Pelakor Dan Penghianat

Pelakor Dan Penghianat
Penyelamat


__ADS_3

Tio pun menolong Angel yang tersungkur ditanah Akibat Tamparan yang jamsine daratkan, dengan lembut tampa memperdulikan istrinya.


"Aku gak nyangka, kamu kaya gitu, kamu bukan Jasmine yang aku kenal" ucap tio dengan marah melihat Angel kesakitan.


"Ayolah Tio, jangan Naif aku bukan baik, orang baik Hanya Ada disinetron, Aku punya batas kesabaran, Aku sama manusia seperti kalian, yang selalu Kalian Anggap lemah" jawab jasmine tidak terasa air matanya menetes.


"aku tidak habis pikir, bagai mana Aku bisa menikahi wanita seperti mu " jawab tio dengan wajah memerah menahan emosi.


" Aku benci kamu tio, Aku bertahan demi keluarga ku" jawab jasmine dengan nada tinggi Dan tangis pun menjadi deras, Karna sakit yang luar biasa dibagian dadanya bukan karna penyakit, tapi karna sakit melihat suaminya memilih sahabat yang menghianati nya.


Angel pun Berakting menangis dan memeluk tio dihadapan jasmine membuat jasmine semakin emosi dan membenci Angel.


"Cuih, Sangat menjijikan, Angel kamu seperti ular" jawab jasmine dengan meludah ketanah seakan jijik melihat Angel yang memeluk suaminya dengan erat.

__ADS_1


"kamu yang lebih menjijikan Jasmine, Aku tidak menyangka, Kamu bisa sekasar itu" jawab tio dengan menunjuk kewajah jasmine seakan jijik bercampur marah.


Tio pun pergi meninggalkan Jasmine dengan merangkul Angel sontak membuat jasmine membatu seketika dan terduduk ditanah jasmine menangis, ini bukan Yang jasmine harapkan.


"Aku membenci kamu Tio!! "Terikan Jasmine dengan menangis sejadi-jadinya tampa melihat kebelakang tio masuk ke dalam mobil di ikuti Angel, sebelum angel masuk ke dalam mobil, angel melihat jasmine sejenak kebelakang dan tersenyum puas melihat jasmine menderita dan sengsara.


~


Riski yang mengendari mobil sport mewah pun tak sengaja melihat Jasmine ditaman sedang menangis sontak membuat riski berhenti Dan keluar untuk mendekati jasmine


"kamu kenapa? " tanya Riski dengan mata yang terus menatap jasmine, jasmine pun langsung mendekat dan memeluk Riski dengan erat.


"Aku benar-benar hancur ki , Aku ingin memperbaiki semuanya, tapi semua hancur seketika" Riski pun membalas pelukan jasmine Riski mengelus Rambut jasmine menenangkan jasmine

__ADS_1


"Sudah jangan menangis, Air mata mu berharga, jangan pernah menangis, karna orang yang tidak menginginkan mu!! " jawab riski dengan nada lembut, Riski pun melepaskan pelukan jasmine dan mengajak jasmine untuk masuk kedalam Mobil karna melihat jasmine yang menggigil kedinginan jasmine masih terus menangis dengan terisak-isak matanya menjadi sembab dan memerah karna terlalu lama menangis.


"Jasmine sudah jangan menangis, lihat wajah mu yang cantik kini menjadi jelek" ucap Riski sambil mengusap air mata jasmine dan mencoba meggoda jasmine agar tersenyum tapi bukanya tersenyum jasmine makin keras menangis.


"iya aku memang jelek , karna itulah suamiku pergi meninggal kan ku dan bersama ****** sialan itu" jawab jasmine dengan wajah yang selalu menunduk


"Lihat aku jasmine kamu itu berharga, bodohnya laki-laki yang menyia-nyia kan kamu, kamu itu sempurna" jawab riski sambil mengangkat dagu jasmine dan mengarahkan wajahnya, kewajah jasmine, Riski menatapnya dengan intens


"sudah jangan tatapan aku begitu!!, aku tidak suka" jawab jasmine dan mendorongkan wajah Riski untuk menjauh


"maafkan Aku, yasudah kita kerumah Silva sekarang aku gak tega lihat kamu kedinginan" jawab Riski dan menghidupkan mobilnya lalu menancap kan gas jasmine hanya mengangguk pelan tanda setuju


*Hallo ka kalau kaka suka jangan lupa like dan komen ya like dan komen gratis ko ka*

__ADS_1


__ADS_2