
Matahari bersinar sangat terik bahkan membuat silau Mata jasmine dari Kemarin jasmine belum keluar kamar dan pergi dari tempat tidur dia masih melamun jasmine duduk ditepi ranjang sampai lupa mandi, makan dan tidur memikir kan suaminya yang dari semalam belum pulang jasmine sangat kawatir karna tio Ditelpon tidak Aktif.
sampai Ponsel Jasmine pun berdering menyadar kan lamunanya jasmine, jasmine begitu semangat melihat ada yang menelpon Jasmine pikir suaminya ternyata silva
DRRRRRRTTTT DRRRRTTT
"Hallo" Sapa jasmine didalam sambungan telpon.
"kita, kecafe yuk aku rindu!" Jawab silva disebrang sana.
"Aku lagi gak mood, lain kali aja" jawab jasmine malas
"Ayolah sayang, luangkan waktu untuk ku, kau selalu sibuk" jawab Silva sedih disebrang sana
"yasudah, aku mandi dulu!!, dari dulu aku tau kamu keras kepala" jawab jasmine sebel dengan Wanita manja Yang selalu merepotkanya.
__ADS_1
"much, aku tunggu dicafe biasa ya sayang, aku menyayangi mu" jawab Silva manja.
Silva pun mematikan telpon nya dan ternyata rayuan silva membuat jasmine sedikit tersenyum dan semangat untuk hari kelam nya.
Jasmine pun pergi dengan pakaian dres hitam selutut berwarna hitam sederhana menuju kesebuah cafe favorit nya dan silva kini hati nya sedikit lega dia bisa pergi keluar rumah dan melupakan masalahnya sejenak karna sikap silva, yang lucu dan keras kepala yang akan terus meminta bila tak dituruti begitu manja, seperti anak kecil meminta es cream kepada ibunya.
Sesampainya dicafe, jasmine pun masuk dan melihat ternyata silva sudah datang dan duduk sambil memainkan handphonenya, jasminw pun pergi kearah silva lalu duduk bersamanya dan silva pun kaget dengan wajah jasmine yang pucat, mata sembab begitu kusut bagai baju yang belum Diistrika.
"Ya Tuhan, wajah kamu kenapa sayang" silva begitu kaget dan kwatir saat jasmine membuka kacamata hitamnya.
"kamu abis nangis ya, jujur ke aku dong kamu ada masalah apa?, apa Karna suami sialan kamu itu?"tanya silva geram
"tidak, aku tidak apa-apa, kamu terlalu berlebihan" jawab jasmine mengelak karna jasmine tidak mau Refutasi suaminya hancur walaupun, silva sudah tau kelakuan suaminya.
"hmmm iya, tapi awas ya kalau kamu bo" bicara silva terpotong karna jasmine cepat membungkam mulut silva dengan lenganya karna malas mendengar omelan silva yang panjang kali lebar, luas kali persegi tidak bisa selesai dalam waktu satu jam.
__ADS_1
"sudah aku tidak apa-apa, jangan kawatirkan aku, aku tau kamu sangat menyayangi ku" jasmine mendekati Silva dan memeluk dengan erat sampai tak sadar air mata nya metes silva membalas pelukan jasmine dengan lembut.
"sudah aku ke toilet dulu ya" jasmine pun melepas kan pelukan silva dan pergi ketoilet dia menangis bahagia, disaat Jasmine terpuruk ternyata masih ada orang yang menyeyangi nya baru kenal silva beberapa bulan yang lalu, tapi silva sangat menyayangi nya dengan tulus, setelah jasmine merasa lega jasmine pun keluar dari toilet tiba-tiba seorang lelaki tampan menabrak jasmine dari depan sampai jasmine tersungkur kelantai
BRRRUUUKKK
"awwwww" ringis jasmine.
"astaga, maaf nona saya tidak sengaja" ucap lalaki itu, lalu mengulur kan tangan kepada jasmine untuk menolong nya dan ternyata lalaki tampan itu ada riski laki-laki yang berkenalam dengan Jasmine 1tahun yang lalu, Jasmine pun menerima uluran tangan riski dan mereka berhadapan.
"jasmine ya?" tanya riski, Riski pun tersenyum bahagia setelah berapa tahun akhir nya mereka bertemu kembali.
"iya, tapi anda siapa ya saya tidak mengenal anda, Terimakasih atas pertolonganya, Saya permisi" jawb jasmine, jasmine pun pergi meninggal kan riski dengan cepat lalu pergi kearah kursi semula dan duduk bersama silva.
"bantu like sama komen nya ua kaka terimkasih*
__ADS_1