
setelah Riski Berhasil menbujuk Jasmine akhirnya jasmine mau makan dan minum obat walaupun makanya sedikit setidaknya perut jasmine tidak terlalu kosong Karna pengaruh obat tidur jasmine bisa tertidur pulas, Riski pun membiarkan jasmine istirahat dan pergi dari kamar untuk ke Ruangan tamu Duduk bersama silva.
"Sil Jasmine kenapa kok kaya nya berat banget?, jasmine cerita ngga sama kamu, apa gara-gara aku kemarin? " tanya Riski
"entahlah, aku tak tau aku tadi disuruh tio buat jaga jasmine eh, si jasmine malah kabur terpaksa aku ikutin apa mau dia" jawab Silva dengan memegang iphone milik nya.
"oh gitu ya, yaudah jangan dipaksa ya kalau Jasmine ngga mau cerita aku takut dia tertekan" jawab riski dengan memegang bahu silva
"iya aku juga takut nanti jasmine makin stres"jawab silva dengan nada pelan
"yaudah kalau gitu aku mau kerumah sakit lagi ya sil, suster disini ko buat jaga jasmine" sahutan Riski dengan membawa tas nya lalu berpamitan. Silva hanya mengangguk pelan tanda setuju
*******
Tio kembali datang ke rumah sakit ke Ruangan yang di tempati Jasmine, Tio kaget ternyata sudah tidak ada jasmine dan silva, tio mencari ke toilet dan sekitar Ruangan tapi tidak ada juga Saat tio melihat ke lantai putih ada Darah segar banyak berceceran dengan panik tio memcoba menghubungi silva.
__ADS_1
Tuuuttuuuuuttt
"hallo silva, Jasmine dimna".
"jasmine ada diApartemen Aku disini, jasmine gak mau dirumah sakit, yaudah dari pada nekat aku bawah aja keapartemen aku"
"Terus sekarang gimana keadaan jasmine"
"Jasmine lagi tidur, disini juga ada suster ko yang ngerawat"
Tio pun mematikan Panggilan nya dan bergegas ke mobil untuk keApartemen Silva
Sampai diapartemen silva, tak menunggu waktu lama tio pun langsung masuk kedalam kamar silva untuk melihat keadan Jasmine tio melihat jasmine yang sedang tertidur pulas entah mengapa tio merasa marah kesal pada dirinya sendiri, tio sangat sedih melihat keadan jasmine, Jasmine sedang tertidur pulas, tio langsung mendekati dan duduk di samping ranjang jasmine dan membelai rambut jasmine, mencium ubun-ubun jasmine dengan sangat lembut, silva pun yang melihatnya hanya diam batin silva "dasar tio udah gini aja baru perhatian kemaren kamana aja" Silva hanya mengoceh didalalam hatinya
"maaf jasmine" Hanya kata itu yang terucap dari mulut tio dengan memegang Tangan jasmine
__ADS_1
"Sekarang aja baru minta maaf" jawab silva dengan ketus karna tidak tahan lagi untuk angkat bicara, tapi tio tidak memperdulikan ucapan silva tio masih pokus dengan memegang dan mengecup pipi jasmine.
Jasmine pun yang merasa pipi nya dikecup kaget.
"Tio" Jawab jasmine setengah terik "Pergi dari sini" jasmine pun mulai berteriak kencang membuat suster ke kamar dengan setangah berlari.
"kenapa nona? Tenang" tanya suster dengan lembut
"usir dia, Aku gak mau lihat dia"Teriak jasmine dengan menunjuk kearah tio
"Pak lebih baik biarkan nona jasmine istirahat"Ucap suster menyusir secara halus, tampa sepatah kata pun tio pergi meninggalkan mereka dengan merasaan bersalah ke pada jasmine.
Maaf ya ka kalau ada yang tipo mohon dimaklum saya baru belajar
*bila kaka suka jangan lupa like sama komen ya ka like sama komen gratis ko jangan lupa juga beri bintang 5 dan juga vote terimakasih*
__ADS_1