Pedang Filsafat

Pedang Filsafat
Aino


__ADS_3

 


Berbeda dengan ruang tempat militer seharusnya berkumpul , Yan Ri dipersilakan menuju ke tenda yang berbeda dengan jenderal.


Sudah jelas pihak militer tidak ingin membahas urusan dengan mereka yang bukan dari kalangan militer juga.


Tenda yang cukup besar , cukup sepadan dengan posisi Aino yang diperkenalkan sebagai putri jenderal , dengan permadani yang cukup hangat. Sebuah kemewahan yang agak jarang ditemui di garis depan pasukan.


Ada sebuah meja kecil , lengkap dengan satu teko kecil berisi teh dan 2 cangkir kecil untuk menyambut tamu.


Sikap duduk Aino pun cenderung formal , menduduki telapak kakinya sendiri. Tapi bajunya agak cenderung bebas. Kaos tanpa lengan dari kain katun biasa , celananya cukup pendek sampai memperlihatkan betapa bagus pahanya, andai tidak terhalang meja kecil.


Tangan dan kakinya diperban putih, dan rambutnya dikuncir ekor kuda. Sangat pas dengan ukuran tubuh mungil khas warga negeri Shogun.


Meskipun sangat terasa berbasa basi , menghidangkan teh hangat yang sudah tersedia tentu wajar. Yan Ri pun meneguk teh yang dihidangkan dengan tenang.


" nona , jika boleh, bisakah nona menceritakan masalah yang ada di sini , mungkin saja saya dapat membantu jenderal dan nona " .


" Sebelumnya saya ucapkan terima kasih ,perkenalkan namaku Aino, tapi saya rasa tak ada yang perlu diceritakan kepada mayat ."


Aino mengibaskan tangannya , dan diikuti gerakan beberapa paku jarum .Tak sulit bagi Yan Ri untuk menghindar. Bahkan sikap duduknya seolah tidak bergerak , masih sama. Tapi semua paku jarum itu seolah lewat tanpa menggores tubuh Yan Ri sedikitpun.


Menyadari semua serangannya tidak menemui sasaran , Aino mengambil pisau kecil dari belakang punggungnya , negeri Shogun menyebut pisau kecil itu sebagai kunai.


Lalu menyerang dengan pertarungan jarak dekat , sembari sesekali melempar sebentuk bintang yang ujungnya tajam , yang biasa disebut shuriken.


Tampaknya keahlian Aino adalah mengendalikan pergerakan benda, setiap shuriken yang dilemparkan selalu mencari sasarannya.


" Aliran Iga , nafas bulan, jurus ke3 tebasan bulan perak " Aino mulai melepaskan jurusnya berbentuk tebasan yang mirip bentuk bulan sabit dari pedang katana yang diraihnya.

__ADS_1


Aino tersenyum dengan melihat target sasarannya hampir terbelah oleh jurusnya. Tiba tiba , perasaan Aino limbung.


Dalam sekejap , Aino berpindah tempat. Menjadi di posisi Yan Ri sebelumnya duduk. Sedang Yan Ri duduk di tempat sebelumnya Aino berdiri. Dengan sebuah tebasan aura bulan sabit perak hampir membuat lehernya turun ke permadani.


Tapi Yan Ri menghentikan aura tebasan itu dengan pedang hitam miliknya.


" Hampir saja nona terbunuh oleh jurus nona sendiri , itu akan terasa konyol .Tapi saya tahu nona hanya ingin menguji saja , bisakah kita mulai bicara baik baik ?" .


" Maaf tuan atas kelancangan tadi , tapi kami harus tahu dengan jelas kemampuan tuan sebelum menerima bantuan tuan , jangan sampai tuan terbunuh tanpa tahu apa apa atau bisa menjadi beban untuk kami , mengingat lawan kami sangat kuat ." jelas Aino.


Aino meneruskan penjelasannya. Bahwa dirinya sebenarnya bukanlah putri dari jenderal Hung Tao. Tapi pelarian dari negeri Shogun.


Aino sebenarnya adalah putri dari seorang Daimyo , tuan tanah yang memiliki kekuasaan otonom di bawah pengaruh kekuasaan Dai Shogun.


