Pangeran Lepaskan Aku

Pangeran Lepaskan Aku
Kebenaran dari Yize.....


__ADS_3

Kau hanya perlu memberitahukan semua berita yang ada di luar padaku tapi jangan sampai orang lain tau selain pengawal dan dayang Paviliun Emas kau juga bisa memeritah pengawal dan dayang di Paviliun Emas mulai sekarang dan mereka akan menurutimu....


Bagaimana nona ...?Bagaimana saya bisa melakukan itu....saya pun sama seperti mereka hamba dayang nona....


Tidak kau bukan hanya dayang tetapi kau Saudariku....


Mereka mengetahui itu dan mereka tidak akan berhianat...


Baik nona akan hamba laksanakan perintah nona....


Paviliun Merah....


Tok...tok....hamba Yize menghadap Pangeran Kecil....


Masuklah Yize kalian semua keluarlah ada yang ingin saya sampaikan pada Yize saudariku ucap Shao....


Apa Saudari? Pangeran Kecil dia hanya seorang pelayan tidak bisa menjadi saudari Baginda ucap kepala Pelayan di kediaman Merah....


Ya memang dia bukan Saudari Kandungku tetapi Ibuku selalu berkata walaupun itu Pelayan atau dayang anggaplah dia sebagai Saudari dan Saudaramu karena hubungan saudara sangat penting dan sebagai gantinya Kasih sayang yang akan kau dapatkan ....


Bukankah itu juga yang kulakukan pada kalian semua apa pernah saya menganggap kalian hanya sebatas dayang dan Pelayan ....?


Bukankah saya pun berlaku sama kepada kalian Kepala Pelayan....?


Itu benar Pangeran Kecil....


Baiklah lebih baik kalian keluar sekarang....ucap Shao dengan nada tegas.....


Kami permisi Baginda....


Para dayng dan pelayan Paviliun Merah pun Pergi....


Baginda hamba ingin menyampaikan pesan dari Ibu Pangeran tapi bila di istana terlalu berbahaya mengingat bahkan tembok pun punya telinga bisakah kita keluar sebentar ke pemakaman Ping setidaknya dan ini kotak titipan dari Nona hamba harap Pangeran Kecil simpan dahulu ....


Ming Shao pun menyembunyikan di lemari rahasia yang memang sengaja dia siapkan .....


Baiklah Yize kita keluar ....


Baik hamba akan siapkan bunga untuk kita bawa ke Pemakaman Ping...


Sepuluh menit kemudian....


Pangeran Shao bisa kita berangkat sekarang....?ucap Yize


Baiklah Yize.....ayo berangkat


Sesampainya di Pemakaman....


Apa kabar adikku sayang taukah kau sekarang nona sedang tertimpa masalah berat ...?


Adikku tolong doakan kami agar bisa melalui ini maafkan Kakak masih belum bisa menemukan pelaku penyebab kematianmu tapi kakak janji akan segera menemukan pelaku yang membunuhmu dan dalang yang menyebabkan nona terkena masalah....ucap Yize sembari menangisi nasib sang adik.....


Ping tenanglah disana kami akan menyelesaikan semua masalah ini....ucap Ming Shao....


Jadi Yize katakanlah apa yang di ucapkan Ibuku....?


Baginda di dalam kotak Kuning tadi Nona berkata disana ada petunjuk tentang awal mula semua masalah ini hamba 0un tidak tahu isinya namun Pangeran Shao apakah kau memiliki kunci untuk membuka kotak itu.....?


Saya belum tahu karena saya belum tau cara membukanya tapi pasti akan ku cari tahu....


Apakah hanya itu yang Ibu ingin sampaikan..?ucap Shao...


Ada satu hal lagi Pangeran Shao....


Nona berkata untuk mengganti semua dayang dan Pengawal di Paviliun Merah dengan dayang dari Paviliun Emas....


Mengapa harus menggantinya...?


Mereka kepercayaanku ...?


Mungkin nona hanya Percaya pada para Pengawal dan dayang di Paviliun Emas.....


Pangeran dayang di Paviliun Emas hanya hamba dan Bao Pangeran bisa meminta kami berdua sebagai dayang Pangeran Shao....

__ADS_1


Pengawal di Paviliun Emas hanya lima orang dan satu diantaranya adalah Kesatria bayangan yang sudah lama menjaga nona tetapi saat ini dia sedang di tugaskan Nona memcari tabib terhebat yang membuat obat mandul yang di berikan pada nona sejak berada di kediaman Mentri Lin....


Apa obat mandul...?


