
Jasmine tersenyum menatap Keluar Kaca jendela pesawat yang Jasmine tumpangi Bersama adam, jasmine dan adam naik pesawat umum dari Bandara ngurah rai, bali menuju jakarta, dari dulu sebenarnya bukanya adam tidak mampuh untuk membeli atau menyewa jet pribadi hanya saja jasmine yang melarangnya , jasmine lebih senang bila Jasmine dan adam naik pesawat umum karna selain Harganya mudah dan juga tidak ribet menurut jasmine, jasmine tidak begitu peduli Naik apapun, kemana pun dan dimana pun Tidak masalah selama adam masih bersama jasmine, Kini mereka sedang Menjadi pengantin Baru, Dimana selalu menebar Kemesraan, Tidak perduli dimana dan bersama sama siapa maklum saja mereka sedang dimabuk asmara.
Adam Tak hentinya Untuk memegangi tangan jasmine, Seperti seorang ibu yang Takut kehilangan anak kecil yang sedang berada dalam keramaian, sesekali adam mencium tangan jasmine mesra, Adam tidak perduli walaupun banyak pasang mata yang melihat mereka.
"Sayang, Kapan-kapan kita kesana lagi ya!!" saran Jasmine antusias dan menyandarkan Kepalanya dibahu adam.
"boleh sayang, kapaan aja boleh asal kamu mau" jawab adam Dengan mencium lembut pipi jasmine, membuat jasmine merasa beruntung memiliki suami seperti adam Yang begitu romantis, pengertian, Sabar walaupun sedikit pencemburu, Maksudnya bukan sedikit tapi pencemburu berat, terkadang sikap cemburunya membuat jasmine Jengkel tapi sekarang jasmine sudah terbiasa dengan sikap adam, bahkan sekarang jasmine tidak perduli lagi karna jasmine yakin sikap adam yang begitu cemburu pasti ada alesanya.
~
Kini jasmine dan juga adam telah turun dari pesawat beberapa menit yang lalu, mereka sekarang sedang duduk menunggu jemputan datang yaitu sherlyn adik adam yang menjemput mereka, Yang belum kunjung datang, Terpaksa adam dan juga jasmine harus menunggu dikarnakan supir pribadi keluarga kake adam sedang pulang kampung, mau tidak mau mereka harus menunggu.
"sayang maafinya!!, si sherly emang suka lelet" ucap adam. Merasa tak enak hati melihat istri kesayanganya harus menunggu, walaupun baru sebentar mereka menunggu adam saja yang selalu berlebihan.
"iya gapapa, Lagian kita nunggunya kan baru, baru10menit yang laiu sabar aja yang! " jawab jasmine yang sudah hapal kelakuan suaminya.
__ADS_1
" iya, Kalau si sherlyn masih lama kita naik taksi aja , biarin sisherlyn biar kesini sendiri, siapa suruh lama" jawab adam mulai kesal karna mengingat keleletan adiknya yang seperti keong.
"adam sabar dong sedikit, kasian sherly kalau kita naik taksi, entar serly kesini kitanya ngga ada" jawab jasmine memberi saran suaminya, Karna jasmine tau pasti suaminya akan menurut kepada jasmine, Ternyata benar saja dugaan jasmine adam hanya mengangguk menurut patuh pada istrinya.
~
30menit berlalu Sherly datang dengan wajah tampa dosa membuat Adam bertambah kesal.
"hai kaka, hai kaka ipar udah lama ngga nunggu nya?" tanya sherly cengesan
"Hehhee, Lama juga ya, Maafin aku ya!" jawab sherlyn, adam tidak menjawab hanya masuk kedalam mobil dan duduk dikursi penumpang.
"cihh, marah" sherlyn terkekeh, Jasmine hanya tersenyum dan masuk kedalam mobil dan duduk dikursi disamping adam, Di ikuti sherly dari belakang.
~
__ADS_1
Diperjalanan pulang.
"ka aku laper , Kita mampir dulu yuk, ke resto!! "ucap Sherlyn dengan wajah memelas.
"Aku gak Laper" jawab adam ketus
"Yaudah sama kaka ipar aja, Ayo dong mau kan!!" ucap Sherlyn dengan mata Berbinar seperti ini menangis, membuat Jasmine tidak tega untuk menolaknya walaupun jasmine masih kenyang.
"iya boleh" jawab jasmine pasrah.
"yang jangan Terlalu Turutin keingin si Sherlyn deh, Entar dia jadi ngelunjak" celutuk adam kesal.
"gapapa, sekali-kali yang kan ngga sering" bela jasmine membuat Sherlyn kegirangan.
"yess, Kaka ipar terbaik" ucap Sherlyn tersenyum dengan mengacungkan jembol Tanda tangan satu lagi menyetir.
__ADS_1