Pedang Filsafat

Pedang Filsafat
Sekte 100 Pilar


__ADS_3

Berjalan sendirian dan berjalan dengan seorang teman bisa memiliki perbedaan yang signifikan. Dengan saling bercerita, maka perjalanan jauh tak begitu dirasakan lebih. Dan ujung perjalanan mereka mulai terlihat. Setelah melewati hutan bambu hijau, mereka mulai melihat pemandangan pinggiran kota. Kota Chang'An .



Di hutan bambu yang dekat pemukiman desa, terlihat ada yang berkerumun. Yan Ri dan Zhao Yuan memutuskan untuk mengendap endap saja agar bisa memantau apa yang terjadi.



Menurut pengamatan mereka, di depan sana tampak seorang bapak dan anak laki laki nya. Ayah berusia sekitar 32 tahun, si anak berusia sekitar 12 tahun. Di depan mereka ada sekelompok pengawal istana dan kereta kerajaan. Di lihat dari panji yang menempel di kereta kuda itu, itu kereta milik putra mahkota. Jelas Zhao Yuan ingin mengurangi sesedikit mungkin gesekan antara dia dan putra mahkota. Jadi dia bersembunyi di balik pohon sambil mendengar apa yang terjadi.



Dan percakapan yang terjadi, bisa disimpulkan bahwa putra mahkota sangat marah saat anjing pemburu miliknya dibunuh oleh Si ayah itu. Sementara Si ayah beralasan dia tidak tahu itu anjing milik siapa, dan sebelum kejadian si ayah itu membunuh anjing itu, anjing itu seolah menggila dan menggigit anak laki laki nya hingga terluka parah. Tanpa memikirkan pertimbangan apapun si ayah demi menyelamatkan anaknya langsung mengambil tombak pengangkut jerami lalu menusuk anjing itu sampai mati.



Meskipun si ayah masih berpikir nyawanya pasti tak bisa diselamatkan oleh hukuman putra mahkota, dia masih memiliki harapan agar setidaknya anaknya selamat. Dia memohon dengan menangis, meratap, dengan menyayat hati siapapun yang ada di sana agar setidaknya putranya diberi kesempatan dibawa ke tabib terlebih dahulu, sedang dia siap untuk dibunuh oleh pedang para pengawal yang sudah terhunus. Tapi jalan pikiran putra mahkota berbeda. Ayah dan anak itu harus mati membayar nyawa anjing miliknya.



Sebuah jalan pikiran kejam, yang membuat semua warga desa yang berkumpul bersikap kasak kusuk, yang kira kira kalau dirangkum ucapan mereka bergaris besar seperti ini :


" Haah, kejam sekali, orang seperti ini adalah putra mahkota. Maka kelak saat dia jadi kaisar, biar saja dia memimpin seluruh anjing. Semua manusia tak ada harganya di mata dia dibanding nyawa seekor anjing, dasar biadab " .Dan sejenis seperti itu selain kata misuh misuh dan caci maki.


Suasana sedikit berubah saat seorang pengawal berbisik ke putra mahkota, kira kira pengawal itu berbisik begini \( Setidaknya sulit didengar oleh Yan Ri dan Zhao Yuan, sehingga hanya berisi kalimat yang kurang lebih, begitupun kasak kusuk dari banyak orang, tentu sulit dijabarkan dengan satu kalimat oleh orang yang mendengar dari jauh \- penulis\) :


" Bos / Tuan, kalau begini terus, nama baik bos akan jelek di mata masyarakat, dan bos akan sulit mengambil hati rakyat seandainya terjadi perebutan kekuasaan nantinya. Bagaimana kalau begini saja Bos, Bos pura pura saja bersikap baik, lepaskan mereka, kalau perlu berikan mereka sedikit uang untuk biaya berobat. Saat mereka di tempat sepi, baru kita habisi mereka berdua. Kalau perlu kita ambil kembali uang yang kita berikan " .


Lalu putra mahkota berdiri di atas keretanya berteriak lantang : " Sudah sudah ........ , ini ambillah uang ini \( sambil melempar uang dalam pundi pundi \) dan bawa anakmu ke tabib " .