Ya Pangeran Shao penyebab nona selama lima tahun tidak memiliki keturunan adalah karena diberikan obat dan Baginda Putra Mahkota juga sudah lama mencari tabib yang membuat obat itu.....namun belum menemukan hasil...


Mengapa Ibu tidak memberitahukan semua dari awal apa bagi Ibu saya tidak penting Yize ucap Shao dengan nada marah....


Pangeran Shao tenannglah nona tidak memberitahukannya karena nona tidak ingin menggangu pelatihan Pangeran....


Pangeran tolong tenang karena masalah sudah seperti ini kita harus hadapi semua ini demi nona....


Dan satu lagi Pangeran hamba juga sering melihat Permaisuri Xue bersama seorang Pengawal yang kemarin menjebak nona mereka melakukan hubungan terlarang Pangeran dan hamba tahu anak yang di kandung Permaisuri Xue itu bukanlah anak Baginda Putra Mahkota .....


Mengapa tak kau beritahu Ayah itu bisa membuat Ibu bebas Yize ...ucap Shao marah....


Pangeran dengarkan hamba bila hamba mengatakannya secara langsung tanpa bukti yang pasti apakah hamba akan di dengarkan....?


Tidak Pangeran Shao hamba tau ini salah tapi bila sembarangan mengatakan kebenaran yang tidak memiliki bukti maka hamba yang akan di penggal karena Permaisuri Xue sangat pintar menyembunykan nya....


Pangeran selama hamba disisi nona ....nona selalu berkata tidak baik menuduh sembarangan tanpa bukti pasti karena bila sembarangan menuduh maka akan berujung masalah yang lain....


Baiklah saya mengerti sepertinya masalah ini tidak sederhana Yize pasti Permaisuri Xue memiliki dukungan dari orang yang kuat....


Hamba tau bahkan nona pun yakin dalang dari semua masalah ini tidaklah mudah di hadapi tetapi Pangeran kita harus mencari dalang dari semua ini.....


Agar nona bisa hidup bahagia dan mendapatkan apa yang menjadi haknya....


Itu benar Yize tapi siapa dalang nya apa kesalahan yang Ibu lakukan hingga mereka berbuat seperti itu....


Alasan terbesarnya adalah karena Nona adalah Permaisuri yang baik hati ..cerdas..dan penanganan masalah tepat nona bisa melakukan lebih dari para Permaisuri sebelumnya....


Baiklah kita akan mencari tahu kebenarannya.....


Baiklah kita kembali ke istana....


Sesampainya di Istana....


Pangeran bagaimana cara menyampaikan perintah nona apakah para dayang dan Pengawal di Paviliun Merah jadi di ganti ...?


Yize panggilkan Kepala pelayan dan Kepala dayang bioa ada di dapur....


Baik hamba permisi ke dapur akan menyiapkan makanan untuk nona....


Di dapur....


Kepala dayang Chou dan Kepala Pelayan Choi Pangeran Shao meminta kalian ke Paviliun Merah....


Baiklah tapi bagaimana dengan masakan yang akan di sajikan untuk Pangeran Shao....


Jangan Khawatir akan hamba siapkan dan akan hamba bawakan ke Paviliun Merah dengan Bao....


Ayo adikku ucap Choi sang kakak ....


Baik Kakak....


Di dapur Yize dan Bao sedang menyiapkan makan untuk sang Pangeran Kecil.....


Sementara di Paviliun Merah....


Pangeran kami menghadap ucap Choi dan Chou secara bersamaan...


Masuklah....


Ada perlu apa Pangeran memanggil kami....?


Choi dan Chou kalian sudah bersamaku sejak di angkat anak oleh Ibu....


Ya Pangeran....dan selamanya Pangeran akan selalu menjadi tuan kami ucap Chou.....


Baguslah saya akan menambah dayang dan Pelayan serta pengawal di Paviliun Merah....


Apa Pangeran akan mengganti kami berdua...?ucap Choi...

__ADS_1


Tidak kalian akan tetap bersamaku saya hanya merasa bahwa para pelayan dayang dan pengawal di Paviliun Emas tidak memiliki pekerjaan mereka bisa bekerja di dua Paviliun karena Ibu sedang tidak ada.....


Baiklah Pangeran....


Satu hal lagi mulai sekarang kalian harus berteman karena mereka adalah titipan Ibu disini ....


Apa ...? Bukankah Ibu Pangeran sedang di hukum bukankah terlalu berbahaya bila mereka bersama kita hamba yakin Permaisuri tidak salah tetapi apakah ini harus kita lakukan Pangeran....?Ucap Choi....


Bukankah kalian percaya Ibuku tidak bersalah maka Para Dayang dan Pegawal dan Pelayan di Paviliun Emas yang mengetahui semua petunjuk tentang Ibu....


