
Ya karena Baginda kaget dan tak ingin mendengarkan penjelasan saya jadi Baginda terlanjur marah....
Dan ketika saya mendengar bahwa Lin Xue ingin menggugurkan kehamilanku saya pun kabur...
Hik....hiks..hiks apa kan jalanku salah Adik Feng-?
Tidak Kakak tindakanmu sangat bemar karena tidak ada seorang Ibu yang akan rela anakknya disakiti...ucap Ming Feng...
Tenanglah Kaka kau harus istirahat kita akan menghadapi semua bersama karena saya akan melindungimu mulai dari sekarang jadi jangan pernah berpikir kau hanya sendiri ...
Saya juga akan melindungi Kak Meilin bersama Kakak Kedua dan ShinYe..
Bagaimana keadaanmu Kakak ku tersayang ucap lelaki itu dengan rambut berwarna biru dan mata biru dengan jubah naga biru yang terukir di luarnya...
Aku baik bagaimana keadaanmu Ming Rong teryata kau sudah sangat tampan pasti banyak perempuan yang memujamu adik kecilku...ucap Meilin dengan Semangat karena tak percaya adik manjanya dulu sudah tumbuh dengan sangat tampan dan menjadi Ketua kesatria di wilayah perang dan sang kakak lah yang menjadi Wakilnya walau merwka terkenal sebagai pasukan yang tidak takut mati namun berbeda bila berhadapan dengan Meilin karena Meilin adalah Kakak yang mereka sangat Cintai ...
Ming Rong bergegas memeluk Meilin ...
Adik Ketiga hentikan tingkahmu Kak Meilin sedang sakit dan dia juga akan menjadi seorang Ibu takkan ku biarkan kau menyakiti keponakanku..ucap Ming Feng mengingatkan...
Kakak Kedua apa kau lupa anak itu juga keponakanku dan akan kujaga sampai kapanpun...
Ming Feng dan Ming Rong sibuk berebut ingin mbesarkan calon keponakannya...
Kalian berdua berhentilah kita akan membesarkan anak ini bersama dan kalian bantu saya mengurusnya dan menggantikan posisi Ayahnya...ucap Meilin menengahi pertengkaran antara dua saudara itu...
Jangan percaya pada mereka Nona mereka pasti merasa akan ada saingan baru memperebutkan tahta sebagai Kaisar ucap ShinYe yang memasuki kamar villa yang sudah disiapkan Ibu Asuh mereka selama di dalam peperangan...
__ADS_1
Apa kau mengatakan kami akan menyakiti seorang anak kecil demi berebut posisi Kaisar...?ucap Ming Rong ...
Itu tidak akan terjadi kami tidak ingin menjadi Kaisar karena sudah ada Kakak Pertama kami tidak menginginkan itu lebih baik kami berada di medan perang...tanpa memikirkan urusan Kekaisaran...ucap Ming Rong...
Kenapa seperti itu ?
Bukankah kalian berdua sudah lama di areea perang...ucap Meilin meyakinkan peryataan mereka...
Bukankah kalian harus memiliki ketirunan juga pasti calon Permaisuri kalian berdua sudah di tentukan oleh Baginda Kaisar...
Tidak kami sudah memiliki pilihan sendiri dan kami tidak alan menerima calon yang di berikan Baginda Kaisar...ucap Ming Feng ...
Kalian sudah gila...
Kaisar pasti akan menghukum kalian...
Karena keputusan Ayah dahulubsudah cukup membuat kami kehilangan orang yang kami cintai ucap Ming Rong...
Sudahlah sekarang Kekaisaran berbeda jadi lepaskan semua perasaan marah kalian ...
Kami sudah melepaskannya namun rasa sakit kehilangan orang yang kami cintai tidaklah mudah Kak ucap Ming Rong...
Ya apa yang di katakan Rong benar kami lebih baik melampiaskan semua pada musuh... ucap Ming Feng ...
Bisakah kalian berdua jangan berdebat ku rasa Nona membutuhkan istirahat kita harus keluar dan membicarakan tentang srategi selanjutnya dalam peperangan...
Baiklah istirahatlah Kaka kami akan keluar dan akan menemui mu esok...
__ADS_1
Baiklah kalian juga beristirahatlah setelah saya sembuh akan aku buatkan Sop ayam...kesukaan kalian...
Aku akan selalu datang kapanpun bila Kak Meilin menyiapkan makanan...ucap Ming Rong dengan nada khas manja pada kakak nya...
Baiklah Nona bisa membuat kab Sop Ayam tapi setelah kau sehat sekarang istirahat lah...
Baiklah Adikku yang cerewet...
Mereka bertiga pun berkumpul di kamar lain di villa lain...
Kalian berdua ceritakan apa yang terjadi bagaimana Meilin terluka bahkan nyaris kehilangan anakknya...?ucap Ming Rong dengan amarah yang sudah meledak...
Ini semua salah Permaisuri Wei ucap Ming Feng...
Bukankah Kakak adalah Permaisuri Wei...ucap Ming Rong...
Tidak kuni dia bulan Permaisuri Wei dan posisi itu sudah di gantikan Lin Xue...ucap Ming Feng...
Bagaimana bisa bukankah Ayah hanya mengutus Kak Meilin yang memasuki Istana lalu bagaimana perempuan nakal itu memasuki Istana...!?ucap Ming Rong
Itu berdasarkan izin Nona karena Meilin bercerita pada Ibu Asuh katanya Xue sangat merindukan Meilin dan ingin berada di dekatnya dan Tuan besar Lin berusaha meyakinkan Meilin kita tau bahwa Meilin sangat menyanyangi Tuan Lin dan apapun akan Meilin lakukan bahkah bila harus menyerahkan nyawanya pasti akan di turuti oleh Nona Meilin...ucap ShinYe...
Lalu bukanlah kita bisa membuat Lin Xue menerima akibat perbuatannya...ucap Ming Feng
Kita bisa melakukannya nun sekarang kita belum miliki bukti pasti karena beberapa hari lalu saya bertemu dengan Yize di Toko Obat dan dia mengatakan sesuatu yang mengejutkan...
Jangan Lupa Like dan tambah Favorit udah Author Up dobel yah ...
__ADS_1
,,,