Pedang Filsafat

Pedang Filsafat
Cahaya dan Bayangan


__ADS_3

Setelah tertusuk pedang, suara suara di sekitar serasa menjauh. Tak banyak rasanya simpati, mungkin ada tapi dari sebagian kecil manusia. Bukankah dunia ini dipenuhi orang orang yang bahagia saat melihat orang lain susah. Dan justru dadanya menyempit saat melihat orang lain senang.



Antara sadar dan tidak, Yan Ri seolah dibawa dengan gerobak. Disebut tidak sadar karena semua terlihat gelap. Tapi getaran getaran di jalan seolah mengisyaratkan : " Aku masih hidup " .



Kesadaran Yan Ri baru sepenuhnya didapatkan setelah menerima perawatan. Tabib tua yang merasa simpati merawat Yan Ri. Menurut tabib itu, setiap manusia seharusnya melakukan tolong menolong, sehingga jika ide gagasan tolong menolong itu dijalankan semua orang, menurut tabib tua itu, seharusnya tidak ada orang yang mengalami nasib seperti dirinya.



Dulu tabib tua itu memiliki seorang puteri, karena suatu hal putrinya mendapatkan musibah. Seorang pejabat pemerintahan menangkap dan memperkosa puteri tabib tua itu. Bahkan akhirnya dibunuh.



Seharusnya puteri itu sempat lari, tapi dalam pelariannya, semua pintu rumah milik warga tertutup. Tidak ada yang berani membuka pintu sekedar untuk membiarkan puterinya bersembunyi. Andai hal itu dilakukan, puteri tabib itu selamat. Dan sebagai pembalasan dendamnya, tabib tua itu bertekad menyelamatkan siapapun yang butuh pertolongan. Tak peduli resiko yang dihadapi karena menolong orang itu.



Selama beberapa hari, Yan Ri dirawat. Selama itu pula di balai pengobatan milik tabib itu terus mengalir berdatangan para pasien pendekar yang baru pulang dari turnamen antar perguruan yang diadakan oleh kekaisaran.



Dari para pendekar itu, Yan Ri bisa mendapatkan sedikit gambaran bagaimana turnamen berjalan.



Perguruan Shang Ri La dapat sedikit naik tingkat dari tingkat 7 menjadi tingkat 5 .Setelah pertandingan penentu mereka pasangan Situ Meng dan Shang Ti berhasil mengalahkan perguruan gunung bunga persik.


__ADS_1


2 perguruan itu saling bertukar posisi. Secara sederhananya, dalam pertandingan berpasangan itu pasangan Situ Meng dan Shang Ti lebih mampu meng aplikasi kan jurus pedang bunga persik 4 musim dengan berpasangan. Mereka telah berlatih untuk saling menutupi kekurangan dan kelemahan masing masing. Ditambah energi yang didapat Situ Meng dari bunga kaktus ajaib yang dulu, jurus jurusnya yang berdasarkan jiwa silat tumbuhan meningkat. Seperti melepaskan duri dari kulit dan menembakkan seperti senjata rahasia.



Sedangkan pasangan Dong Thian dan muridnya seolah terpaku pada jurus baku tanpa memiliki ide untuk mengembangkan jurus. Mereka juga seolah kaget dengan aturan tentang pertandingan berpasangan. Jadi tidak mempersiapkan diri.



Sebenarnya banyak sekali pertandingan istimewa yang mungkin bagi Yan Ri sayang untuk dilewatkan. Tapi mengingat situasi hatinya yang kurang mendukung untuk menonton, membuat dia berusaha membuang jauh jauh pikirannya untuk datang. Entah apa yang harus dia lakukan jika bertemu Situ Meng dan suaminya nanti.



Selain pertandingan melawan perguruan gunung bunga persik, ada satu pertandingan lain yang menjadi pertandingan penentu bagi perguruan Shang Ri La. Yaitu pertandingan melawan perguruan Langit Merah.



Tak banyak yang perlu diceritakan. Jika ada kelompok unggulan bertemu kelompok tidak diunggulkan karena perbedaan kekuatan yang sangat jauh. Hasilnya sudah bisa ditebak sejak awal.




Yun Xi belajar jurus elemen Es. Tapi bukan elemen Es biasa. Dengan gabungan kekuatan jurus Tapak Es tingkat tertinggi dan senjata pusaka yang sengaja dibawakan oleh perguruan, jurus tapak es Yun Xi bukan saja menciptakan bunga es .Bahkan membekukan waktu di seluruh sudut arena.



Membuat jurus pedang bunga persik yang menciptakan hujan mahkota bunga, menjadi terhenti. Semua berhenti. Dan begitu tersadar Situ Meng dan Suaminya sudah kehilangan kesempatan menang.Mereka penuh luka sayatan seolah Yun Xi melampiaskan kekesalan karena mendengar apa yang dilakukan Situ Meng terhadap Yan Ri.



Hasil akhir turnamen ini akhirnya dimenangkan oleh perguruan Langit Merah. Ada sebagian penonton yang merasa kurang puas karena perguruan Akademi Kerajaan belum menurunkan murid terbaik mereka. Seharusnya ada tontonan seru kalau murid murid terbaik Akademi Kerajaan turun panggung.

__ADS_1



Tapi karena masalah teknis, yaitu murid murid terbaik Akademi Kerajaan juga merangkap anak dari pejabat pemerintahan, dan kebetulan pemerintah lebih memfokuskan peran mereka sebagai pejabat masa depan, maka status kependekaran mereka dengan berat hati dikesampingkan lebih dulu.



Dan jangan lupa, setinggi apapun pencapaian pendekar dari perguruan Langit Merah, mereka tetap warga negara biasa. Akan ada masanya mereka harus membungkuk pada kekuasaan pemerintahan. Tapi dengan status pendekar yang diakui melalui turnamen seperti ini, jelas membuat nilai perguruan Langit Merah mendapat stempel terakreditasi S, superior.



Selain informasi tentang turnamen yang setiap pendekar membawa nama perguruan, Yan Ri mendapati ada turnamen lain yang diadakan secara rahasia dan bawah tanah.



Turnamen ini khusus membawa nama pribadi dan diselenggarakan oleh organisasi terselubung. Yang pesertanya khusus mereka yang memiliki koneksi untuk mendaftar. Yan Ri sebenarnya tertarik mengikuti turnamen ini.



Selain karena lukanya sudah membaik, dia juga suntuk dengan semua beban pikirannya. " Aku butuh pelampiasan " .Begitu kira kira pemikirannya.



Meskipun Yan Ri awalnya agak bingung mencari koneksi untuk bisa mendaftar, tapi titik terang akhirnya bisa ditemui. Tabib tua yang merawatnya ternyata mengenal beberapa pihak yang bisa membantu untuk mendaftar. Bahkan dengan sukarela mengantar ke tempat turnamen yang akan diadakan.



Waktu yang berdekatan antara turnamen resmi dan turnamen bawah tanah, seolah memaksa pendekar memilih takdir mereka. Di terang cahaya atau naungan bayangan.



Dan Yan Ri memilih tempat yang teduh karena kesejukan bayangan.

__ADS_1


__ADS_2