Pedang Filsafat

Pedang Filsafat
Jurus Tenaga Dewa vs 5 Jurus Tanpa Tanding


__ADS_3

Tubuh Shen Kun jatuh di bawah panggung, dekat dengan kerumunan penonton. Tiba tiba tubuh Shen Kun Terkejut seolah terkena sengatan listrik. Sebuah jari menusuk punggung Shen Kun dari arah penonton. Lalu Sebuah tangan mencengkeram kepalanya. Aliran listrik mengalir dari tubuh Shen Kun tersedot ke tangan yang mencengkeram kepalanya.


Semua penonton membuat jarak karena khawatir hal yang terjadi bisa berakibat buruk untuk mereka. Yang tersisa di dekat Shen Kun hanyalah satu orang berpakaian serba hitam, bertudung, dan menutup hidung dan mulutnya dengan kain yang terikat. Sebuah tampilan misterius, bahkan sulit ditentukan itu laki laki atau perempuan.


Badan Shen Kun yang semula kekar seolah terhisap hawa kehidupannya. Menjadi begitu kurus, kulit membalut tulang. Dan menjelang kematiannya, tangan yang mencengkeram kepalanya, meremukkan hingga hancur menjadi abu putih terbakar.


Orang berpakaian hitam itu meloncat ke panggung, dan mulai melancarkan jurus menyerang untuk Miao Ren Ying. Masing masing bergerak kuat dan cepat. Saling bertahan dan menyerang bergantian. Orang berbaju hitam itu unggul dalam tenaga dalam. Sementara Miao Ren Ying terlihat unggul tenaga luar .


Jurus milik orang berbaju hitam itu sedikit mirip dengan Shen Kun, hanya saja jurus yang sama seringkali memiliki perbedaan dengan pemahaman dan proses berlatih yang berbeda.


Jurus milik Miao Ren Ying memiliki perpindahan gerak yang bervariasi, dari jurus Tinju Beruang yang kokoh berunsur bumi, dialirkan dengan jurus Tapak Naga yang berelemen air, saat Orang berbaju hitam itu mundur, gerakan tapak Naga berubah menjadi Cakar Harimau berelemen api mengincar tenggorokannya.


Orang berbaju hitam itu tidak tersentuh, tapi penutup mukanya terenggut, dan memperlihatkan wajahnya. Ternyata wajah perempuan, cukup cantik, dan membuat 2 orang tua Miao Ren Ying bangkit dari tempat duduknya.


Miao Ren Feng tentu bukannya terkejut, mengapa ada perempuan yang ikut perlombaan mencari suami untuk putrinya, tapi wajahnya mengingatkan pada salah satu korbannya 20 tahun lalu saat Miao Ren Feng masih menjalani hidup sebagai ahli racun.

__ADS_1


" Ke Xin...., tidak mungkin kau dulu sudah mati..... " .


Tentu saja bukan, 20 puluh tahun lalu jikapun yang dimaksud sebagai Ke Xin masih hidup, tentu sudah tua. Sedangkan sosok dihadapannya gadis muda berusia sekitar 22 tahun. Dia adalah putri Ke Xin, Ke Hwa. Setidaknya dari pengakuan Ke Hwa, dia datang bukan untuk menjadi suami Miao Ren Ying, tapi ingin membalas dendam.


Seharusnya dengan tingkat ilmu yang mampu mengimbangi 5 jurus Tanpa Tanding, semua masa lalu bisa diambil hikmahnya dan melupakan dendam. Tapi tidak bagi Ke Hwa.


Ke Hwa setelah keluarganya dihabisi dengan racun hidup menggelandang tanpa arah tujuan. Sampai akhirnya bertemu dengan keluarga silat ternama, keluarga Thong Thian.


Keluarga Thong Thian terkenal dengan jurus Tenaga Dewanya. Tapi sangat sedikit yang bisa mencapai tahap membanggakan keluarga. Sampai suatu ketika, Ke Hwa menemukan sebuah salinan jurus Tenaga Dewa, tapi dengan susunan yang terbalik.


Setelah mencapai tingkat 10 , jurus Tenaga Dewa Terbalik akan mengakibatkan rasa sakit yang menyiksa luar biasa .Rasa sakit itu hanya bisa berhenti ketika semua tenaganya dikeluarkan atau disalurkan untuk orang lain.


Lalu versi manakah yang dipelajari oleh Ke Hwa? Ke Hwa mempelajari jurus Tenaga Dewa versi normalnya. Yang Lambat, bahkan hanya para tetua yang mencapai tingkat 7 ke atas.


Tapi Ke Hwa membuat trik. Dengan cara membocorkan jurus Tenaga Dewa Terbalik ke orang orang awam, pengemis , anak jalan, mereka yang sekiranya hidup tidak dilihat, mati tidak dicari. Mereka yang mempelajari jurus Tenaga Dewa Terbalik itu mencapai puluhan, Shen Kun tepat orang ke 100 .

__ADS_1


Setelah mereka mempelajari jurus Tenaga Dewa Terbalik tingkat ke10 , mereka otomatis kesakitan dan menyerahkan secara sukarela tenaga dalamnya kepada Ke Hwa.


Beberapa orang pertama, mereka harus menyerahkan secara sukarela. Tapi setelah belasan orang, Ke Hwa tidak perlu menunggu mereka rela menyerahkan. Ke Hwa sudah cukup kuat untuk memaksa setiap korbannya menyerahkan tenaga dalam. Dengan menusuk jari petir sebagai pancingan, lalu dari titik lain menyerap sampai habis.


Sampai korbannya ke 40 , Ke Hwa bahkan memiliki kemampuan menghabisi keluarga Thong Thian seorang diri. Termasuk para tetua keluarga yang mencapai tingkat ke 10 dari jurus Tenaga Dewa.


Hal itu terus menerus dilakukan sampai korbannya yang ke 100 yaitu Shen Kun. Ke Hwa merasa cukup untuk membalas dendam keluarganya kepada keluarga Miao.


pertarungan Miao Ren Ying terus berlanjut dengan Ke Hwa. Sampai akhirnya benturan pukulan, menyebabkan Ke Hwa muntah darah. Ternyata jurus Tenaga Dewa miliknya masih memiliki kelemahan dalam proses pelatihannya. Yaitu hasil cepat yang diraih, membuat dia melupakan melatih organ dalam dan alur nadinya. Tenaga 100 orang yang mengalir dalam nadi yang tidak dilatih, diibaratkan air laut mengalir di selokan kecil. Nadinya terluka. Dan benar benar terlihat jika lawan yang dihadapi adalah lawan kuat sebenarnya.


Ke Hwa terlempar dari panggung. Miao Ren Ying terpaku, seolah melamun. Sampai membuat orang tuanya memanggil dari menyadarkan lamunan putrinya.


" Sudahlah anakku, hari ini cukup sampai di sini saja, besok kita lanjutkan lagi.... " kata Miao Ren Feng.


Sedangkan di bawah panggung Ke Hwa sudah dibawa pergi, dipapah ke penginapan untuk diobati. Yang memapah dan membawa pergi itu adalah Yan Ri.

__ADS_1


__ADS_2