda apa ini tidak berlebihan...?"


"Tidak ada yang berlebihan untuk Permaisuriku.."


Pelayan bungkuskan barang ini dan bawa ke kereta kuda ini 10 tael perak ...!"


"Baik Tuan...,terimakasih atas kedatanganya..!"


"Permaisuri kemana kita selanjutnya...!"

__ADS_1


"Baginda hamba ingin ke toko baju pria sepertinya mereka mengeluarkan model terbaru..."(meninggalkan pangeran Wei dan belari menuju toko pakaian..!"


"Pelayan tolong perlihatkan koleksi baju pria terbaru....,pilihkan baju yang berwarna biru terang ..."


Ini nona ini adalah koleksi terbaru kami..


Tolong bungkus baju ini dan kirim ke kereta kuda kami...!


"Meilin apa yang kau beli mengapa kau meninggalkanku di belakang...!"


$Baginda hamba membeli bajubuntuk Baginda dan warnanya sangat cocok dengan hiasan rambut yang Baginda belikan untukku..!"


"Kau memang yang terbaik Permaisuriku,aku sangat beruntung memiliki pendamping sepertimu..!"(mencium kening Meilin)


"Baginda sepertinya hati mulai gelap ,sepertinya kita harus kembali ke istana..!"


kereta kuda berjalan melalui setiap jalan menuju istana...


"Tiba-tiba sebuah anak panah melesat dan hampir menyakiti Meilin dan seketika putra mahkota melindungi meilin dan anak panah otu sukses mengenai dada pangeran Wei...."


Baginda apa yang terjadi mengapa Baginda melakukan itu ucap Meilin sembari panik dan menanggis ..Pak kusir segera menuju rumah tabib kekaisaran Baginda harus di selamatkan ,"


"Srek....srek...."


meilin pun merobek sebagian kain di lenggannya agar bisa menutup sementara luka Pangeran Wei "

__ADS_1


"karena luka yang di dapatkan Pangeran adalah gara-gara melindungi dirinya ..."


"Baginda tolong sadarlah ,Baginda hamba mohon sadarlah..."(ucap Meilin sembari menanggis tersedu-sesu...)


"Memang luka itu terbilang dalam dan membuat darah mengalir keluar sangat banyak...!"


"Baginda apa Baginda bisa mendengar saya..Baginda ayo bangun..."(berusaha membalut luka Pangeran Wei dengan baju Meilin)


Sesampainya di kediaman tabib istana...


"Tabib Jang saya Permaisuri Wei tolong buka gerbangnya..., ini keadaan darurat tolong saya...."


"Hormat permaisuri apa yang perlu hamba lakukan mengapa Permaisuri begitu tergesa-gesa..."


"Tabib Jang tidak ada yang yang perlu di jelaskan sekarang tolong angkat Baginda Putra Mahkota dia terluka di kereta kuda tadi kami di serang oleh para pembunuh yang ingin membunuh saya ..."


Kemudian Pangeran di bawa ke dalam rumah tabib Jang...


"Bagaimana keadaanya tabib Jang apa Baginda baik-baik saja tolong selamatkan Baginda apa yang tabib Jang butuhkan "


" saya akan suruh ksatria bayangan membawakanya tolong selamatkan Baginda (ucap Meilin berderai air mata)..."


"Tenanglah permaisuri Baginda hanya kehilangan banyak darah karena luka panah yang lumayan dalam..,hamba sudah menghentikan pendarahanya sekarang Baginda hanya tertidur karena obat yang saya berikan menhandung obat tidur agar pemulihan lukanya bisa maksimal,jadi permaisuri bisa istirahat di ruangan sebelah,biarkan hamba yang mengawasi Baginda ...!"


"Tidak tabib Jang...tidak Saya akan berada di sisi Baginda menemani nya hingga bangun tolong tabib Jang saya akan berada di sebelah Baginda..."

__ADS_1


Tunggu lanjutanya


__ADS_2