Pelakor Dan Penghianat

Pelakor Dan Penghianat
MATI RASA


__ADS_3

Jasmine terus menatap ke arah tio, dengan tatapan marah, kecewa, jijik seolah tatapan itu menjadi satu, Rasanya ingin jasmine menampar, memukul, mengcakar, menjambak orang di hadapan jasmine sampai jasmine kehilangan kendali


PLAAAAKKKKK


Satu tamparan kencang mendarat dipipi tio, Tio memegangi Pipinya yang ditampar, Sebenarnya tio tidak merasakan sakit dibagian pipi, Tapi tio merasakan sakit dibagian dada tepatnya Di Hati, sakit hati karna orang yang selalu menghargainya kini berani menamparnya.


"ini belum seberapa tio, Bahkan bila Dibandingkan Hanya seujung kuku pun tidak sesakit yang aku rasakan" ucap jasmine dengan nada tinggi dan wajah memerah karna emosi.


"jasmine tenang!! , kendali kan emosi kamu jasmine!! "bujuk tio denhan memegang pundak jasmine tapi jasmine tepis dengan kasar.


"setelah apa yang kamu perbuat aku tak sudi dipegang kamu tio!! , Ingat aku punya batas kesabaran!! " jawab jasmine dengan menunjuk jari telunjuknya kewajah tio.


"maaf, jasmine aku hilaf!! "jawab tio dengan mencoba memegang tangan jasmine.

__ADS_1


"hilaf atau disengaja itu beda tipis tio, semua sama artinya penghianat!!" Teriak jasmine yang sudah muak dengan orang yang ada dihadapanya.


tapi tio diam saja seakan mulut tio terkunci dengan perasaan bersalah, wajah jasmine yang asalnya memerah menjadi pucat pasi, penglihatan jasmine mulai buram hingga jasmine tidak sadar kan diri, tio nampak panik dengan cepat tio menggendong jasmine ke mobil, dan melajukan mobil kerumah sakit.


~


30menit berlalu Jasmine mulai sadar menglihatanya masih buram seperti ada bayangan, jasmine mencoba mengucek-ngucek matanya agar jelas, kepala Jasmine terasa sangat berat, saat jasmine melihat disekeliling jasmine baru Sadar bahwa jasmine berada dirumah sakit, lengkap memakai baju pasien, tiba-tiba Pintu terbuka ternyata tio dan silva yang datang.


"jas kamu gak kenapa-napa kan"tanya silva dengan nada kawatir mendekat dan merangkul jasmine, jasmine hanya menggelengkan kepala tanda baik-baik saja tapi dengan tatapan kosong.


"yaudah kamu makan ya!! , kamu dari kemaren belum makan!! " ucap silva kepada jasmine tapi jasmine hanya menggelengkan kepala, silva sudah beberapa kali menawari jasmine makan tapi jasmine tetap saja tidak mau sampai silva lelah dan memilih duduk disamping ranjang jasmine, ternyata jasmine mencari cela supaya tio pergi dan jasmine akan kabur, akhirnya tio pergi, Karna ada Urusan dikantornya.


jasmine melepas Infusan dari tanganya dan mencoba melangkahkan kaki nya yang diperban ke lantai, jahitan luka Jasmine terbuka membuat kaki jasmine kembali mengeluar kan darah silva nampak panik saat melihat darah segar keluar dari kaki dan tangan jasmine.

__ADS_1


"jasmine, jangan nekat!! " saran silva memcoba memegang tangan jasmine untuk kembali keranjang


"Aku mau pergi, aku gak kenapa-napa ko, tolong silva bantu aku!! , aku gak mau disini!! " jawab jasmine terdengar memohon silva pun hanya mengangguk pelan dan membantu jasmine untuk pergi, mereka keluar lewat jalan belakang rumah sakit, karna tidak mungkin bila lewat jalan utama rumah sakit.


~


Akhirnya mereka pun sudah keluar dari rumah sakit, jasmine merasa lega dengan cepat silva memesan Taxi online untuk mengantar ke Apartemen silva, Akhirnya Taxi online datang menjemput Mereka tidak mau menunggu lama mereka pun naik ke mobil dengan cepat.


"Jas, kamu benaran gak kenapa-napa? " tanya silva sekali lagi karna kawatir.


"ngga ko, aku baik-baik aja" jawab jasmine dengan datar.


"yaudah, nanti kamu harus dirawat ya diapertemen aku!! , kalau kamu ngga mau dirumah sakit, aku mau panggil dokter keAprtemen ku " jawab silva menekan kan jasmine hanya mengangguk tanda setuju.

__ADS_1


Maaf ya ka kalau ada yang tipo saya baru belajar mohon dimakluk


*kalau kaka suka like sama komen ya ka like sama komen gratis ko jangn lupa kasih bintang 5 dan vote sebanyak2 nya terimakasih*


__ADS_2