
Terimakasih nona ucap salah satu ibu yang merasa sangat bahagia karena akhirnya anaknya mendapatkan makan dan minum...
"Maaf bu apa saya boleh bertanya siapa mentri yang memimpin daerah ini..?'
Maaf nona saya tidak bisa memberitahu nona karena mentri yang memegang daerah ini sangat bengis dan tak mempunyai hati mohon ampuni hamba nona..lalu ibu itu menghampiri anak-anak nya..
Meilin kembali menghampiri salah satu keluarga yang tengah menangis....
Maaf pak apa saya boleh bertanya..?
Silahkan nona apa yang ingin nona tanyakan..?
Siapa mentri yang memegang daerah sini mengapa keadaan desa ini sangat memprihatinkan..?
Kembali bapak itu kaget dengan pertanyaan Meilin,,,
"Maaf nona saya tidak dapat memberitahukan namanya ..?"
"Baiklah saya mengganti pertanyaanya"mengapa desa ini memperihatinkan setau saya setiap desa selalu di berikan uang rutin setiap bulan agar bisa membuat warga di kekaisaran makmur,lalu keman semua itu...?"
"Saya tidak mengetahuinya nona karena sudah lama sejak kami tidak mendapatkan apapun bahkan kami selaluberpikir bahwa desa ini adalah desa yang tidak di anggap oleh kekaisaran..permisi nona saya akan kembali.."
" Baiklah silahkan semua ucapan bapak akan saya ingat dan akan saya perhatikan lagi tenang saja saya akan membawa keadilan untuk kalian"
Bapak itu berlalu sambil tersenyum sinis seolah mengatakan "bahwa ia tak percaya ucapan meilin"..
__ADS_1
Lalu tabib pun datang,,"nona apa anda terluka apa sakit mengapa memanggil hamba..."
"Tidak tabib saya ingin kau mengobati warga yang disini sebaik mungkin dan berikan obat terbaik.."
"Baik nona..." akan saya laksanakan
"Kata-kata itu seperti petir di siang bolong mengingat smua pengeluaran untuk warga selalu meilin perhatikan setiap bulan tapi mengapa ada desa yang tidak mendapatkanya sepertinya ada yang tidak beres runtuk Meilin.."
Kemudian meilin menghampiri ping dan berkata"ping tolong kau beli kembali makanan dan anggur untuk perayaan masuknya selir Lin xue saya akan kembali ke istana nanti akan saya kirim kereta untuk menjemput "
"Baiklah nona" ucap ping sambil berlalu...
Kemudian meilin menuju istana untuk mencari tau apa sebenarnya yang terjadi kemana semua dana yang ia atur mengapa tidak sampai kepada penerima....
"Hemm silahkan lanjutkan pekerjaan kalian"lalu meilin pergi tanpa ekpresi...
Sikap itu membuat para pelayan heran
"apa yang terjadi mengapa permaisuri bersikap aneh..? ucap salah satu pelayan
" Sudahlah jangan berbicara mungkin ada masalah dalam perjalananya jawab salah satu pelayan lainya..."
Dengan ekpresi kesal lalu meilin menuju bagian keuangan yang memang tidak jauh dari paviliun emas....lalu membuka pintu dengan kencang...Brakk....
__ADS_1
Gebrakan pintu sempat membuat para pekerja kagetlalu berlari menuju pintu....
"Maaf permaisuri mengapa anda terlihat marah apa kami melakukan kesalahan ucap salah stu pekerja...?"
" Sekararang kalian keluarka catatan pengeluaran untuk warga 1 tahun terakhir cepat ucap meilin dengan nada marah"
"Baik permaisuri akan kami siapakan "
"Baik siapkan dalam sehari setelah siap panggil saya mengerti...?"(nada marah) sambil berlalu...
Meilin kembali ke paviliun emas dan duduk di meja sambil memainkan makanan yang telah di siapkan sembari berpikir dan bertanya kemana dana yang telah disiapkan kekaisaran ....(sambil melamum)
" Apa yang mengganggu pikiranmu permaisuriku tercinta..?"
Tepukan di pundak Meilin sukses membuat meilin kaget
"Tidak baginda hamba hanya sedang berpikir..."
"Apa yang kamu pikirkan permaisuriku..?"
" Tidak ada baginda,maafkan hamba tidak memberi hormat ucap meilin " pada suaminy
" Katakan permaisuriku apa yang kamu pikirkan mengapa sampai melamun"....
Apakah meilin akan memberitahukan semuanya....
__ADS_1
Tunggu dan jangan lupa like sama vote...