
Baiklah Yize apa kau hanya akan membuatku malu atau akan membawaku ke aula Pesta....ucap Meilin
Baik nona saya akan antarkan nona kesisi Baginda Putra Mahkota dengan sangat hati-hati ....ucapnya Yize sembari menuntun sang nona menuju Aula...
Yang mulia Permaisuri Wei memasuki aula ucap pengawal yang berjaga di depan aula....
Selamat datang Permaisuriku ucap suami Meilin sembari menghampiri sang istri....
Terimakasih Baginda ....
Salam bagi Matahari kekaisaran hamba Permisuri Wei menghadap ucap Meilin....
Bangunlah Permaisuri Wei ....
"Selamat atas kehamilanmu Permaisuri Wei"
Dengan hadirnya calon penerus Kekaisaran semoga kedepannya Kekaisaran semakin maju dan semoga kehidupan kalian selalu berbahagia'
Terimakasih Baginda Kaisar....ucap Meilin dan suaminya bersamaan....
Permaisuri Wei dengan hadirnya penerus Kekaisaran maka saya menghadiahkan sebuah giok yang terbuat dari emas dan berbentuk phoenix maka kedepannya setelah dewasa dia akan menggantikan Putra Mahkota dan menjadi pimpinan para petinggi dan akan menjadi cahaya baru bagi Kekaisaran....
Terimakasih Baginda Kaisar....
Baiklah sekarang kita nikmati pesta penyambutan ini selamat bersenang-senang.....
Meilin dan suaminya sibuk bercengkrama dengan para pion penting di Kekaisaran....diikuti Yize yang mengikuti langkah sang nona kemanapun dia pergi....
__ADS_1
Yize kemarilah mendekat ...ucao Meilin....
Apa nona memerlukan sesuatu nona....
Ah tolong panggilkan Ming Shao sekarang mungkin dia sedang beristirahat di Paviliun Emas....
Baik nona..... ucap Yize....
Meilin pun kembali disibukan dengan obrolan dengan para tamu....
Yize menuju Paviliun Emas....
Karena di aula para dayang dan para pengawal sedang menikmati acara penyambutan penerus Kekaisaran sembari melayani dan mengawal para Petinggi dan keluarganya....
Itulah perintah Meilin agar para petinggi di layani dan di kawal para pengawal agar tak terjadi hal buruk ketika acara....
Baginda itu Ayah dan Ibu ayo kita menyambut mereka ucap Meilin dengan berbisik karena sang suami sedang berbicara dengan keluarga tabib Kekaisaran.....
Baiklah Permaisuri ku...
Tabib Jang saya harus menyambut ayah dari Permaisuri Wei saya permisi ucap pangeran Wei....
Baiklah Baginda ....
Jangan khawatir semua kebutuhan Permaisuri akan saya tangani....
Terimakasih Tabib Jang....Ayo kita kehadapan ayah Permaisuriku....
__ADS_1
Selamat datang ayah ucap Meilin memeluk Ayahnya...dan ketika hendak memeluk Ibunya sang Ibu mundur ke belakang...
Yah sejak kabar kehamilan Meilin sampai di kediaman Lin ibu tirinya itu sepertinya semakin membenci Meilin karena kebahagiaannya sempurna berbeda dengan sang anak Lin Xue....
Meilin pun mengetahui kebencian sang ibu....sehingga ketika dia ingin memeluk dan mendapati reaksi itu Meilin pun hanya tersenyum karena tak ingin sang Ibu malu lebih baik dia yang di katakan tak mempunyai sopan santun....
Selamat datang Ayah ucap Pangeran Wei kepada ayah istrinya itu...
Terimakasih Baginda Putra Mahkota....
Selamat atas kehamilan Permaisuri Baginda....
Ini adalah hadiah dari Keluarga Lin untuk Permaisuri Wei semoga keluarga Baginda selalu bahagia...
Terimakasih Ayah...
Baginda Putra Mahkota dimana Selir Xue mengapa dia tak terlihat di aula ucap Nyonya Lin....
Ah sepertinya Selir Xue belum datang Ibu mungkin sedang sibuk berhias....
Baginda pasti akan takjub dengan kecantikan Selir Xue hamba harap Selir Xue segera memberikan keturunan bagi Baginda....
Yah ucapan yang sengaja di ucapkan agar anaknya di perhatikan dan sengaja membuat Meilin merasa cemburu....
Jangan lupa Like tambah Favorit....
Mampir ke karyaku yang lain....
__ADS_1