Pedang Filsafat

Pedang Filsafat
Jalan 1000 mil selalu dimulai dengan Langkah Pertama.


__ADS_3

Di sebuah desa yang tenang, jauh di pelosok provinsi Sinnan, dengan pemandangan yang asri , sungai mengalir jernih menemui garis pantai.


Tampak anak anak kecil bermain air , mandi di air yang mengalir tenang. Sekitar 8 anak laki laki dan seorang anak perempuan .Mereka berusia sekitar 12 tahun sampai 13 tahun. Kecuali seorang anak perempuan yang berumur 9 tahun.

__ADS_1


Usia mereka adalah usia menjelang memasuki ujian masuk sekolah beladiri, bisa dibilang bermain air adalah latihan tersendiri bagi mereka .Melatih pernafasan, dan tentu menyesuaikan jiwa silat mereka , yaitu jiwa silat air. Hampir kebanyakan anak anak keturunan nelayan di pantai adalah jenis air. Mereka mulai memahami jiwa silat mereka sesuai masa Aqil Baligh mereka, saat mereka mulai bisa berpikir mandiri. Kecuali gadis kecil di sana , meskipun dia masih berusia 9 tahun, dia sudah mengenal jiwa silatnya saat umur 7 tahun, dan mengasah latihannya sesuai jiwa silatnya. Mungkin itu yang disebut sebagai jenius beladiri. Namanya Yun Xi.


" Kak Yan Ri...... , ayolah kau juga turun ke sini , untuk bermain.... " .Serunya ke satu satunya anak laki laki berusia 12 tahun yang tidak turun ke air.

__ADS_1


Anak itu bernama Yan Ri, ayahnya hanya seorang pegawai sipir penjara di ibu kota. Bukan penjara biasa, tapi sebuah penjara khusus menampung para tahanan politik atau pejabat yang tersandung sebuah kasus. Karena itu bisa dibilang semua tahanan di sana adalah tahanan terdidik, yang memiliki kemampuan akademis sangat baik.


Terkadang saat mereka senggang, para tahanan saling melempar balas puisi. Tentu puisi puisi tingkat tinggi yang bahkan bisa membuat kaisar kagum. Yan Fei, ayah Yan Ri, selalu mencatat puisi puisi itu untuk dipelajari putranya. Jauh di dasar lubuk hati Yan Fei, dia ingin putra nya menjadi pembelajar yang cerdas. Setidaknya nasibnya tidak seburuk ayahnya yang hanya menjadi sipir , sebuah tingkatan pegawai lapis ke 10 .Tingkatan terendah dalam tingkatan pemerintahan. Apalagi Yan Fei tahu anaknya tidak cukup berbakat dalam belajar ilmu silat Fisik yang lemah, jalur meridian yang tidak terhubung secara utuh juga membuat kesulitan tersendiri. Setiap memulai kultivasi, Yan Ri tidak bisa memutar energi genap satu putaran. Di dunia persilatan, tingkatan seorang pesilat dihitung dari kemampuan memutar energi dari bernafas, menarik udara di paru paru, membakar energi di perut, lalu mengalirkan energi sesuai aliran darah, jika bisa genap memutar satu aliran darah besar dan aliran darah kecil, disebut sebagai satu lingkaran. Pendekar tingkat langit bahkan mampu menghembus satu juta putar dalam sekali bernafas lalu menghempas dalam sekali pukulan. Tentu kekuatannya sangat luar biasa. Jadi untuk Yan Ri yang bahkan kesulitan melakukan satu putaran energi, mimpi untuk menjadi pesilat adalah candaan.

__ADS_1


Jadi karena itulah Yan Fei mulai mendidik putranya dengan nilai akademis kesastraan , pikirnya jika tidak bisa menjadi orang kuat, mungkin Yan Ri bisa menjadi orang cerdas bijaksana. Jika tidak bisa menjadi Jenderal perang yang tangguh, setidaknya bisa menjadi pejabat pemerintahan yang berguna untuk negara. Dan tampaknya pilihan Yan Fei tidak salah, Yan Ri cukup cerdas menangkap pelajaran, meskipun dari kepingan ilmu yang diambil dari balas membalas puisi dari dalam penjara.


__ADS_2