
Sudah 4 jam lebih jasmine belum sadar tio dan bapak jasmine pun setia menunggu jasmine sadar, tio Terus menggenggam tangan jasmine erat dan berbisik.
"bangun sayang, kita akan menikah" ucap tio dengan terus menatap wajah jasmine yang cantik.
tiba-tiba jari lentik jasmine begerak Dan matanya mulai terbuka sedikit demi sedikit walau pun masih belum jelas jasmine mencoba mengumpulkan kesadarnya, Akhirnya jasmine benar-benar Sepenuhnya sadar jasmine hanya menatap keatas dengan tatapan kosong tak mau Menunggu lama tio pun memanggil bapak jasmine Dan suster.
"pak. Jasmine sadar " Panggil tio dengan tersenyum yang mengembang sempurna
" Iya ,Akhirnya jasmine sudah sadar" jawab bapak Tersenyum lega.
"iya pak , sebentar pak saya panggil suster dulu" jawab tio dengan berdiri lalu pergi untuk mencari Suster.
Tio:"sus, Dulu dicek ya pasien atas nama jawab sudah sadar!" jawab tio dengan sopan
"iya baik pak" jawab suster dengan sopan dan tersenyum ramah
Tak lama kemudia suster pun datang menghampiri jasmine yang sedang Terbaring lemas dibangsal dan mengecek keadaan jasmine.
"gimna sus anak saya?" tanya bapak.
__ADS_1
"keadaan nona jasmine mulai membaik , Nona jasmine hanya perlu Istirhat yang cukup , jangan lupa makan dan meminum obat yang teratur" jawab suster Tersenyum ramah
"Alhamdulilah ,syukur lah, terimakasih sus" jawab Tio Tersenyum
"iya tuan , saya permisi" jawab suster ramah dan sedikit membungkuk lalu pergi.
"bapak sudah makan belum, klau belum makan dulu pak!, biar saya yang temenin jasmine" jawab tio Yang belum melihat bapak jasmine yang belum makan dari tadi.
"yasudah nak , bapak Kekantin mau Makan dulu" jawab bapak jasmine ,tio hanya mengangguk pelan tanda setuju dan bapak jasmine pun pergi meninggal kan mereka berdua.
Didalam kamar Rawat yang kening , tio pun membuka Percakapan terlebih dahulu.
"jasmine satu jam lagi kita akan menikah" ucap tio sontak membuat Mata jasmine membulat sempurna.
Jasmine pun melihat tio dengan tatapan tajam seakan suhu ruangan sangat panas walau memakai ac ,tapi jasmine hanya diam tak sepatah kata pun diucap karna jasmine sudah pasrah apapun yang terjadi bercuma jasmine memberontak Tak akan merubah apapun.
20menit Berlalu datang lah bapak jasmine ke kamar inap yang jasmine tepati.
"pak sudah makanya?" tanya tio dengan sopan
__ADS_1
"sudah nak, setengah jam lagi penghulu datang kesini kita siap-siap dulu nak!!" jawab bapak dengan Mata melirik kearah jasmine.
"Ya Tuhan, kenapa ini terjadi padaku, Aku benci bapak" batin jasmine
jasmine sudah tidak bisa membendung cairan putih yang Mulai Turun Semakin banyak membasahi wajah cantik jasmine ,jasmine hanya pasrah dengan jalan Hidup yang Rumit ini.
30menit berlalu penghulu pun datang diikuti 3 saksi ,bapak Edi dan ibu tio pun datang dan duduk disapa oleh bapak dan tio.
"pempelai sudah siap?" tanya penghulu dengan sopan , tio hanya menganguk pelan tanda setuju.
"bisa dimulai?" tanya menghulu lagi
" iya bisa silahkan pak!" jawab Tio.
ijab kabul pun dimulai hal yang paling menyakit kan saat para saksi menjawab SAH jasmine hanya menangis, jasmine masih tak percaya, oleh kenyataan yang jasmine alami orang yang jasmine sayangi sampai rela demi uang merusak masa depan jasmine.
Ibu tio dan bapak edi pun sesekali melirik jasmine sendu mereka terlihat tak Tega dengan jasmine yang selalu menangis tapi ada hal yang menguatkan jamsine tiba-tiba ibu tio pun mengecup ubun-ubun jasmine lembut seperti seorang ibu kepada anaknya.
"kamu sekarang jadi anak kami sayang, sudah jangan menangis!!" Bisik ibu tio pelan ketelinga jasmine
__ADS_1
Jasmine tersenyum menatap wajah cantik ibu tio hal yang tak pernah jasmine dapat kan selama 5tahun kini bisa jasmine rasakan lagi.
Bersambung