Secara umum dunia persilatan di negeri Shogun ditentukan oleh shinobi dan ahli pedang samurai.


Samurai adalah ahli pedang yang hidup berdasarkan jalan pedang. Sedangkan shinobi adalah mereka yang hidup sebagai senjata. Manusia yang menjadikan diri mereka sebagai senjata , tentu untuk mereka yang bersedia memberikan harga yang sesuai.


Secara umum , ada 2 aliran besar di dunia shinobi negeri Shogun. 2 aliran ini adalah aliran Iga dan aliran Kouga.


Jiwa persaingan diantara 2 aliran ini membuat mereka tak pernah akur. Mereka selalu memilih posisi bersebrangan dalam memilih majikan yang mereka bela.


Masalah meruncing saat dunia politik negeri Shogun tersulut. Dai Shogun sebagai penguasa merasa salah satu Daimyo bawahannya seolah olah ingin memberontak.


Persoalan dimulai saat Dai Shogun mencanangkan ide penyatuan satu dunia satu penguasa.


Menurut salah sayu Daimyo bawahannya , rencana agresi militer membutuhkan anggaran yang besar. Dan solusi yang ditawarkan Dai Shogun juga terbatas yaitu menaikkan pajak untuk menyokong militer yang lebih kuat.


Daimyo menganggap rencana itu akan membebani rakyat yang baru pulih dari bencana angin taifun.

__ADS_1


Tapi penasehat Dai Shogun justru membelokkan laporan Daimyo seolah olah Daimyo ingin melawan pemerintahan Dai Shogun


 


.


 


Penasehat itu adalah anggota aliran Kouga. Dan Aliran Kouga memang shinobi ahli spesialis memanipulasi manusia.


Aliran Kouga mengikuti jalan dewa oni kibutsuji muzan. Jurus andalan mereka adalah jurus darah. Jurus yang memanipulasi tubuh sehingga memiliki kekuatan, kecepatan, dan pemulihan tubuh secara instan.


Resikonya pemakai jurus darah aliran Kouga membutuhkan asupan darah manusia yang cukup banyak. Mereka bisa mengambil asupan nutrisi dengan memakan manusia dan meminum darahnya.


Dai Shogun juga sudah terpengaruh dengan janji aliran Kouga untuk mendapatkan hidup abadi dan kekuatan mutlak. Jadilah Dai Shogun menjadi boneka yang sesuai untuk aliran Kouga.


Lawan aliran Kouga adalah aliran Iga. Aliran Iga mengandalkan jurus pernafasan sesuai elemen alam. Berbeda dengan jurus darah yang memberikan kekuatan secara instan , jurus nafas ini sangat tergantung metode pelatihan dan tidak ada yang meraih hasil cepat.


Melihat aliran Kouga mendukung Dai Shogun , aliran Iga mendukung Daimyo .Inilah awal mula petaka klan Iga. Aliran Kouga mampu mendapatkan hasil instan dengan mengorbankan manusia.


Hasil yang mudah jika ada penguasa yang dijadikan boneka. Sedangkan aliran Iga tidak mampu mengikuti laju peningkatan kekuatan aliran Kouga .


Daimyo akhirnya dikalahkan , putrinya diungsikan ke negara tetangganya dan kebetulan Daimyo mendapatkan bantuan dari jenderal Hung Tao dari kekaisaran Ryuun untuk mengasuh putrinya.


Jadi ketika kastil Daimyo diratakan , sang hime , putri , sempat melarikan diri. Diikuti beberapa shinobi yang bertugas menjaga sang putri.


Tapi masalah sebenarnya belum selesai , kekuatan perang aliran Kouga tetap mengejar sang putri yang melarikan diri. Mereka mengamb identitas sebagai bajak laut atau kriminal yang mengganggu kedaulatan kekaisaran Ryuun di dataran tengah.


Aliran Kouga banyak menculik anak anak kecil untuk dijadikan oni , setan , seperti anggota aliran Kouga lainnya. Mereka terus bertambah kuat seiring banyaknya anak yang mereka culik.

__ADS_1


Bahkan mereka membangun markas mereka serupa benteng yang cukup kuat dan menyulitkan pihak kerajaan untuk membasmi mereka.


 


__ADS_2