
Jasmine menatap Lekat cafe yang selalu Jasmine Datangi, Iya betul sherlyn mengajak adam dan jasmine untuk makan dicafe favorite jasmine, jasmine mulai merasa Tidak enak hati saat akan masuk kedalam cafe seperti ada Firasat buruk.
"Sher, bener kita mau makan disini?" tanya jasmine menyakinkan
"iya kaka, aku suka banget makanan disini enak" Jawab sherlyn
"kalau kamu ngga suka, kita pindah aja yang" saran adam.
"Gapapa, yang aku suka ko" jawab jasmine jujur memang betul makanan dicafe itu memang enak, Tapi hanya saja hati jasmine yang merasa tidak enak.
"yaudah, ayo masuk kaka lama ih" jawab Sherlyn dengan menarik tangan jasmin dan juga adam untuk masuk.
~
Didalam Cafe
__ADS_1
"yang aku mau ketoilet dulu ya!, Mau cuci muka kamu sama sherlyn ya jangan kemana-mana"ucap adam Dengan mengecup kening jasmine singkat lalu pergi, Sherlyn hanya mengangguk sambil fokus memainkan handphone nya.
"duh, kaka aku mau ketoilet dulu ya mau pipis , kaka tunggu disini!! " ucap sherlyn lalu pergi begitu saja, Jasmine sebenarnya ingin ikut bersama sherlyn tapi sherlyn sudah lebih dulu pergi meninggakan jasmine.
"yahh, jadi sendiri deh" gunam jasmine
Tiba-tiba Tak lama kemudia ada lengan kekar yang memeluk erat jasmine dari belakang, Jasmine pikir itu adam sehingga jasmine hanya santai dan tersenyum karna jasmine mengingat kebiasan adam.
"yang, Apaan si malu tau" Ucap jasmine sambil membalikan badanya, setelah jasmine melihat betapa terkejutnya jasmine ternyata yang memeluk jasmine adalah tio.
"akhirnya, kita bertemu juga jasmine" ucap tio dengan senyum Sumringah nya, saat jasmine ingin melepas pelukan tio, jasmine melihat Adam sedang menatap tajam dan tangan mengepal kearah jasmine dan juga tio.
"Ayo pulang!" ucap adam dengan menarik kasar tangan jasmine tapi tatapanya masih mentap tajam Tio, tio yang melihat kekacoan terjadi karna ulahnya hanya tersenyum.
"Yang sakit" rengek jasmine tapi tidak diperdulikan oleh adam.
__ADS_1
"kaka ada apa shi?, Ko pulang kita kan belum makanya" kata Sherlyn tidak mengerti dengan apa yang terjadi.
"ini kenapa lagi, kaka kasar sama kaka ipar kasian" Sambungnya lagi karna tidak tega melihat jasmine menangis, adam tidak menjawab adam hanya membukakan pintu jasmine lalu menyuruh jasmine masuk kedalam mobil dan duduk dikursi depan, lalu adam yang menyetir, diikuti Sherlyn yang duduk dikursi penumpang, adam Mengemudi mobil dengan kecepatan tinggi membuat Sherlyn dan juga jasmine Takut dibuatnya.
"Kaka jangan nyebut!!!" ucap Sherlyn tapi tidak digubris oleh adam, sedangkan jasmine hanya berdoa didalam hatinya supaya Selamat sampai rumah.
~
Adam terus menarik lengan jasmine untuk masuk kedalam rumah, Adam tidak perduli tatapan tajam momy nya, adam benar-benar dibuat cemburu dengan apa yang adam lihat tadi.
"adam kasian jasmine" Bentak momy adam
"Momy jangan ikut campur!!" Larangan adam
"Kamu tahan emosi kamu, ngomong baik-baik jangan gitu caranya" Ucap momy adam menenangkan
__ADS_1
"siapa yang akan baik-baik aja mom, kalau Seorang suami lihat istrinya lagi pelukan sama mantan suaminya didepan matanya sendiri lagi"ucap adam mengeluarkan kekesalnya, jasmine hanya menggelengkan kepala tanda tidak terima.
"pasti kamu salah paham, momy yakin pasti jasmine ngga bakalan kaya gitu" ucap momy adam percaya, tapi adam tidak perduli adam terus menarik tangan jasmine dan masuk kekamarnya lalu mengkuncinya rapat