Pelakor Dan Penghianat

Pelakor Dan Penghianat
SIAPA~JASMINE


__ADS_3

"Aku teringat Bapak" Jawab jasmine dengan terus menangis


"Sudahlah, Besok kita kerumah bapak mu" jawab Riski merangkul Pinggang Jasmine dan menyandarkan kepala jasmine didada bidang Riski


"Tidak, Aku takut Bapak Masih marah pada ku" Jawab jasmine mengeleng kan kepala pelan


"ngga, Kita kesana besok ya, Lagian aku pulang siang ko besok langsung aja kerumah bapak"jawab Riski Mencubit hidung manjung jasmine


"Baiklah, Aku tau Tuan mana bisa tolak" jawab jasmine dengan tersenyum mengusap air matanya


"Ini sudah siang, kita pulang yuk"ajak riski melihat Eloji ditangan kirinya sudah menunjukan jam 12 siang


"Aku mau makan bakso dulu!"jawab jasmine dengan cepat


"mau makan dimana"Jawab Riski melihat kearah jasmine


"Aku pengen Bakso mercon" jawab jasmine


"hah, Emang ada bakso mercon yang kaya gimana?" tanya Riski bingung


"Itu loh yang dalemnya cabe semua, boleh ya? " jawab jasmine dengan gelayunan ditangan Riski memasang wajah super manis membuat Riski gemez

__ADS_1


" Gak boleh!, Kamu kan punya Asam lambung" jawab Riski melarang keras


"Satu kali aja ya, Aku mogok makan nih" jawab jasmine kekeh melipat ke dua tanganya dan memalingkan wajahnya


"Jasmine Sayang Nurut dong, aku kawatir kalau udah jadi asam lambung kamu" jawab Riski membujuk


"aku janji, gak akan bikin kamu kawatir" jawab jasmine meyakin kan


"Sekali ngga ya Ngga Jasmine" jawab Riski Tegas, jasmine pun yang melihat tidak ada harapan lagi Pergi dengan kesal kemobil meninggal kan Riski sendiri


BRRRRUUUUKK


suara mobil mewah Riski dibanting kasar hingga membuat Riski melotot melihat mobil kesayangnya, Riski pun masuk kedalan mobil tampa mempermasalahkan nya, Riski melihat jasmine yang masih cemberut membuat marah Riski seketika hilang kini menjadi gemezz. Riski pun langsung mencubit pipi jasmine


"sakit tau"jawab jasmine ketus memegang kedua pipinya yang sakit.


" pelan ko"jawab riski wajah tampa dosa


"jalan cepet" jawab jasmine ketus memerintah riski melaju kan mobilnya.


"mau kemana yang?" Riski menahan tawa

__ADS_1


"PULANG" jawab jasmine singkat.


"katanya mau makan? "tanya Riski dengan wajah yang menyebalkan bagi Jasmine


"gak selera, makasih" jawb jasmine masih kesal


"yaudah" jawab Riski singkat membuat jasmine kesal


"ini Riski kenapa ko sekarang ngga peka, orang pengen dibujuk juga" guman Jasmine dalam hati.


"Sayang mau ngga, makan bakso mercon yang kata kamu cabe nya buanyak"bujuk Riski kepada Jasmine dengan tersenyum misterius


"mauuuuuuu"jawab jasmine cepat dengan tersenyum lebar sangat manis


"tapi bohong" jawab Riski tertawa terbahak-bahak karna berhasil membuat jasmine semakin kesal, jasmine sangat Gerem, Jasmine memukul-mukul badan Riski yang kekar tapi Riski tak merasa sakit malah jasmine yang cape sendiri.


"nyerah?" tanya Riski tertawa menyebalkan, jasmine hanya melihat ke arah Riski dan memalingkan wajahnya melihat pemandangan kota sampai tertidur pulas.


Saat jasmine terbangun jasmine sudah berada disebuah kamar besar lebih besar dari kamar apartemen Riski.


"Aku dimana?"tanya Jasmine pada dirinya sendiri, jasmine pun duduk, jasmine melihat kearah dinding ada poto lelaki yang jasmine cintai bersama Wanita Paruh baya dan lelaki paruh baya jasmine bisa menyimpulkan mungkin itu kedua orang tua Riski.

__ADS_1


Jasmine berjalan kearah poto yang jasmine lihat ada poto Riski sewaktu SMA, kuliah wisuda dan yang membuat jasmine kaget ada poto wanita muda cantik yang Berpoto bahagia dengan Riski nampak jelas kebahagia mereka terpancar dari raut wajah mereka.


__ADS_2