Pelakor Dan Penghianat

Pelakor Dan Penghianat
Hamil muda(Season dua)


__ADS_3

Pov Jasmine


Sudah beberapa hari ini adam tidak menyapaku bahkan sekeder melirik ku pun adam sepertinya tidak sudi, tapi aku tidak memperdulikanya aku sudah pusing bila harus memikirkan Sikapnya kepadaku, Aku tidak ingin menjelaskan atau membenarkan semuanya pada adam, Toh nanti juga adam yang Rugi telah bersikap seperti orang asing pada ku apalagi aku sedang mengandung anaknya.


Aku tidak tau apa ini bawaan hamil atau bukan Rasanya Aku ingin Selalu didekat adam dan dimanja, Tapi keadaanlah yang membuat aku harus mengurungkan keinginanku, dan satu lagi perkataan sangat pedas ku yang aku ucpakan Akhir-akhir ini, Aku tidak tau kenapa, mungkin bawaan saat hamil kan beda-beda.


Kehamilan ku tidak seperti wanita lain pada umumnya Yang mengidam aneh-aneh dan ingin yang macam-macam, ngidam ku Cukup Rujuk mangga muda dan Keinginan ku Didekat adam dan dimanja cukup mudahkan, Sungguh anak didalam kandunganku mengerti tidak menyusahkan.


Hari ini aku sedang duduk ditaman belakang sendirian, melihat bunga-bunga bermekaran warna warni yang cantik dan meresapi hempuasan angin bertiup sepoi-sepoi , sungguh menyejukan hati, karna biasanya yang menemaniku momy, Tapi momy sedang berada di london sudah dua hari ini dan aku tidak tau kapan momy akan pulang, aku harap secepatnya, karna aku tidak mempunyai teman dirumah.


SIAL


Ada Sherlyn dan Riski mendekat , disaat aku menikmati sore ku yang indah ada mengacaukanya, Aku sungguh muak dengan mereka berdua, bila adam tau yang mendekati adiknya adalah Riaki, aku yakin Adam akan cepat menjauhkanya.


"hai, Kaka ipar!" sapa sherlyn so baik, aku hanya Tersenyum menanggapinya.


"Kaka ipar kenapa ada disini? , Masih dicuekin ka adam ya?" ejek sherlyn., Riski hanya tersenyum mentap jasmine tampa ingin ikut campur.


"Gak tuh, aku Lagi lihat Bunga cantik, eh ada bunga bangkai disini" ejek pedas ku, seketika itu juga wajah sherlyn langsung berubah memerah menahan emosi.


"Kenapa marah?" tanya ku menantang.

__ADS_1


"yang bunga bungkai disini itu kamu, kelakuanya aja busuk" Coloteh sherlyn , lagi-lagi aku hanya tertawa.


"yang busuk itu dia" ucap ku dan menghentikan tawaku lalu menunjuk wajah Riski.


"yes, kalian berdua cocok bunga bangkai dan busuk"sambungku lagi, Uwww senangnya aku sekarang bisa ngehina dua orang sekali gus.


"KAMU!!" geram sherlyn, Riski rupanya memilih diam tampa meladenin hinaan ku, bagus lah setidaknya mulut ku Tidak banyak berdosa bila hanya menghina satu orang.


"Yaudah ya, dari pada kamu marah-marah mulu, Nanti darah tinggi, aku mau pergi dulu, bye" ucap ku lalu pergi meninggalkan mereka berdua, Tapi sebelum aku benar-benar pergi aku sempat menatap tajam Riski terlebih dahulu.


Kini aku masuk kedalam kamar, duduk diujung Ranjang sendiri Dengan menatap sendu poto pernikahanku, Rasanya Sakit bila aku melihat poto pernikahanku, aku yang berpoto mesra bersama adam, kini menjadi orang asing seperti tidak saling kenal, bahkan menyapa pun tidak, air mata ku mengalir deras bila mengingat tuduhan adam kepada ku, Rasa sakit Tiba-tiba menjalar dibagian dadaku, Sungguh Tuhan jangan pernah ingatkan aku lagi, Aku benci Bila mengingatnya, suara Pintu terbuka pun membuyarkan lamunan ku dengan cepat aku menghapus Air mata ku dengan punggung tangan ku dan melihat siapa yang membuka pintu ternyata adam.


"Jasmine" panggilnya lirih ini pertama kalinya setelah aku bertengkar dengan adam, adam baru memanggilku, akupun menatap adam bingung.


"jasmine" panggilnya lagi, sebenarnya ada apa aku tidak mengerti.


"kenapa adam?" tanya ku, lagi karna tidak mendapatkan jawaban.


"kamu Harus jujur, anak yang kamu kandung anak siapa?" tanya adam, Lagi-lagi menusuk hatiku, Bukan ini yang aku mau adam. Jerit ku dalam hati.


"kamu ini tau? " tanya ku Tertawa lalu aku selanjutnya menangis, aku menertawakan diri ku sendiri, sedangkan aku menangis karna menangisi Adam yang tidak pernah percaya.

__ADS_1


"Iya jasmine, tolong jujur!" jawab adam, disaat itu juga tangisan ku meledak aku menangis meraung-raung, terisak-isak karna kesal, emosi, semua campur, mungkin itu juga karna hormon bayi ku, sehingga membuatku histeris , aku yang membuka hati untuk memaafkan Adam kini kembali menutup hatiku, adam yang melihat aku pun merasa iba, Setelah puas aku menangis, aku balik pertanya kepada adam.


"sekotor itukah aku adam, sampai kamu tidak percaya kepadaku?" tanyaku lirih Dengan sesegukan tapi masih jelas terdengar.


"bukan beg" jawab adam terpotong


"lalu apa adam?hah?, kamu mengulanginya lagi adam bahkan ini yang kedua kalinya, kamu mengikari janji kamu sendiri" ucap ku yang sudah tidak kuat lagi untuk menahan tangis ku kembali.


"kamu bahkan tau adam, Aku tidak suka dan benci bila Seseorang menuduhku Tampa bukti yang kuat" sambung ku.


"Aku tidak mengikari apa-apa jasmine, aku hanya kurang percaya dan aku tau itu jasmine tapi itu semua sudah ada bukti" ucap adam frustasi dengan menjambak rambutnya kasar.


"sekarang aku benar-benar ingin pergi dari kehidupan mu adam, aku sadar keputusan aku menikah dengan mu salah adam, bahkan salah besar, buktinya kamu sama saja seperti yang lain, Aku jatuh kelubang yang berbeda tapi bersikap sama" ucap jasmine dengan tersenyum sinis.


Bersambung


*bantu like sama komentarnya ya ka, like sama komentar gratis ko, Jangan lupa juga beri bintang 5 dan vote sebanyak2 nya, biar Athour semangat buat nulis, Terimakasih*


Saran & kritik


FB: Tari inong

__ADS_1


IG: Tariwidury1


__ADS_2