
Didalam Perjalanan Jasmine dan silva merasa lapar Mereka pun memutus kan memarkir kan mobil disebuah kafe Karna perut mereka sudah keroncongan.
Entah mengapa, ini hari kesialan jasmine atau apa silva pun tak mengerti saat mereka mau masuk kedalam kafe tangan jasmine dipegang seseorang ternyata itu tio, tio menyeret jasmine Ke parkiran lagi.
"Ternyata kamu disni ya"sautan tio dengan wajah memerah.
"lepaskan" jawab jasmine dengan menghempas cengkram tio
"kamu udah berani ya"jawab tio dengan mata melebar
"jalang itu ngga bisa ya puasin kamu sampe kamu harus ngejar-ngejar orang yang gak mau" jawab jasmine menatap dengan tatapan sama seperti tio.
"kamu ikut aku pulang" perintah tio menekan kan
"siapa kamu nyuruh-nyuruh aku" jawab jasmine dengan wajah memerah
"Aku suami kamu, Ayo jasmine pulang" Jawab tio lagi-lagi menekan kan
"yaudah oke tapi aku mau ngomong dulu sama silva" jawab jasmine mencoba menipu tio
"oke, asal kamu pulang" jawab tio sedikit tenang, jasmine pun tak memjawab perkataan tio, jasmine langsung berjalan kearah silva dan mengatur rencana jasmine pun Mengedip kan mata kepada silva sebagi kode dan silva pun mengerti.
Silva melaju mobil nya terlebih dahulu pelan, Jasmine menaiki mobil tio, tio tidak curiga.
__ADS_1
"Sayang sebentar Ada yang ketinggalan dari mobil silva berentiin yang bentar" jawab jasmine berpura-pura bodoh
"ada apaa lagi jasmine " jawab tio dengan berenti pelan dibelakang mobil silva
"tuh silva berhenti bentar ya" jawab jasmine turun berlari dan mengambil tas nya dan masuk kemobil silva, silva pun langsung tancap gas, tio pun tertipu tio terus mengikuti mobil silva dengan geram
Silva dan jasmine pun nampak tegang mereka kejar-kejaran dengan tio sampai lampu merah pun menghentikan laju tio dan tio kehilangan mobil mereka.
"mampus" ucap silva merasa puas
"dasar tio goblog dia pikir aku jasmine yang dulu apa"jawab jasmine tertawa merasa puas
"iya jasmine yang dulu kan goblog ini aga pinter"jawab silva dengan lantang dan polos
"iya benar dulu goblog" jawab jasmine dengan santai dan mereka berdua tertawa lepas bersama. Sampai Bunyi handpohene jasmine pun membuat mereka berhenti tertawa.
"kamu dimana jas? "
"Aku lagi sama silva"
"Aku nanya kamu dimna jasmine, bukan sama siapa"
"Aku baru pulang ini dijalan abis dari pengacara"
__ADS_1
"ohh, kamu mau cerai bukan sama tio"
"iya, kenapa gitu"
"yes"
"yes apa riski?"
"oh ngga kenapa-napa jas, nanti kamu sharelok ya"
"oke ki, Aku mau cari apartemen kaya nya hari ini disini sudah ngga aman"
"diapartemen aku aja jas boleh ngga dipake, kamu isiin aja sayang"
"nanti deh aku pikir-pikir, udah ya aku lagi sibuk, bye"
Jawab Jasmine dan mematikan sambungan telpon.
"siapa yang nelpon riski ya? " nanya silva kepada jasmine
"iya katanya barusan Riski nawarin kita tinggal diApartemen dia" jawab jasmine dengan membenarkan make up nya
"hemmmz lumayan tuh tumpangan gratis" jawb silva membuat jasmins menepuk jidat, dan mengunci rapat-rapat mulut nya karna jasmine sudah tau otak teman nya sudah barbar.
__ADS_1
Setelah percakapan itu mereka tak berbicara sepatah kata pun sampai mereka sampai dihotel dengan berjalan santai jasmine dan silva memasuki hotel ke kamar dan berbaring.
Gak usah baper ya ka ini cuman novel ❤️