Pelakor Dan Penghianat

Pelakor Dan Penghianat
PEMBANGKANG~JASMINE


__ADS_3

Hari ini jasmine terlihat Cantik Dengan pakaian sederhana Memakai rok jeans selutut berwarna biru langgit dengan baju crop warna hitam lengan pendek dan memakai sepatu full putih nampak seperti remaja 17 tahunan membuat siapapun yang melihatnya akan mengira lanjang, sedangkan silva Berdandan untuk pulang ke rumah papahnya karna papah silva baru pulang Dari London Tadi pagi, Jasmine merasa takut untuk keluar rumah sendiri tapi apa boleh buat jasmine tak mungkin mengajak Riski untuk mengantar Jasmine ke rumah bapak. Tiba-tiba teriakan silva pun mengejut kan jasmine


"Jasmine"Terik silva pada jasmine


"apa sih, aneh sisilva teriak mulu berisik" jawab jasmine dengan kesal.


"diluar ada Riski" jawab silva mencolok dagu jasmine


"oke" jawab jasmine dengan singkat lalu keluar dari kamar dan duduk di sofa warna coklat tua bersama Riski.


"katanya kamu mau kerumah bapak kamu ya kata silva" tanya riski dengan lembut


"iya kenapa gitu"jawab jasmine manatap sekilas Riski


"Aku anter aja ya" jawab Riski dengan cepat"

__ADS_1


"gak usah ki kerepotin aku naik taksi aja" jawab jasmine menolok secara halus


"pokonya harus"jawab Riski menekan kan jasmine hanya mengangguk kan kepala


Mereka pun bergegas kebawah ke parkiran dan masuk ke mobil untuk pergi kerumah bapak jasmine mobil pun melaju dengan sedang, Riski pun memulai percakapan terlebih dahulu.


"aku tunggu dimobil aja ya gak ikut kamu masuk entar kerumah bapak, Aku takut ada fitnah" ucap Riski menjelaskan


"iya gapapa ko, aku syukur udah dianter juga" jawab Jasmine merasa Senang


"yaudah, Bener ya gapapa" jawab Riski memastikan


"tertawah jasmine bahagia mu jadi obat terbaik dalam lelah ku"gunam. Riski dalam hati.


Setelah percakapan itu tidak ada lagi yang bersuara hening dan akirnya setelah menempuh waktu cukup lama sampai juga dirumah bapak Jasmine, Jasmin keluar mobil lalu berjalan kearah rumah terlihat oleh Riski dari mobil Jasmine mengetuk pintu rumahnya dan ada yang menbuka pintunya ternyata bapak nya.

__ADS_1


"mau apa kamu kesini " jawab bapak dengan ketus


jasmine pun mencoba bersalam kepada bapak jasmine tapi bapak tolak dengan kas


"mungkin bapak sudah tau" gunam jasmine dalam hati


"bapak aku ke intinya aja sekarang, Aku mau cerai sama tio" jawab jasmine dengan santai


"kamu itu dari dulu bikin malu keluarga, Kalau kamu mau cerai dari tio kamu jangan anggap bapak ini bapak kamu lagi" jawab bapak dengan nada tinggi.


"bagai mana aku tak menganggap bapak, bapak hanya satu-satunya yang ku punya, tolong hargai keputusan ku pak" jawab jasmine dengan mata berkaca-kaca


"dasar kamu anak pembangkang anak gak tau diri, kamu gak pikir masa depan adik kamu" jawab bapak dengan nada tinggi membuat tetangga keluar melihat ke depan rumah jasmine.


"apa anak pembangkang menurut bapak yang dipaksa menikah lalu dituruti oleh si pembangkang yang mengakhiri masa depan nya untuk uang sekoper untuk keserakahan bapaknya, Aku lelah pak aku sudah cukup penderita" jawab jasmine merasa tersudut kan, bapak pun hanya terdiam dan menatap jasmine.

__ADS_1


"yang aku punya saat ini hanya lah bapak satu-satunya, Tapi bapak ku tega menjual masa depan ku kepada lelaki ********, Aku dimadu pak rasa sakit ku semakin berkali lipat" jawab jasmine dengan marah dan lagi lagi bapak hanya diam menatap jasmine dengan tatapan tak bisa dibaca


"kenapa bapak diam, bicara pak " jawab jasmine menggoyangkan badan bapaknya


__ADS_2