Bila ini adalah keputusan Pangeran kami akan ikuti ...tetapi Pangeran bukankah Bao adalah dayang dari Permaisuri Xue bagaimana dia bisa bersama dayang Paviliun Emas....


Ya dia adalah dayang Permaisuri tapi dia juga merupakan dayang Ibuku....


Apa kita bisa mempercayainya...?ucap Chou....


Bao berada di pihak kita walau sesekali dia di jadikan dayang pengganti bila Jili dayang Permaisuri Xue sedang ada urusan...


Baik kami akan menyiapkan baju untuk para dayang dan para pengawal dari Paviliun Emas agar dia bisa bekerja di dua Paviliun....


Jangan kalian bantulah Yize dan Bao menyiapkan makanan di dapur yang akan menyiapkannya adalah kalian dayang Rin dan Ran siapkan baju berwarna kuning karena itu adalah syarat bekerja di dua Paviliun....


Baik Pangeran ucap Ran dan Rin bersamaan....


Paviliun Bunga....


Jili bukankah rencanaku berjalan sempurna akhirnya saya menjadi Permaisuri dan semua kemewahan dan Kasih sayang Baginda Putra Mahkota takkan terbagi hahahah ucap Permaisuri Xue dengan tawa yang menyiratkan bahwa dialah yang akan jadi Sang Kesayangan Suaminya dan akan menggantikan posisi sang Kakak.....


Nona memang sangat beruntung Selamat atas diangkatnya Nona menjadi Permaisuri....


Namun mengapa Baginda tidak memberikan namanya pada nona....?ucap Jili....


Jili sekarang nama tidak Penting kita hanya perlu melahirkan anak ini maka Gelar Permaisuri Wei akan menjadi milikku saya akan memintanya sebagai hadiah atas kelahiran Putranya....


Namun kini waktunya membalaskan dendam yang lama tersimpan karena sekarang Baginda pasti akan memilihku dan takkan peduli Pada Mantan Istrinya yang sangat malang...


Hamba akan mengikuti Permaisuri Xue ucap Jili karena dia oun memiliki dendam yang lain pada Sang Kakak dari Nona yang dia layani itu....


Di Paviliun Merah....


Pageran makanan sudah siap kami akan menyajikannya ucap Choi yang berjalan sembari membawa makanan itu ke tempat Pangeran Shao....


Setelah tersedia Yize dan Bao ingin pergi karena bagaimanapun tidak mudah berbaur dengan Pelyan dan Dayang dari Kediaman lain ....


Yize dan Bao kalian mau kemana...ucap Shao...


Maaf Pangeran kami akan makan di Paviliun Emas kami masih belum terbiasa makan di tempat lain dan kami juga akan mengantarkan makanan untuk Nona Meilin....ucap Yize...


Tidak perlu saya sudah menyuruh Ran dan Rin mengantarkan makanan pada Ibu....


Jadi kalian berdua duduklah disini bersama kami ucap Shao...


Tetapi Pangeran ucap Bao...


Apa kalian ingin melawan Perintah Tuan kalian sekarang ucap Shao meninggikan suaranya....


Tidak Pangeran....ucap Bao dan Yize bersamaan....dan duduk di meja makan dimana Choi dan Chou beserta Ran dan Rin sudah duduk disana....


Ya rasa yang sunggu aneh ketika makan bersama Pelayan dan Dayang lain karena biasanya mereka makan dengan Permaisuri Wei....inilah kebiasaan yang harus Bao dan Yize jalani mulai sekarang karena peraturan Kekaisaran tidak memperbolehkan Tahanan makan bersama dayangnya setinggi apapun dulu Posisinya para tahanan hanya bisa makan bersama dengan tahanan itupun melalui Ruang makan yang disediakan Khusus ....


Seketika tangis Yize dan Bao terdengar walau hanya berupa tetesan bening di pipi mereka tanpa bersuara....


Mengapa kalian menangis ucap Ran yang sukses membuat yang menikmati hidangan di meja itu ikut terhenti....


Ya aoa yang terjadi bukankah ini makanan yang kalian buatkan lalu mengapa harus menangis ucap Shao yang merasa binggung....


Maafkan kami Pangeran kami hanya merasa sangat terluka membayangkan Nona makan hanya bersama para tahanan...


Hamba tidak menyangka nona akan mengalami ini Pangeran ucap Bao....


Jangan lupa Like dan tambah Favorit....


Mampir ke karya ku yang lain yah....

__ADS_1


Minta Like nya yah kalo sampai 100 nanti author keluarin 2 bab....


__ADS_2