Pelakor Dan Penghianat

Pelakor Dan Penghianat
The End


__ADS_3

2 bulan telah berlalu


Kini kehamilan Jasmine sudah meninjak 8 bulan , tapi jasmine masih berkerja keras di Restoran yang ia bangun , Datang pagi , pulang malam seperti itulah keharian jasmine , demi membunuh dan melupakan kejadia Tujuh bulan yang lalu , jasmine rela mengabiskan waktu untuk berkerja, walaupun tetap disaat jasmine sendiri , jasmine pasti mengingatnya , walaupun sudah ada Pelayan Restoran dan Momy melarang jasmine tetap bersikukuh ingin berkerja , hari ini seperti biasa jasmine datang kerestoran dengan senyum palsunya menipu banyak orang bahwa jasmine baik-baik saja , pahadal setiap malam Jasmine selalu menangis Rindu sosok suami yang telah jauh dari jasmine , Hati jasmine sudah memaafkan tapi lagi-lagi logika jasmine tidak mau mengalah dan bersikukuh tidak ingin bertemu atau kembali.


"Awwww" Ringis jasmine karna sakit yang tidak biasa diperutnya seperti akan melahirkan , Tapi ini belum waktunya dokter mengatakan bahwa waktu melahirkan satu bulan sepuluh hari lagi ,Tapi kenapa jasmine merasakan sakit , apakah karna kelelahan.


"aku bilang apa ,jangan kelelahan jasmine!" omel silva dengan menuntun jasmine duduk dan memberikan jasmine minum.


"kita kedokter ya?" tanya Silva kawatir melihat jasmine terus-terusan meringis kesakitan.


"aku gak apa-apa ko sil, aku baik baik aja" ucap jasmine menggeleng-gelengkan kepala pelan lalu tersenyum.


"Jasmine lihat dong muka kamu udah pucet gitu juga, Kita kedokter ya!!!" bujuk Silva dengan kawatir ya ketera , Tapi jasmine tetap menggeleng dan melangkah akan ke dapur.


"Awwwww" Ringis jasmine langsung terduduk dan memegangi perutnya , Air ketuban pun telah pecah, menandakan jasmine akan melahirkan.


"Jasmine kamu kenapa?" tanya Silva panik , saat melihat air ketuban pecah.


"Sakit Sil" ucap Jasmine gemetar dengan bercucuran keringat dingin.


"pokonya ,kita harus ke Rumah sakit sekarang!" ucap Silva tidak mau dibatah.


Silva pun langsung memanggil Orang yang berada di dekatnya untuk mengangkat tubuh Jasmine lalu memasukan Tubuh Jasmine kedalam mobil dan membawa jasmine kerumah sakit.


~


Fortland Hospital London.


Silva duduk diruang Tunggu dengan perasan kawatir ,sebenaranya dokter menyuruh silva masuk kedalam, tapi Silva sangat Trauma melihat yang akan melahirkan membuat silva mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam, Silva menunggu harap-harap cemas pasalnya jasmine akan melahirnya secara pramatur sebelum waktunya., silva pun mencoba menelpon momy dan akhirnya Momy akan Kerumah sakit membuat Silva sedikit lega.

__ADS_1


30 menit berlalu.


Momy datang Bersama adam , Membuat Silva jauh lebih lega dari sebelumnya , karna bagaimana pun Adam tetap suami Jasmine , setidaknya hubangan mereka akan jauh lebih baik demi hadirnya sibuah hati dan membuat mereka tidak saling egois satu sama lain.


"bagaimana keadaan jasmine?" tanya adam kawatir terlihat dari raut wajahnya.


"aku masih belum tau" ucap silva seadanya dengan menggelangkan kepalanya pelan.


"silva , sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Momy yang tak kalah kawatir .


"Jasmine kelelahan dan Stres mom, jadi Jasmine melahirkan sebelum waktunya" ucap Silva menjelaskan , Adam pun nampak shock mendengarkanya , adam memjambak rambutnya Frustasi dan menyalahkan dirinya didalam hatinya, Sungguh adam benar-benar menyesal.


"Ya Tuhan , selamatkan menantun dan cucu ku" ucap momy dengan menghela nafas Panjang.


Tiba-tiba Suster pun datang membuyarkan lamunan mereka.


"Permisi , apakah ada Suami Pasien yang beranama Adam?" tanya Suster lembut , Dengan cepat adam mengangguk.


