Pedang Filsafat

Pedang Filsafat
Sehidup Semati bukankah itu sangat bagus?


__ADS_3

Di sebuah jalan luar kota, Yan Ri berjalan santai. Lalu tak sengaja langkahnya terhenti oleh sosok seseorang berbaju putih, lelaki yang memakai kipas, rasanya Yan Ri seperti pernah melihat orang itu.


Ternyata orang ini yang kemarin sempat melawan Shen Kun di arena sayembara mencari jodoh. Yang mengejutkan Yan Ri, orang ini langsung mengenalinya diantara banyak pejalan kaki dan banyak rombongan seperti rombongan pedagang antar kota.


" Salam tuan, Nama saya Zhao Yuan, bolehkah saya tahu nama tuan? " .Orang itu ingin mencoba mencari kesempatan untuk berkenalan.


" Nama saya Yan Ri... " .


Semula Yan Ri ingin bicara lebih banyak, tapi melihat plakat giok di pinggang Zhao Yuan, Yan Ri ingin menahan diri.


Plakat itu dia kenali sebagai plakat anggota kerajaan, saat di kota makam , Yan Ri melihat semua pangeran dan putri memiliki pengenal itu, yang tak dimiliki bawahan lainnya. Dan marga Zhao adalah marga keluarga bangsawan kerajaan. Serta sikap para pangeran yang sebelumnya ditemui, membuat Yan Ri waspada dan menahan diri.


Sebenarnya cukup aneh seorang pangeran berkeliaran seorang diri tanpa pengawalan, meskipun dasar ilmu bela dirinya bagus. Jadi ada kemungkinan sifat pangeran ini pun berbeda dari pangeran lainnya.

__ADS_1


" Aaaah saudaraku, kau tak perlu sungkan padaku, kalau kau sungkan padaku karena melihat benda ini \( sambil menunjukkan plakat giok nya\) , itu tak berarti apa apa. Kau harus tahu, aku Zhao Yuan mungkin pangeran yang paling tidak berguna dan paling tidak berpengaruh. Itu karena ibuku berasal dari keluarga miskin, bukan keluarga bangsawan terkemuka. Bahkan para pelayan saja tidak ada yang hormat padaku, kenapa kau harus sebegitu sungkan? " .


Ya .....mungkin Zhao Yuan bisa disebut pangeran dengan latar belakang kurang kuat. Dulu ibunya hanya pelayan yang salah sasaran tembak tombak kerajaan saat kaisar mabuk. Karena itu status sosialnya tidak dianggap setara oleh pangeran lainnya.


Sudah rahasia umum, jika setiap permaisuri dan selir kaisar memiliki latar belakang untuk mengikat kesetiaan keluarga bangsawan di belakangnya. Bahkan ada kaisar yang menikah dengan putri kerajaan lain dengan tujuan sebagai dinding penghalang agar kekaisaran lain tidak mengusik wilayah kekuasaannya. Itu membuat pangeran dari latar belakang kuat seolah memiliki nilai tawar. Misalnya pangeran yang memiliki paman dan kakek para jenderal perang, tentu jika diusik akan mengakibatkan gejolak di militer. Bahkan ada juga dalam sejarah, kudeta oleh militer. Begitupun juga kasusnya jika pangeran itu berasal dari keluarga bangsawan politik. Bisa menteri atau pejabat administrasi penting lainnya .


Tapi Zhao Yuan tidak memiliki semua pendukung seperti itu. Di satu sisi itu adalah kerugian karena selalu ditindas oleh kekuasaan lainnya. Tapi di sisi lain, bagi Zhao Yuan ada nilai positivenya juga. Misalnya dia tidak perlu berurusan dengan segala hal tentang formalitas \( atau bisa dibaca sikap munafik untuk menjilat \- penulis\) .Semua sikap yang diterimanya adalah sikap apa adanya. Jika seseorang bersikap baik, tentu tidak memiliki maksud lain yang merepotkan di kemudian hari. Dan keuntungan terbesar adalah dia tidak menjadi target saat terjadi perburuan kekuasaan. Semua pihak menganggapnya sebagai posisi tidak penting.


" Maaf pangeran.... a... "


" Oh begini Yuan, ada hal apa kau ingin bertemu denganku dengan menghadang di sini "


" Ahh, kau tak usah berpura pura lagi, kemarin saat kau menghentikan Miao Ren Ying, aku masih di atas panggung. Aku melihat kemana arah mata Miao Ren Ying, dan yang paling mengherankan aura membunuhnya langsung padam setelah melihatmu. Orang yang memiliki kemampuan seperti itu pasti orang hebat. Tidak ada salahnya menjalin hubungan dengan orang hebat sepertimu. " Zhao Yuan mencoba memulai arah pembicaraan.

__ADS_1


" Tapi saya lebih muda beberapa tahun, kemampuan saya juga terhitung biasa saja, mungkin lebih baik Yuan tidak berharap terlalu banyak dari saya. "


" Oh tentu tidak, aku tulus ingin berteman. Kita bisa mulai dari berjalan bersama, bukankah jalan ini adalah jalan satu arah menuju ibu kota kita searah... " .


" Oh ya pangeran, pangeran ikut ajang mencari suami, apakah serius ingin mencari istri saat itu? " Tentu maksud Yan Ri , agak mengherankan jika seorang pangeran mencari istri dari kalangan biasa saja.


" Ya... Aku serius, hanya saja tampaknya aku gagal. Aku hanya ingin mencari satu pasangan yang sehidup semati, bahagia dan menderita bersama, itu sudah cukup dan tak ada penyesalan lagi dalam hidup ini. "


Begitulah mereka memulai perjalanan sambil berbincang.


" Oh ya, saudari Yan Ri, ada urusan apa sehingga ke ibu kota, mungkin aku bisa membantu " .Zhao Yuan bertanya.


" Ada sebuah acara antara perguruan di sana, semula aku ingin pulang ke perguruan. Tadi pagi aku baru saja mendapatkan kabar perwakilan perguruan sudah berangkat kesana, tentu aku juga harus ke sana. Mungkin perguruan sudah mendaftarkan nama lain karena mengira aku sudah mati. Tapi aku yakin di sana banyak pertunjukan bagus. Sama bagusnya seperti arena kemarin, tapi lebih banyak lagi arena dan pertunjukannya " .

__ADS_1


Mereka mulai berjalan lagi.


__ADS_2