__ADS_1



Lalu ayah dan anak itu pergi dan seolah semua kembali normal, warga desa kembali beraktivitas seperti sedia kala.



" Ternyata putra mahkota itu memiliki sedikit hati nurani setidaknya " Yan Ri bergumam pelan.



" Tidak sesederhana itu, aku yakin kakakku itu pasti sudah menyiapkan pembunuh untuk melenyapkan mereka di tempat sepi " sanggah Zhao Yuan yang merasa dia lebih mengenal kakaknya dibanding Yan Ri.



" Bagaimana kalau kita ikuti dulu mereka " usul Yan Ri.




" Sekte 100 Pilar " gumam Zhao Yuan.



Sekte 100 Pilar adalah sekte rahasia yang hanya mencari misi misi gelap. Kekuatan perguruan mereka tidak bisa diukur dari skala tingkatan 1 sampai 10 seperti layaknya kekuatan perguruan silat. Hal ini dikarenakan mereka sengaja menggelapkan diri dan hawa keberadaan mereka.



Asal dari nama itu adalah keberadaan 100 pilar di istana pusat markas rahasia mereka. Setiap pilar tertulis nama dari masing masing anggota sekte. Setiap nama ditulis dengan kontrak sihir khusus, jika manusia yang terikat kontrak sihir itu, alias anggota pilar terluka, maka pilar di markas rahasia itu akan retak. Bahkan jika manusia pilar terbunuh, otomatis bangunan pilar itu akan roboh .Dan dari reruntuhan bangunan roboh itu akan muncul tulisan, tentang apa yang dipikirkan manusia pilar itu sesaat sebelum mati.

__ADS_1



Dengan begitu nyaris tak ada yang berani berurusan dengan sekte 100 Pilar. Karena begitu satu pilar terbunuh, anggota yang lain akan memburu nama yang muncul dari pikiran pilar sebelum pilar itu terbunuh. Ketua sekte memiliki Pilar terbesar di tengah, di ikuti 3 pilar yang melambangkan 3 raja faksi pelindung.



Ketua mereka bernama Shang Hat Man, Raja puncak dari segala sekte ilmu bela diri yang sangat kuat. Sedangkan 3 raja faksi pelindung terdiri dari Raja Pencipta, Raja Pemelihara dan Raja Penghancur. Masing masing raja faksi itu memiliki kekuatan setara ketua perguruan tingkat menengah. Itu membuat siapapun segan menantang anggota terlemah sekalipun. Karena menentang anggota terlemah, sama saja menantang ketuanya.



Setiap misi keluar, mereka selalu terdiri dari 3 anggota yang mewakili 3 faksi. Begitu ada masalah, maka tanggung jawab otomatis dipegang seluruh anggota faksi lainnya. Dan kekuatan anggota faksi sesuai namanya. Misalnya anggota faksi Penghancur memiliki ciri fisik berkulit hitam dengan mata ketiga di dahinya , fokus chakra di mata ketiga dahi mereka akan menciptakan selarik sinar panas \( laser kira kira kalau di dunia modern \- penulis \) .Dan begitu seterusnya.



Tapi kali ini mereka bertiga bertemu dengan Zhao Yuan dan Yan Ri. Zhao Yuan bisa melempar balik serangan panah dari anggota faksi pencipta, dan terbunuh oleh panahnya sendiri.



Yan Ri membuat Cakram yang berputar tajam milik anggota faksi pemelihara menyerang anggota faksi penghancur. Dan larik cahaya panas milik anggota faksi pemelihara. Mereka berdua terbunuh oleh serangan rekan mereka sendiri.



Kejutan lainnya muncul, saat 3 pilar bangunan roboh, nama yang muncul dari dasar pikiran terdalam para anggota sekte itu justru nama putra mahkota.



Zhao Yuan segera memberikan sedikit uang \( emas \- penulis\) , dan meminta ayah dan anak itu pergi menghilang sejauh mungkin dan bersembunyi saja dari kejaran. Ayah dari anak itu segera berterima kasih sebanyak banyaknya, lalu memohon diri dan pergi.


__ADS_1


\( coba tebak nasib putra mahkota \- penulis\) .


__ADS_2