"silahkan masuk Tuan , Nyonya Jasmine Terus memanggil-manggil nama anda" Ucap suster , adam punya hanya mengangguk dan mengikuti suster masuk kedalam.


Untung saja Ada firasat buruk tentang jasmine yang mengatakan Adam harus ke London sejak dua hari yang lalu , Ternyata benarnya Jasmine sedang kesusahan dan kesulitan , Memang benar Firasat seorang suami lebih kuat terhadap istrinya.


Adam pun masuk memberi semangat Hidup kepada jasmine , Air mata Adam pun tiba-tiba saja menetes melihat istrinya harus bertaruh nyawa demi Anak yang Adam Ragukan, Jasmine pun tersenyum melihat Adam , senyum yang Adam Rindukan.


"Adam" ucap jasmine, pelan nyaris tidak terdengar.


"Sayang ,kamu harus kuat!" ucap Adam dengan memegang tangan jasmine kuat lalu mencium.


"Adam maaf" ucap jasmine lirih menahan sakit ,dengan mentap wajah suaminya yang kacau, Entah Apa yang jasmine Rasakan saat ini, Tapi jujur saja Jasmine takut mati sekarang , Iya takut mati dan belum meminta maaf kepada suaminya, karna jasmine sadar Seburuk apapun perilaku adam terhadap jasmine , tetap saja Surga istri berada didalam ridonya suami.

__ADS_1


"sayang kamu gak salah , yang salah itu aku , Kamu Harus kuat ya sayang demi anak kita!" ucap Adam lalu mencium kening jasmine dan mengelus pipi jasmine , memberi kekuatan kepada Jasmine.


~


akhirnya Perjuangan Jasmine pun membuahkan Hasil , jasmine dan Anaknya selamat , Setelah perjuangan hidup dan mati Jasmine merasa Sangat Bahagia , Jasmine kini telah menjadi seorang ibu.


"Sayang , sekarang aku bakal percaya sama kamu, aku gak mau ngulangi kebodohan aku lagi" ucap Adam , setelah Jasmine selesai dipindahkan dari Ruangan bersalin ke ruangan VIP.


"iya sayang, maafin aku juga ya , aku hampir nyelakain anak kita" ucap jasmine menyesal dengan segala keegoisanya.


"kamu gak salah sayang tapi aku, aku yang terlalu percaya sama Sherlyn" ucap Adam yang benar-benar menyesal.


"kamu sama aku sama-sama salah , jadi jangan nyalahin sepihak , Aku sadar sekarang aku gak bisa selalu lari dari masalah" ucap jasmine dengan tersenyum bahagia, Membuat hati Adam sedikit lega karna sekarang jasmine sudah bersikap dewasa.


~


pagi ini jasmine menatap Anak yang baru saja, kemarin Jasmine Lahirkan Didepan kaca Inkubator , Ada rasa penyasalan dihati jasmine karna tidak menuruti apa perkataan Momy dan silva, Tapi mau bagaimana lagi nasi sudah menjadi bubur dan tidak akan bisa menjadi nasi lagi , sekarang jasmine harus kuat untuk merawat anaknya Bersama adam.


"yang mirip kamu" ucap jasmine tengah duduk dikursi roda.


"iya mirip aku, Ganteng ya" ucap Adam membenarkan , Jasmine hanya tersenyum geli Mendengar ucapan Adam.


"aku yang cape-cape lahirin , eh malah mirip ayahnya" protes jasmine ,tidak terima bila anak lelakinya mirip Ayahnya.


"takut ,ngga diaku kali dia" ucap Adam dengan tersenyum.


"iyakali" jawab jasmine dengan tersenyum.


"Yang makasih ya , Kamu udah kasih pelajaran ke aku , Bahwa kamu itu benar-benar berarti didalam hidup aku" ucap adam dengan tersenyum memegangi tangan jasmine penuh cinta dan menciumi kening jasmine.

__ADS_1


THE END


terimakasih ya buat kaka-kaka yang setia nunggu up dari aku dan Terimakasih juga udah baca sampe sini ,duhh aku terharu , Ceritanya di end in ya ,karna kalau Dilanjut nanti bulak balik , nanti kaka jadi pusing , tenang Nanti ada bonus chap ya ko 2 episode, tunggu squelnya pelakor dan penghianat ya ka See you😍


__ADS_2