Pelakor Dan Penghianat

Pelakor Dan Penghianat
Tebak? (Season dua)


__ADS_3

Sudah hampir 5 bulan ini sherlyn terlihat murung tidak mau keluar rumah, bahkan tidak mau keluar kamar sekali pun, Kerjaan Sherlyn hanya menangis dan meratapi kebodohanya, Adam terlihat masa bodo dengan keadan Sherlyn semakin membuat Sherlyn terpuruk, hari ini Momy pulang ke Indonesia Tapi sherlyn tidak bahagia seperti biasanya, Momy pulang karna mendapatkan kabar dari Asisten rumah tangganya bahwa keadaan rumah sedang tidak baik, membuat Momy mau tidak mau Harus pulang ke Indonsia, Walaupun berat meninggalkan Jasmine, sebenarnya apa yang terjadi kepada Sherlyn mengapa sherlyn sesedih itu apakah ada hal lain.


Momy melangkahkan kakinya masuk kedalam Rumah hal yang terlihat pertama kali Momy masuk adalah Adam yang sedang tidur disopa dengan keadaanya sangat kacau, bahkan adam tidak melepas sepatunya.


Adam terlihat sangat lelah, apakah pekerjaanya adam melelah? Pertanyaan para readers, tentu saja Adam sudah empat bulan ini, tidak berkerja hanya fokus mencari jamsine, pagi, siang, sore, malam, hanya untuk mencari jasmine, bahkan uang Adam semua seperti tidak berharga bagi Adam, apapun akan adam lakukan Untuk menemukan Jasmine kembali.


"Adam" panggil Momy lirih, Momy sangat iba melihat keadaan Adam, Momy mengelus-ngelus Rambut Adam sayang, karna bagai mana pun Adam tetap Anaknya, elusan lembut itu membuat adam mengigau.


"Jasmine, jangan pergi!" gunam Adam memegang tangan Momynya, Momy hanya bernafas panjang lalu mengeluarkanya dari mulut.


"Ini Momy sayang" ucap momy, yang langsung membuat adam terbangun.


"Momy kapan kesini?" tanya adam serak khas bangun tidur.


"Barusan" jawab Momy seadanya.


"Adam, apa kamu selalu kurang tidur?" Tanya Momy yang melihat Lingkaran bawah mata Adam menghitam.


"iya Mom aku suka gadang , Jangan kawatir ya mom!, Paginya aku tidur ko" jawab Adam yang menembak kekawatiran Dari raut wajah Momynya.


"Yaudah, awas ya kalau kamu sakit!" ucap Momy dengan mengelus-elus kepala Adam, Adam hanya menganguk, momy tidak mau terlau banyak bertanya karna Momy tau, kenapa Adam sampai bergadang.


"Jasmine kemana?" tanya Momy pura-pura tidak tau.


"emm, Jasmine lagi Kerumah bapaknya Mom" ucap Adam dengan berpikir Lalu akhirnya menjawab walaupun berbohong.


"kenapa, ngga sama kamu?" tanya Momynya lagi, Ingin melihat seberapa Jauh adam berbohong.

__ADS_1


"Nanti kalau kerjaan aku udah beres, aku bakal nyusul Jasmine ko mom" ucap Adam tampa melihat mata Momynya, Adam takut Ketahuan berbohong.


"oh" jawab Momy singkat, momy sudah tau bila adam takut ketahuan berbohong, Maka dari itu momy membiarkan adam memainkan dramanya. Adam bernafas lega karna momy tidak banyak bertanya.


"kemana Sherlyn?" tanya Momy, baru teringat tidak ada putri bungsunya yang biasanya akan mengambutnya bila pulang kerumah.


"gak tau Mom" jawab adam dengan mengangat kedua bahunya acuh.


"ko kamu gitu shi, sama adik sendiri aja gak tau" omel momy, yang belum mengetahui semuanya.


"Tanya aja ke bibi mom, Mana aku tau emang aku ngasuh Sherlyn apa" jawab adam ketus membuat momy nya penasaran, Adik yang selalu Adam manja dan Adam sayang, kenapa sekarang adam malah acuh, dan sangat dingin kepada adiknya.


~


karna mendapatkan jawaban ketus dari adam, Akhirnya momy tidak Mau memperpanjang masalah lalu pergi, Momy menanyakan Sherlyn kepada Bi imas dan bi imas menjawab Sherlyn berada di kamarnya, Dengan cepat Momy melangkahkan kakinya ke kemar Sherlyn karna Sudah Rindu.


