Pelakor Dan Penghianat

Pelakor Dan Penghianat
TERTAWA~JASMINE


__ADS_3

Setelah Selesai istirahat dan mandi Jasmine dan silva berdandan lagi untuk Pergi Mencari Apartemen Bersama Riski, Riski akan menjemput mereka sebentar lagi karna jasmine sudah mengirim lokasi kepada Riski, silva masih mengemasi barang nya sedangkan Jasmine mencari tempat bakso yang enak untuk mereka makan siang, suara ketokan pintu pun menghentikan aktifitas Silva dan membuka pintu ternyata Riski yang datang.


TOK TOK TOK


silva pun mempersilakan Riski untuk masuk.


"sil jasmine mana" Tanya riski kepada silva


" bentar lagi pulang, Kangen ya? "jawab silva dengan menggoda


"hmmmmm, iya aku kangen sama jasmine" jawab riski terang-terangan


"sudah ku duga" jawab Silva dengan tersenyum manis


Setelah menunggu cukup lama datang lah jasmine membawa Bakso dan jus mangga kesukaanya, mendekati mereka lalu duduk bersama.


"hehe, udah ada riski rupanya" jawab jasmine tersenyum tipis


.


"Riski nunggu kamu dari tadi"jawab silva dengan mengambil bakso


"eh, ini aku belinya 3 ko bakso nya kita makan bakso aja dulu" jawab jasmine dengan tersenyum dan membuka cup baso lalu memakan dengan lahap mereka pun tak basa-baso lagi langsung melahap bakso.

__ADS_1


Setelah mereka selesai makan, Mereka melanjutkan untuk pergi dari hotel dan mencari Apartemen.


Riski menunggu di parkiran didalam mobil tak lama silva dan jasmine pun menyusul masuk ke dalam mobil riski pun melajukan mobilnya dengan pelan.


"jas kamu mau lihat dulu ngga apartemen yang tadi aku omongin" jawab riski dengan menatap jasmine


"gak ah ki makasih, aku gak mau ngerepotin kamu lagi" jawab Jasmine menolok secara lembut


"jas kamu ngga boleh nolak ya, Itu juga keputusan aku" Jawab riski Memaksa secara halus


"no Riski, Aku banyak berhutang sama kamu" jawab jasmine kekeh menolak


"jas anggap aja kamu pinjem sama aku entar kalau kamu punya kamu ganti, lagian uang kamu kan harus cukup sebelum kamu cari kerja" jawab Riski menghalal kan segala cara untuk jasmine menerima tawarnya jasmine pun mulai perpikir.


"oke, berarti aku berhutang banyak ya sama kamu, inget aku gak mau dikasihin!" jawab jasmine dengan tersenyum tipis riski pun hanya mengaguk pelan dan fokus mengemudi sesekali melirik wajah jasmine dikaca mobil


Disaat ku mulai nyaman dan


teganya engkau berubah


setiap perkataan mu


ku selalu mendengar kan

__ADS_1


setiap hari selalu teringat


kebersamaan antara kau dan aku


kau selalu ada saat ku butuhkan mu sekarang tidak lagi


kuberusaha mengerti akan diri mu


meski kau sibuk dengan urusan mu


ku selalu sabar menanti akan kabar dari mu meski ku tau kau sibuk dengan yang baru


setiap hari diri mu selalu terbenam dipikiran ku hati ini ingin menangis air mata pun


ingin jatuh kau selalu melarang ku karna kecemburuan mu kau selalu menuduh ku meski ku tak berbuat itu


Akhirnya Sampai Diapartemen mewah milik Riski setelah menempuh waktu satu jam lamanya di karna kan macet parah, Jasmine dan silva pun masuk melihat-lihat Apartemen Riski, saat masuk kedalam apartemen jasmine melihat berwarna cat putih berpaduan dengan Interrior warna gold membuat kesan mewah terlihat, Apartemen Riski sangat lusa sungguh 5x lipat dari apartemen milik silva bahkan Apartemen riski bersih dan nyaman walaupun tidak ada penghuni nya Karna riski setiap hari menyewa Asisten rumah tangga untuk bersih-bersih.


"woow keren" sahut Silva takjub


"jas, sil kalian mau ngga tinggali disini" tanya Riski.


"hmm, gimana ya kaya nya aku gak bisa ki" jawab jasmine dengan menunduk kedua kepalanya

__ADS_1


"pokonya ngga bisa nolak, Cepet kalian istirahat" jawab Riski kekeh


"oke riski"jawab silva dengen memegang erat tangan jasmine sampah jasmine kehabisan kata-kata


__ADS_2