
Sherlyn menangis terisak-isak menutupi wajahnya dengan kedua tanganya , Sherlyn sungguh tertekan dengan kenyataan yang Sherlyn buat dan sekarang Sherlyn sungguh Menyesal tapi sayang penyesalanya itu sekarang sudah terlambat, sekilas ingat dua bulan yang lalu pun muncul dibenak Sherlyn, membuat Sherlyn trauma.
Flashback on
malam itu Sherlyn datang ke tempat Apartemen Riski , Sherlyn yakin malam ini pasti Riski sedang berada ditempat Apartemenya, karna mengingat malam ini jadwal padat di Rumah sakit tempat Riski berkerja , tentunya bila mengingat rumahnya yang jauh dari rumah sakit , Riski pasti akan memilih tidur di apartemen, sudah satu bulan ini Sherlyn tidak mendapat kabar dari Riski, membuat Sherlyn Rindu sosok pujaan hatinya , Sherlyn datang ke apartemen Riski dengan perasaan bahagia , akhirnya Sherlyn bisa menemui Riski sekian lama tidak bertemu, Sherlyn membuka Fassword Apartemen Riski dan masuk kedalam , karna Sherlyn ingin membuat surprise untuk Riski.
Sherlyn melihat ada bekas Wine diatas meja , tentu saja bekas wine itu terlihat baru , jadi Sherlyn yakin bila Riski sedang ada didalam kamar sekarang , dengan langkah cepat Sherlyn membuka pintu dan yang terjadi.
1
2
3
taraaaaaa
Sherlyn melihat Riski sedang berhubungan badan dengan seorang wanita cantik diatas ranjang membuat dada Sherlyn semakin sesak dan berdenyut nyeri, Sherlyn menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang Sherlyn lihat , Sialanya saat sherlyn akan Pergi , Riski menyadari keberadaan Sherlyn.
"SHERLYN" bentak Riski mentap Sherlyn tajam dengan alura mematikan , Riski dengan cepat Mengakhiri permainanya dan memakai bajunya, jujur saja sherlyn sangat sakit , melihat kejadian itu membuat Sherlyn berlari dan pergi dari apartemen Riski, Tapi sayang saat Sherlyn berada di Lobby ada tangan kasar yang mencekram tangan Sherlyn dan menarik Sherlyn untuk ikut bersamanya , siapa lagi kalau bukan Riski.
"kamu, mau kemana?" tanya Riski
"lepas!!" rengek Sherlyn, dengan memberontak.
"Setelah kamu ngacauin malam aku, kamu pikir aku bakal lepasin kamu gitu aja, jangan harap Sherlyn!" ucap Riski dingin.
"Ternyata bener ya ,apa kata kaka aku sama kata ka Jasmine , kamu itu brengsek" ucap Sherlyn yang tidak bisa menahan tangisnya.
"Salah kamu sendiri, kenapa percaya" ucap Riski dengan berhenti dan mentap Sherlyn tajam.
__ADS_1
"lepas!, aku mau pulang" jawab sherlyn memberontak tapi bukanya dilepaskan cengkraman Tangan Sherlyn malah dikencang oleh Riski.
"DIAM" bentak Riski , mampuh membuat Mulut Sherlyn seakan terkunci dan gemetar hebat.
Riski menghempaskan kasar tubuh Sherlyn diatas kasur lalui wanita cantik itu pun datang bergelayutan manja dilengen Riski, membuat dada Sherlyn semakin sesak dan bertambah nyeri.
"Sayang , buat apa kamu ajak wanita itu kesini?" tanya wanita cantik itu manja khas pel*cur.
"Kamu pulang ya sayang!" ucap Riski dengan nengelus-elus rambutnya sayang.
"Ihh ko gitu, gak diterusin lagi yang tadi?" tanya wanita cantik itu yang diyakinin sherlyn sebagai wanita penjual tubuhnya alis p*lacur.
"Nih" ucap Riski dengan memberikan sekepokan uang seratus ribuan dengan senang hati wanita itu menerima uang yang Riski berikan , lalu tersenyum senang.
"makasih ya sayang!, aku pulang dulu" ucap p*lacur itu dengan mencium pipi Riski lalui pergi dari apartemen Riski, Sebanarnya Sherlyn ingin berteriak memaki-maki wanita p*lacur itu , bila perlu Sherlyn ingin menjambak dan memukul wanita p*lacur itu tapi apa daya , tenang Sherlyn sudah habis karna kekecewaan yang mendalam.
setelah wanita itu benar-benar pergi , Riski menjambak Rambut Sherlyn kasar tampan ampun , membuat Sherlyn kesakitan.
"Ini belum seberapa , kamu tadi pengganggu pelepasan ku" Ucap Riski dingin ,ditatapan Horor oleh Sherlyn.
"Sakit Riski" Ucap Sherlyn memelas , tangan Sherlyn tak hentinya Menarik tangan Riski untuk melepaskan jambakan yang sungguh sakit , sherlyn merasa Rambutnya akan lepas dari kepalanya.
" wanita bodoh , untuk apa kamu kesini?" tanya Riski mampuh menusuk hati Sherlyn.
"aku hamil Riski" Ucap sherlyn gugup dengan isak tangisnya.
"APA?" ucap Riski terkejut melepaskan jambakanya.
"Kamu hamil? , sudah berapa lama?" tanya Riski tak sabaran Untuk mendengar jawaban Sherlyn , Tapi anehnya Riski malah Tersenyum.
__ADS_1
"Tiga bulan" jawab Sherlyn dengan menghapus air mata dipipinya.
"Bagus , Itu yang aku inginkan Sherlyn" ucap Riski menyeringgai ngeri.
"Aku akan menikahi mu ,secepatnya!" sambung Riski dengan mengelus pipi Sherlyn , tapi Sherlyn hempas dengan kasar.
"Aku tidak sudi Riski" ucap Sherlyn Menangis dan melangkah akan pergi dari hadapan Riski, tapi Riski narik tangan sherlyn dengan kasar hingga Sherlyn terduduk kembali.
"Apa maksud mu, Sherlyn?" bentak Riski ,yang sudah naik darah.
"aku tidak sudi penikah dengan mu Riski , Aku tidak sudi bekas J*lang sialan mu itu" ucap Sherlyn ,yang sudah dari tadi ingin mencaci maki wanita yang tadi Riski setubuhi.
PLAKKKKK
satu tamparan mendarat dipipi Sherlyn , darah segar pun keluar dari ujung bibir Sherlyn.
"BRENGSEK" Bentak sherlyn kepada Riski , Riski pun yang darahnya mendidih menghimpit kedua pipi Sherlyn kencang dengan satu tangan.
"kamu pikir, aku sudi menikahi mu" ucap Riski begitu pedas terdengar ditelinga Sherlyn.
"aku hanya memanfaatkan mu untuk dekat dengan Jasmine bodoh, dasar wanita sialan , wanita murahan , wanita tidak tau diri" ucap Riski mencaci maki Sherlyn , Sherlyn hanya menangis mendengarnya , akhirnya Sherlyn sudah tidak kuat Sherlyn lagi , Sherlyn mendorong tubuh Riski dengan Semua tenaganya lalu pergi dari apartemen Riski , tidak memperdulikan Riski yang Tersungkur dilantai.
sudah terjawab ya ka , alesan Sherlyn menolak hehe
******bantu like sama komentar nya ya ka, like sama komentar, gratis ko, jangan lupa juga untuk vote sebanyak2, dan beri bintang 5, buat Authour semangat nulisnya, Terimakasih.
Saran dan Kritik
IG:TariWidury1
__ADS_1
FB:Tari inong*****