
Untuk mencari tahu apa yang terjadi, Yan Ri mencoba bertanya tanya kepada mereka yang lebih dulu berkumpul.
Mereka menjelaskan bahwa, Di panggung ini adalah sayembara mencari suami. Yang mengajukan sayembara adalah keluarga Miao.
Dijelaskan bahwasanya dulu pasangan suami istri muda Miao Ren Feng dan istrinya Lin Chiu Ying adalah sepasang suami istri ahli racun. Kegemaran mereka mencoba segala macam racun telah terkenal mencelakai banyak orang. Bahkan demi mencoba racun baru, tak jarang mereka mencoba racun itu ke tubuh mereka sendiri.
Hal itu lambat laun memberikan efek buruk, setelah Lin Chiu Ying hamil, putri yang mereka lahirkan dalam kondisi lemah. Organ dalamnya tidak mampu menopang daya hidupnya dalam waktu lama.
Sudah banyak tabib dan ahli pengobatan mereka datangi demi agar putri mereka bisa bertahan hidup tapi tetap saja tidak berhasil.
Setelah putus asa berjalan kesana kemari, tak sengaja pasangan suami istri dan bayinya itu terduduk kelelahan di depan pintu gerbang biara Kuil Shaolin. Mereka memutuskan masuk dan berdoa di depan altar patung budha , bahkan mereka bersumpah akan meninggalkan semua ilmu racun dan ilmu hitamnya, bertobat asalkan putri mereka sembuh.
Karena begitu tulus dan sangat bersedih hati, tindakan mereka menarik perhatian sang kepala biara. Kepala biara berusaha membantu untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan putri mereka.
__ADS_1
Di tahun tahun awal, kepala biara itu hanya menyalurkan tenaga dalam untuk melindungi organ dalam sang bayi. Setelah 5 tahun berlalu, kepala biara mulai mengajarkan putri kecil itu ilmu kungfu agar supaya dapat mandiri menggunakan potensi dirinya dalam menjaga kesehatannya.
Tak disangka putri kecil itu cukup berbakat, setelah menyelesaikan dasar dasar ilmu bela dirinya, pada usia 7 tahun kepala biara mulai melatih jurus jurus dari kitab rahasia Shaolin, Kitab Yi Jing Jing, jurus 72 perubahan.
Karena putri kecil itu bukan murid resmi perguruan Shaolin, maka jurus yang diajarkan adalah jurus yang terkait dengan permasalahan kesehatan yang dialaminya. Kepala biara memutuskan mengajarkan 5 dari total 72 jurus yang terkandung dalam kitab itu, demi alasan kemanusiaan, agar menuntun 2 orang tuanya bertobat kembali ke jalan yang benar dan menyelamatkan kehidupan seorang anak. Jurus jurus itu adalah :
1.Jurus Tapak Naga, jurus ini memperkuat jantung berelemen air.
3.Tinju Beruang, jurus ini memperkuat hati, berelemen bumi / tanah.
4.Cakar Harimau, jurus ini memperkuat Ginjal, berelemen Api.
5.Jari Belalang Sembah, jurus ini memperkuat pangkreas, berelemen kayu.
__ADS_1
Mulanya dengan mempelajari 5 jurus ini, anak perempuan itu bisa bertahan hidup. Tapi setelah dipelajari, anak itu menemukan fakta bahwa 5 jurus itu saling berketerkaitan. Sama terkaitnya dengan aliran daran yang melewati 5 organ dalam tubuh dan posisi 5 elemen alam yang saling melengkapi dan menguatkan.
5 jurus tanpa tanding itu bukanlah jurus yang kuat jika dilatih satuan. Tapi jika dilatih 5 sekaligus dan merangkai sesuai aliran darah dan elemennya, tubuh akan mendapatkan manfaat yang besar. Menjadi lebih kuat, melebihi rata rata manusia pada umumnya.
Begitupun yang terjadi pada Miao Ren Ying, putri pasangan tadi, tubuhnya menjadi kuat, fisiknya seolah berotot, kekar ,badannya besar dari rata rata manusia sekitar ( yah dikira kira saja ya sendiri, misalnya perempuan umumnya bertinggi 160 sampai 170 cm, Miao Ren Ying bertinggi sekitar 190 cm, bukan raksasa, tapi juga jelas sudah melebihi normalnya manusia, bahkan laki laki pun banyak yang tidak sekekar penggambaran narasi Miao Ren Ying - penulis) .
Menjadi kuat dan kekar, jika itu adalah laki laki sebenarnya itu bukan masalah, tapi Miao Ren Ying adalah perempuan. Bertubuh kekar dan tinggi, kuat, adalah kelebihan sekaligus mimpi buruk, karena dengan begitu tak ada laki laki yang mau mendekatinya karena terlanjur ngeri duluan. Meskipun aslinya Miao Ren Ying cantik, lekuk tubuhnya sangat menggoda ( seksi bahasa modernnya - penulis) .Penampilan pakaian nya pun cukup baik untuk ukuran suku Miao. Tidak memalukan, sifatnya pun cerdas, bahkan secara ekonomi, keluarga Miao setelah bertobat beralih dari bisnis mencelakai ( santet racun khas suku badui pedalaman - penulis) , menjadi berdagang dari hasil bumi mereka. Mereka bercocok tanam sayur, memelihara ternak, sehingga secara ekonomi mereka cukup mapan.
Tapi karena persoalan fisik Miao Ren Ying, di usia 18 tahun ini, belum ada laki laki yang menyatakan ketertarikan pada Miao Ren Ying. Hingga muncul sebuah ide, tentang bagaimana jika laki laki yang layak untuk Miao Ren Ying adalah laki laki yang lebih kuat dari Miao Ren Ying. satu satunya cara yang terpikir dari keluarga Miao adalah melakukan sayembara. Dengan begitu diharapkan akan muncul laki laki yang cukup kuat, yang layak untuk Miao Ren Ying. Jika tidak ada dari kalangan manusia awam, rencananya sayembara itu akan melibatkan pendekar dari kalangan persilatan.
Tapi berhari hari ini, sayembara ini belum menemukan yang cocok bahkan mendekati gambaran lebih kuat dari Miao Ren Ying. Bahkan pendekar dengan level cukup lumayan bisa terlempar terbang seolah berlomba terbang dengan burung gagak.
Tapi sayembara masih terus berlangsung, dengan peserta baru yang datang.
__ADS_1