
Jasmine masih marah kepada Riski dan Silva karna mereka memisahkan jasmine yang sedang Ingin menerkam Mangsanya Jasmine masih marah-marah tidak jelas walaupun sudah dirumah mungkin karna jasmine kelelahan jadi mudah marah.
"Ih kenapa shi kalian pisahin" coloteh Jasmine merasa kesal
"jasmine udah dong kasian Angel lagi hamil bisa-bisa kamu bunuh dia" jawab riski mencoba menenangkan Alih-alih bukan tenang jasmine makin menjadi marahnya.
"hah, kenapa kamu bela dia Riski kamu mau jadi teman dia ya" jawab jasmine dengan wajah memerah
"bukan gitu kali maksud Riski jas, kan si Angel lagi hamil Riski takut nya kenapa-napa sama anak yang dikandung nya" jawab silva mencoba menjelas kan
"kalian berdua sama aja ya, udah kalian ngga usah jadi temen aku" jawab Jasmine berdesis geram.
"duuh cape deh kalau ngejelasin sama si jasmine bikin pusing" jawab silva merasa kesal
"udah deh jasmine kamu dari tadi marah-maran mulu kasian silva yang jadi sasaranya"Jawab Riski merasa kasian, walaupun Riski menyukai Jasmine tapi jasmine keterlaluan kepada silva
"Bodoamat" jawab jasmine dengan kesal lalu ke kamar membantingkan pintu kamar dengan kasar
"sabar Riski" ucap Riski dengan mengelus dada nya sendiri.
"emang ngehadapi dia harus extra sabar" jawab silva dengan kesal
Jasmine masih kesal dengan mereka berdua jasmine tidak mau bicara dan makan padahal jasmine dari pagi belum makan Riski dan silva mencoba membujuk Jasmine makan tapi tak berhasil sampai kesabaran Riski habis.
__ADS_1
"Jasmine Ayo dong makan jangan kaya anak kecil" jawab Riski dengan lembut menyembunyi kan kemarahanya karna kawatir
Hening
"Jas ayo dong makan aku kawatir" jawab Riski masih lembut.
Hening
"pantesan aja ya Tio milih wanita lain Kalau sikap kamu masih kaya anak-anak" jawab Riski dengan kesal tak perpikir dua kali.
Jasmine pun langsung melihat Riski dengan tatapan Tajam.
"Aku tak butuh perhatian mu" jawab Jasmine meneteskan air mata Riski pun langsung menyadari Apa yang dia katakan Riski langsung memeluk jasmine dengan erat.
"Maaf kan aku jasmine" jawab Riski dengan mengecup kening jasmine, jasmine tak memberontak atau melawan karna mungkin benar apa yang dikata kan Riski Jasmine terlalu ke anak-anakan
"maaf ya aku terlalu egois dengan kalian"ucap jasmine dengan menyeka air matanya
"Aku mencintai mu jasmine maaf kan aku membuat kamu terluka"Jawab Riski dengan mengelus punggung jasmine
"aku tak menyangkal nya Riski yang kamu katakan benar Aku terlalu keanak-anakan" Jawab jasmine menangis terisak-isak Riski pun semakin erat memeluk Jasmine, Riski merasa sangat bersalah
Setelah lama memeluk Riski jasmine melepas kan pelukan Riski dan Menyandar Kan kepalanya dibahu Riski.
__ADS_1
"kamu besok mau kerja jadi model?" tanya Riski dengan hati-hati
"iya, Gimana lagi Aku gak punya lulusan" jawab Jasmine yang mulai tenang
Entah mengapa riski ingin melarangnya, Karna Riski begitu Trauma dengan mantanya yang menjadi model.
"tidak boleh, kamu disini aja aku kasih Kamu uang tiap bulan gak usah kerja" jawab Riski dengan cepat mekan kan.
"kenapa"jawab jasmine merasa bingung
"aku trauma dengan yang namanya model aku takut kamu seperti mereka" jawab Riski menjelaskan
"tidak semuanya begitu Riski" jawab Jasmine dengan memutar kedua pola matanya
"tidak sekali tidak ya tidak jasmine" jawab Riski melarang keras
"terus bagai mana apa aku harus terus mengandal kan kamu" jawab jasmine dengan menatap wajah riski.
"selama aku bisa melakukan nya untuk apa kamu berkerja" jawab Riski dengan menatap wajah jasmine sekarang mereka saling bertatapan.
"Aku tak bisa Riski maaf" jawab Jasmine menundukan kepalanya.
"No Jasmine, Kamu sudah terbisa jadi nyonya mana mungkin aku bisa membiar kan mu berkerja" Jawab Riski mengangkat Dagu jasmine untuk menatap mata Riski
__ADS_1
"Riski tolong hargai keputusan ku" jawab jasmine kekeh dengan pendirianya
"jasmine bila aku telah memutuskan apa pun itu berarti aku akan bertanggung jawab, uang setiap bulan, Apartemen, asisten rumah, kemewahan yang kamu dapat kan dulu aku mampuh jasmine" jawab Riski mencoba meyakin kan, jasmine merasa lelah membantah mungkin lebih baik jasmine turuti dulu nanti setelah perlan jasmine akan berkerja.