"emmm" gunam sherlyn dengan menggeliat.


"kamu gak kangen sama momy?" tanya momy dengan memeluk tubuh sherlyn, momy langsung membulatkan matanya sekan matanya akan keluar karna kaget, merasa aneh dengan Perut sherlyn yang membesar seperti orang hamil.


"Sherlyn bangun!" bentak sang momy membuat sherlyn tersentak langsung membukakan matanya, Dengan cepat momy meraba-raba perut sherlyn dan benar.


"Sherlyn kamu" ucap momy tidak bisa melanjutkan Ucapan, Suaranya terasa tertahan ditenggoran karna terkejut dan tidak percaya, Bagaiman Sherlyn bisa hamil, Siapa yang menghamili Sherlyn, kenapa Sherlyn bisa melakukan hal sebodoh itu, hanya pertanyaan itu yang terngiang Di pikiran momy.


"Maaf mom" ucap Sherlyn langsung duduk dan menangis, Membuat momy bertambah yakin bahwa sekarang sherlyn tengah mengandung.


"sherlyn kamu buat momy kecewa, Kamu anak kesayangan momy, Kenapa kamu jadi begini, apa kamu gak pernah mikirin perasaan momy kalau kamu hamil diluar nikah seperti ini" jawab momy yang sudah tidak tahan untuk tidak menangis bahkan kini air matanya membanjiri Wajahnya.

__ADS_1


"Aku khilaf mom" ucap Sherlyn Menangis semakin terisak karna melihat momynya menangis, Rasa Dosa, Penyesalan, Bahkan ingin mati Saat ini Sherlyn rasakan, Sherlyn sangat Terluka melihat momy kesayangan menangis karna kebodohanya.


"Momy, Gagal ngedidik kamu" ucap momy disela tangisnya.


"momy gak salah, yang salah itu Sherlyn mom, Sherlyn terlalu bodoh sampai bisa ngelakuin hal yang memalukan seperti ini, Sherlyn sekali lagi minta maaf momy!" ucap sherlyn yang terus memeluk Momy tapi momy hempas tangan Sherlyn tak ingin dipeluk oleh sherlyn seakan jijik.


"sekarang kesalah kamu ada dua sherlyn, Kenapa kamu jadi anak bodoh seperti ini, momy ngga pernah ngajarin kamu buat kaya gitu, Yang momy mau kamu jadi anak yang membanggakan buat momy bukan malu-maluin seperti ini" ucap momy yang tidak kuat menahan emosinya, sekarang emosinya meledak-ledak kepada sherlyn semakin menjadi.


"Yang kesatu kamu ngehasut kaka kamu adam buat percaya sama Kamu, Kamu fitnah kaka ipar kamu, Apa Momy ngajarin kamu Sherlyn Buat jahat sama orang lain, Hah? Jawb momy sherlyn, Lihat momy!, jangan menunduk terus! , momy mau tau jawaban dari kamu" ucap momy membentak kepada sherlyn, Sherlyn hanya menggeleng Sebagi jawab Tidak, Sherlyn terlalu lemah bila harus melihat Tatapan marah dan kecewa sang momy hati sherlyn terasa Teriris.


"terus kenapa kamu ngelakuin itu semua, apa kamu dihasut dokter sialan itu?, hah?" tanya momy yang benar-benar ingin menjambak, menampar anaknya itu bila tidak mengingat sherlyn sedang hamil.


"apa jangan-jangan anak dalam kandungan kamu juga anak dokter sialan itu?" sambung momy lagi yang kini tengah terisak menutup wajahnya dengan kedua tangan.


"jawab Sherlyn!" bentak momy yang sudah habis kesabaran dengan Sherlyn yang tidak mau berbicara, sherlyn hanya mengaguk tidak berani berbicara.


"jangan cuman mengangguk Sherlyn jawab, apa kamu bisu?" jawab momy dengan memukul kasur Karna Sherlyn yang masih mengunci mulutnya.


"momy maaf!" hanya kata itulah Yang terucap dari mulu Sherlyn. sherlyn seakan kehabisan kata-kata karna Rasa penyesalan.


***bantu like sama komentar nya ya ka, like sama komentar, gratis ko, jangan lupa juga untuk vote sebanyak2, dan beri bintang 5, buat Authour semangat nulisnya, Terimakasih*.


Saran dan Kritik


IG:TariWidury1


FB:Tari inong**.

__ADS_1


__ADS_2