
Tunggu Baginda Kaisar sepertinya pernyataan Baginda harus di tarik karena selain Token ini hamba juga memiliki saksi yan bisa membuktikan kebenaran Token ini ucap Ming Rong kembali.
Baiklah persilahkan dia masuk ucap Kaisar.
Hamba Bao dayang dari Paviliun Emas .
Baiklah silahkan bicarakan apa yang kau ketahui tentan Token 'Rumah Doll' yang di miliki Permaisuri Lin ucap Kaisar.
Aoa tang di ketahui seorang dayang murahan seperti itu.l
Bisa saja Pangeran Kedua sudah bekerja sama dengan Dayang itu untuk menjebakku ucap Lin Xue.
Apa yang kau katakan Permaisuri Lin anggota Kekaisaran tidak akan membela orang yang salah ucap Ming Rong.
Kalian diamlah biarkan Nona Bao mberikan kesaksiaannya ucap Kaisar yang mulai kesal akan sikap anak dan menantunya.
Baginda Kaisar,Token itu memang milik Permaisuri Lin karena hamba pun dulu ikut ketika membuat Token itu.
Dan Jili juga ikut membuatnya.
Hamba dan Jili adalah dayang dari Permaisuri Lin sejak kecil .
Hamba dan Jili adalah dayang yang dibatur oleh Perdana Mentri Lin untuk melayani Permaisuri Lin.
Tidak aku tidak mengenalmu dan dayang murahan itu.
Aku tidak pernah memiliki dayang seperti kalian bisa saja Token itu hanya menggunakan namaku tapi aku tidak pernah memiliki itu ucap Lin Xue.
Mungkin nona melupakan satu hal Token itu juga dibuat menggunakan darah nona ke dua dan setiap Token memiliki cara pembuatan yang berbeda bila butuh pembuktiaan maka Token itu hanya bercahaya bila di pegang oleh pemilik nya lansung.
Bila Permaisuri tidak mengakui ya maka ketika di hancurkan tubuh nona pun akan kesakitan.
Seperti yang dinkatakan Nona Bao Token 'Rumah Doll' memang si buat secara khusus untuk jadi pembayaran di 'Rumah Doll' dan nominal yang terdapat di masing-masing Tiken berbeda juga tingkat transaksinya berbeda orang yang memiliki berbeda pula warna dan nominal yang terdapat disana ucap Ming Rong .
__ADS_1
Bagaimana kau mengetahui semua itu anakku ucap Kaisar.
Apa kau juga memiliki Token itu?
Hamba tidak berani membuat masalah dengan mempynyai Token itu .
Hamba hanya mengetahui dari para Prajurit yang memang sering menggunakan jasa dari 'Rumah Doll' ucap Ming Rong.
Jadi Permaisuri Lin apa kau masih bisa menyangkal bahwa itu adalah Token kepunyaanmu apa kau siap menerima akibat dari tak mengakui Token itu? ucap Ming Rong.
Tidak aku tetap tidak mengakuinya.
Karena itu bukan milikku.
Silahkan saja buktikan.
Baiklah .
Namun di lapisan selanjutnya ada sesuatu yang mengejutkan.
Hahaha lihatlah apa yang kukatakan itu bukan punyaku apa kau puas Pangeran Kedua ucap Lin Xue merasa menang.
Itu adalah kepunyaan Permaisuri Lin Baginda Kaisar ucap Jili yang kesal karena semua kesalahan harus dia tanggung sendiri.
Dayang kurang ajar setelah pembuktian itu kau masih yakin itu punyaku.
Bukankah bukti itu sudah jelas bahwa itu bukan punyaku.
Kaisar bagaimana seorang Permaisuri masa deoan Kekaisaran di fitnah.
Hamba mohon keadilan Baginda Kaisar hamba tidak ada hubungannya dengan masalah ini ucap Lin Xue menangis.
Baiklah Nona Permaisuri Lin karena kau tidak mau mengaku dan menanggung masalah ini maka jangan salahkan aku yang akan membongkar semua kejahatan yang kau lakukan Pada Permaisuri Wei dan kasus permainanmu dengan dia akan ku ungkap.
__ADS_1
Baginda Kaisar lapisan dalam Token itu spesial karena berasal dari ******** Permaisuri Lin ucap Jili.
Apa bagaimana kau masih memfitnahku jangan lupakan kau dulu hanya gelandangan yang di pungut Saudariku jadi jangan berani memfitnahku ucap Lin Xue keceplosan.
Kena kau Nona Kedua Lin runtuk Jili yang mang memutuskan tidak membela Sang nonaa karena bila dia sudah tidak tahan setiap kesalahan selalu di limpahkan padanya dan Sang Nona selalu benar.
Bila sekarang dia tak bisa membela diri setidaknya Sang Nona pun harus menanggung akibat dari sikapnya yang ingin menang sendiri begitulah pemikiran Jili.
Baginda Kaisar tadi Permaisuri Lin sudah mengatakan kebenaran diri hamba dan itu mbuktikan bahwa dia mengenal hamba dan Token itu memang miliknya ucap Jili yang memulai serangannya.
Apa yang dikatakan Dayang Jili mang benar berarti token itu milik Permaisuri Lin ucap Mibg Rong.
Sungguh Permaisuri yang memalukan bagaimana kau memiliki Token itu kau telahenjadi aib keluarga kekaisaran kau akan di hukum dua puluh kali pukulan pengawal lakukan hukuman itu adalah akibat ketika Seorang Permaisuri tidak memiliki malu bagaimana kau bisa berbeda dengan Permaisuri Wei hidupmu berantakan dan aku dengan bodohnya menuruti anakku yang bodoh itu dengan masukanmu ke Harem ku kira kau sama baiknya dengan Permaisuri Wei tapi nyatanya kau seperti wanita murahan yang mengunjungi temoat menjijikan itu ucap Kaisar murka.
Dan berikan hukuman mati bagi pelayang yang sudah mengunjungi tempat huna bahkan menyewa gigolo untuknya ucap Kaisar lagi.
Baginda hamba mohon maafkan hamba.
Hamba masih harus menghidupi adik-adik hamba mohon ampuni hamba.
Hamba akan menjadi dayang tang lebih baik mohon ampuni hamba.
Hamba juga akan menjadi saksi akan kejahatan yang dilakukan Permaisuri Lin pada Permaisuri Wei ucap Jili.
Seketika pendangan semua orang tertuju pada Jili karena mengtakan sesuatu yang mengejutkan tak ketinggalan Kaisar dan Ming Rong pun sama terkejutnya.
Apa yang kau katakan dayang sialan.
Mengapa kau mengatakan kejahatan Lin Xue pada Meilinku ucap Sosok lelaki yang berada di belakang para tetua yang memang sengaja mengikuti rapat dan peradilan yang terjadi disana.
Jangan Lupa Lije dan Tambah Favorit.
Mampir juga ke karyaku yang lain.
__ADS_1